Konektivitas JTTS Perkuat Pendapatan Jalan Tol Hutama Karya

Kompas.com - 23/06/2026, 19:52 WIB
Tsabita Naja,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Hutama Karya (Persero) mencatat kenaikan pendapatan jalan tol seiring semakin terhubungnya jaringan Jalan Tol Trans Sumatera ( JTTS) yang memperkuat konektivitas nasional.

Sejak mendapat penugasan untuk membangun JTTS, Hutama Karya terus memperluas jaringan tol di Sumatera sekaligus memastikan ruas-ruas yang telah beroperasi dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat, pengguna jalan, dan keberlanjutan bisnis perusahaan.

Pada periode Lebaran 2026, trafik JTTS, termasuk ruas yang dikelola PT Hutama Marga Waskita (Hamawas), meningkat 69,5 persen dibandingkan kondisi normal.

Angka tersebut juga tumbuh 9,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan trafik itu menjadi salah satu faktor utama yang mendorong peningkatan kinerja bisnis jalan tol Hutama Karya.

Baca juga: Jalan Tol Hutama Karya Dilintasi 250.000 Kendaraan Per Hari

Direktur Keuangan Hutama Karya Eka Setya Adrianto mengatakan, JTTS dibangun tidak hanya untuk membuka akses, meningkatkan konektivitas, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat di Sumatera.

Lebih dari itu, JTTS juga hadir untuk menciptakan nilai ekonomi berkelanjutan bagi perusahaan melalui pengelolaan jalan tol yang produktif.

“Dari sisi operasional, kami melihat tren yang semakin positif, baik melalui pertumbuhan trafik, peningkatan pendapatan jalan tol, maupun membaiknya profitabilitas bisnis jalan tol,” ujar Adri dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Selasa (23/6/2026).

Ia mengungkapkan bahwa pengelolaan jalan tol Hutama Karya menunjukkan perkembangan yang semakin solid seiring bertambahnya ruas yang beroperasi, meningkatnya keterhubungan antarwilayah, serta membaiknya kinerja operasional dan keuangan jalan tol.

Baca juga: Hutama Karya Beri Diskon Sewa 50 Persen bagi UMKM di Rest Area JTTS

Pendapatan Hutama Karya menguat

Hingga saat ini, Hutama Karya telah membangun JTTS sepanjang 1.185 kilometer (km).

Jumlah tersebut terdiri atas 829 km ruas tol operasi dan 356 km ruas tol konstruksi, termasuk jalan tol dukungan konstruksi.

Dari sisi operasional, Hutama Karya mengelola 14 ruas tol di Indonesia. Sebagian besar ruas tersebut merupakan bagian dari JTTS sebagai backbone konektivitas utama di Pulau Sumatera.

Selain itu, Hutama Karya juga mengelola dua ruas tol di Pulau Jawa, yakni Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) Seksi S dan Tol Akses Tanjung Priok.

Pada 2025, pendapatan jalan tol Hutama Karya, termasuk kontribusi Hamawas, tumbuh sekitar 26,8 persen dibandingkan 2024.

Jika dibandingkan dengan 2023, pendapatan jalan tol meningkat sekitar 35,7 persen. Kontribusinya terhadap pendapatan konsolidasian juga naik menjadi 16,83 persen pada 2025 dari sebelumnya 11,58 persen.

Baca juga: Hutama Karya Raup Laba Rp 3 Triliun, Jalan Tol Jadi Mesin Uang Utama

Salah satu indikator konkret lonjakan trafik terlihat pada Ruas Tol Sigli–Banda Aceh.

Setelah Seksi 1 Padang Tiji–Seulimeum dioperasikan secara fungsional, ruas tersebut mencatatkan peningkatan Lalu Lintas Harian Rata-Rata (LHR) sebesar 229 persen, jauh melampaui Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).

Capaian itu mengonfirmasi bahwa tersambungnya ruas JTTS berbanding lurus dengan meningkatnya minat pengguna jalan.

Kondisi tersebut sekaligus menunjukkan potensi pertumbuhan trafik yang akan terus berkembang seiring terhubungnya jaringan secara menyeluruh.

Selain revenue, kata Adri, operating income jalan tol juga menunjukkan pertumbuhan signifikan.

Pada 2025, operating income jalan tol meningkat sekitar 9,8 persen dibandingkan 2024 dan menunjukkan penguatan dibandingkan 2023.

Baca juga: Hutama Karya Siap Ikut Bangun Tol Pelabuhan-Lematang

"Dengan capaian tersebut, kontribusi operating income jalan tol terhadap operating income konsolidasian mencapai 39,65 persen pada 2025,” ungkap Adri.

