Hutama Karya Beri Diskon Sewa 50 Persen bagi UMKM di Rest Area JTTS

Kompas.com - 13/05/2026, 12:55 WIB
Tsabita Naja,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Hutama Karya (Persero) mendukung penguatan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dengan menyediakan ruang usaha di rest area Jalan Tol Trans Sumatera ( JTTS).

Dukungan tersebut diwujudkan melalui program keringanan biaya sewa tenant di rest area JTTS berupa diskon sebesar 50 persen.

Program itu ditujukan bagi pelaku usaha lokal, khususnya UMKM, agar mereka memiliki kesempatan lebih besar untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk di sepanjang koridor JTTS.

“Melalui program ini, kami ingin memberikan ruang yang lebih terbuka bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar dan menjangkau lebih banyak pelanggan," ujar Direktur Operasi III Hutama Karya Iwan Hermawan dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Rabu (13/5/2026).

Baca juga: Puluhan UKM-Koperasi Ekspor, Menkop Dorong Perluas Pasar

Pernyataan tersebut disampaikan Iwan saat meninjau Rest Area KM 163 Jalur A Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung, Rabu (6/5/2026).

Skema promo berlaku bagi tenant dengan durasi sewa minimal tiga bulan. Dengan skema tersebut, penyewa tiga bulan akan memperoleh tambahan masa sewa menjadi enam bulan.

Sementara itu, tenant yang menyewa selama enam bulan akan mendapatkan masa sewa menjadi satu tahun. Skema ini berlaku secara kelipatan.

Melalui keringanan tersebut, pelaku usaha memiliki waktu lebih panjang untuk memperkenalkan produk, membangun pelanggan, dan mengoptimalkan peluang bisnis di rest area JTTS.

Saat ini, terdapat lebih dari 460 UMKM yang mengisi 29 rest area di sepanjang koridor JTTS.

Lokasi tersebut tersebar di ruas Sigli–Banda Aceh, Binjai–Langsa, Indrapura–Kisaran, Pekanbaru–Dumai, Pekanbaru–Bangkinang–Koto Kampar, Padang–Sicincin, Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung, Indralaya–Prabumulih, serta Bengkulu–Taba Penanjung.

Baca juga: JTTS Sudah Beroperasi 791,85 Kilometer, Tekan Biaya Logistik

Kehadiran pelaku UMKM di rest area menjadi bagian dari upaya Hutama Karya untuk memastikan manfaat pembangunan infrastruktur dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Selain meningkatkan konektivitas, JTTS juga diharapkan mampu menggerakkan ekonomi daerah melalui penciptaan peluang usaha dan lapangan kerja baru di sekitar wilayah operasional jalan tol.

“JTTS tidak hanya kami hadirkan untuk memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga untuk membuka peluang ekonomi yang lebih luas. Melalui rest area, pelaku UMKM lokal memiliki ruang untuk memasarkan produk, memperluas jaringan pelanggan, dan ikut tumbuh bersama meningkatnya konektivitas antarwilayah di Sumatera,” jelas Iwan. 

Menurutnya, rest area memiliki peran strategis sebagai simpul aktivitas ekonomi di sepanjang jalan tol.

Baca juga: Kepadatan Rest Area dan Gilimanuk Jadi Sorotan Evaluasi Mudik 2026

Pasalnya, rest area tidak hanya berfungsi sebagai tempat istirahat bagi pengguna jalan, tetapi juga ruang promosi bagi produk unggulan daerah agar semakin dikenal oleh masyarakat luas, khususnya pengguna jalan tol yang melintasi wilayah Sumatera.

" Rest area JTTS memiliki potensi ekonomi yang besar karena menjadi titik singgah pengguna jalan, sehingga kami berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan usaha lokal,” ucap Iwan.

Sebagai informasi, pada peninjauan tersebut, Iwan didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Executive Vice President (EVP) Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Ni Putu Oki Wirastuti beserta jajaran.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas, kualitas layanan, serta peluang pengembangan tenant UMKM agar keberadaan rest area semakin memberikan manfaat bagi pengguna jalan dan masyarakat sekitar.

Baca juga: Di Balik Nyamannya Rest Area, Ada Satgas Kebersihan Siaga 24 Jam

Berdayakan UMKM di rest area JTTS

Dalam pengelolaan rest area, Hutama Karya memberikan perhatian khusus terhadap keterlibatan pelaku usaha lokal.

Merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2023, alokasi lahan untuk UMKM ditetapkan paling sedikit 30 persen dari total luas area komersial. Hutama Karya memberikan ruang lebih besar dengan memprioritaskan sekitar 70 persen tenant rest area bagi pelaku UMKM.

Area tersebut diisi berbagai usaha, mulai dari kuliner khas daerah, produk lokal, hingga kebutuhan pengguna jalan.

Sebagai upaya membuka akses usaha yang lebih luas, Hutama Karya juga menjalankan program pemberdayaan UMKM di rest area JTTS.

Baca juga: Tiga Ruas Fungsional JTTS Akan Dilengkapi Toilet Portabel hingga SPBU Modular

Selain menyediakan fasilitas berjualan, Hutama Karya bekerja sama dengan mitra pembinaan UMKM untuk memberikan pendampingan guna meningkatkan kapasitas bisnis para pelaku usaha.

Pendampingan dilakukan melalui berbagai kegiatan, mulai dari demo masak produk unggulan, penerapan pembayaran digital melalui QRIS, penyusunan laporan keuangan, penyediaan buku menu, hingga pelatihan promosi produk.

Sejak 2023, sekitar 170 UMKM telah mengikuti program peningkatan keterampilan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat daya saing dan keberlanjutan usaha mereka.

Baca juga: Pengembangan Talenta Jadi Fondasi Keberlanjutan