Perbaikan kinerja Hutama Karya juga tecermin dari earnings after tax (EAT) jalan tol yang telah berbalik positif pada 2025. Sebelumnya, EAT jalan tol masih berada di posisi negatif pada 2023 dan 2024.

Hal tersebut menunjukkan bahwa bisnis jalan tol Hutama Karya semakin sehat, didukung dengan meningkatnya maturitas ruas operasi, pertumbuhan trafik, serta optimalisasi pengelolaan operasional.

Capaian itu sekaligus menjadi bukti bahwa ruas-ruas tol yang dikelola Hutama Karya terus menunjukkan proses ramp-up yang baik.

Semakin banyak ruas yang tersambung dan matang secara operasional, semakin besar pula manfaat yang dirasakan pengguna jalan. Di saat yang sama, kontribusinya terhadap kinerja perusahaan juga kian menguat.

Baca juga: Hutama Karya Kebut Perbaikan Tol Binjai–Langsa Usai Banjir Bandang

Manfaat JTTS bagi masyarakat

Selain mendukung kinerja perusahaan, Direktur Operasi III Hutama Karya Iwan Hermawan menyampaikan bahwa manfaat JTTS juga semakin dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kehadiran jalan tol telah memangkas waktu tempuh antarwilayah, memperlancar distribusi logistik, membuka akses menuju pusat ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pariwisata, serta mendorong tumbuhnya peluang usaha baru di daerah yang dilalui.

“Bagi masyarakat, JTTS bukan hanya infrastruktur jalan, tetapi penghubung aktivitas dan harapan,” ungkap Iwan.

Menurutnya, jalan tol membantu perjalanan menjadi lebih cepat dan nyaman, membuka ruang ekonomi baru, memperkuat konektivitas antardaerah, serta mendekatkan masyarakat dengan berbagai layanan dan peluang yang sebelumnya membutuhkan waktu lebih panjang untuk dijangkau.

Baca juga: JTTS Sudah Beroperasi 791,85 Kilometer, Tekan Biaya Logistik

Manfaat JTTS juga dirasakan langsung oleh para pengguna jalan yang memanfaatkan ruas tol untuk aktivitas sehari-hari maupun perjalanan antarkota.

Salah satunya Titha Monica Hardi, pengguna JTTS yang rutin melintasi Tol Pekanbaru-Dumai untuk mobilitas harian menuju Duri.

Ia juga menggunakan Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar dan Tol Padang-Sicincin saat melakukan perjalanan pulang kampung ke Padang.

“Keberadaan JTTS sangat membantu mobilitas saya. Untuk aktivitas sehari-hari menuju Duri, tol Pekanbaru–Dumai membuat perjalanan lebih cepat, nyaman, dan tidak melelahkan. Sementara itu, saat pulang kampung ke Padang, perjalanan melalui tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar dan Padang–Sicincin terasa jauh lebih efisien dibandingkan sebelumnya,” ungkap Titha.

Ia menyebut, jika ruas tol semakin bertambah, seperti Bukittinggi-Sicincin maupun Pekanbaru menuju Rengat, akses masyarakat akan semakin mudah.

Selain itu, perjalanan antardaerah akan semakin singkat dan mobilitas menuju Sumatera Barat (Sumbar) maupun wilayah lain di Sumatera akan semakin terbantu.

Baca juga: Hati-hati Lintasi Tol Padang-Sicincin, Ada Pemasangan Balok Jembatan

Tingkatkan layanan untuk dukung mobilitas masyarakat 

Peningkatan kinerja pengelolaan jalan tol tidak hanya diukur dari aspek keuangan, tetapi juga dari kualitas layanan, keamanan, kenyamanan, serta kemampuan ruas tol dalam mendukung pergerakan masyarakat dan distribusi logistik.

Oleh karena itu, Hutama Karya terus melakukan berbagai upaya peningkatan layanan, mulai dari optimalisasi sarana transaksi, kesiapan petugas layanan lalu lintas, pemanfaatan teknologi Intelligent Traffic System (ITS), hingga penguatan pemantauan melalui command center.

“Ke depan, Hutama Karya akan terus menjaga standar operasional dan pelayanan jalan tol agar semakin andal. Fokus kami tidak hanya membangun dan menyambungkan ruas, tetapi juga memastikan ruas tol yang telah beroperasi mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi pengguna jalan, masyarakat, serta keberlanjutan bisnis perusahaan,” tutur Iwan.

Hutama Karya mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu berkendara dengan tertib, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, beristirahat apabila lelah, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan.

Baca juga: Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Bergelombang, Hutama Karya: Imbas Kendaraan Overload

Sejalan dengan komitmen Melayani Sepenuh Hati, Hutama Karya akan terus menghadirkan layanan jalan tol yang aman, nyaman, dan responsif.

Hutama Karya juga berkomitmen memperkuat peran JTTS sebagai infrastruktur konektivitas yang mendukung pertumbuhan wilayah.

Pengguna jalan dapat memantau informasi terkini melalui kanal resmi Hutama Karya dan mengunduh aplikasi Mozy untuk memperoleh informasi layanan jalan tol secara lebih mudah dan terintegrasi.

Terkini Lainnya
Konektivitas JTTS Perkuat Pendapatan Jalan Tol Hutama Karya

Konektivitas JTTS Perkuat Pendapatan Jalan Tol Hutama Karya

Hutama Karya
Hutama Karya Beri Diskon Sewa 50 Persen bagi UMKM di Rest Area JTTS

Hutama Karya Beri Diskon Sewa 50 Persen bagi UMKM di Rest Area JTTS

Hutama Karya
Kendali Tol Makin Canggih, Hutama Karya Luncurkan Command Center dan Rebranding Aplikasi

Kendali Tol Makin Canggih, Hutama Karya Luncurkan Command Center dan Rebranding Aplikasi

Hutama Karya
Kemacetan di Jalintim Sumatera Picu Arus Keluar Tol Fungsional Palembang–Betung Tersendat

Kemacetan di Jalintim Sumatera Picu Arus Keluar Tol Fungsional Palembang–Betung Tersendat

Hutama Karya
Percepat Penanganan Ruas Jalan Pascabencana Sumbar, HKI Uji Coba

Percepat Penanganan Ruas Jalan Pascabencana Sumbar, HKI Uji Coba "Open Traffic" di Akses Lembah Anai

Hutama Karya
HKI Bangun Tol Bogor–Serpong via Parung, Akses Cepat Penghubung Jabodetabek

HKI Bangun Tol Bogor–Serpong via Parung, Akses Cepat Penghubung Jabodetabek

Hutama Karya
Terapkan ESG di Programnya, HKI Raih Dua Penghargaan Platinum di Asian Impact Awards 2025

Terapkan ESG di Programnya, HKI Raih Dua Penghargaan Platinum di Asian Impact Awards 2025

Hutama Karya
HKI-Acset-NK Tuntaskan Tol Probolinggo–Banyuwangi Paket II, Waktu Tempuh Lebih Singkat

HKI-Acset-NK Tuntaskan Tol Probolinggo–Banyuwangi Paket II, Waktu Tempuh Lebih Singkat

Hutama Karya
Tingkatkan Empati di Lingkungan Perusahaan, HKI Ajak Karyawan Kunjungi Panti Sosial

Tingkatkan Empati di Lingkungan Perusahaan, HKI Ajak Karyawan Kunjungi Panti Sosial

Hutama Karya
Komitmen Terapkan ESG, HKI Berdayakan Perempuan Pasar Dongko lewat Pelatihan Keuangan

Komitmen Terapkan ESG, HKI Berdayakan Perempuan Pasar Dongko lewat Pelatihan Keuangan

Hutama Karya
HUT Ke-10, HKI Nyatakan Komitmennya Bangun Infrastruktur Berkelanjutan di Tanah Air

HUT Ke-10, HKI Nyatakan Komitmennya Bangun Infrastruktur Berkelanjutan di Tanah Air

Hutama Karya
HKI Percepat Pembangunan Tol Probolinggo-Banyuwangi, Siap Dukung Arus Mudik Lebaran 2025

HKI Percepat Pembangunan Tol Probolinggo-Banyuwangi, Siap Dukung Arus Mudik Lebaran 2025

Hutama Karya
Dukung Hari Gizi Nasional, PT Bhirawa Steel Gelar

Dukung Hari Gizi Nasional, PT Bhirawa Steel Gelar "Program Bingkisan Bergizi" Balita Stunting Desa Tandes Surabaya

Hutama Karya
Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar Perkuat Akses Antarprovinsi dan Pariwisata

Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar Perkuat Akses Antarprovinsi dan Pariwisata

Hutama Karya
Pembangunan Bendungan Way Apu Tetap Terkendali, meski Alami Overtopping Akibat Cuaca Ekstrem

Pembangunan Bendungan Way Apu Tetap Terkendali, meski Alami Overtopping Akibat Cuaca Ekstrem

Hutama Karya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com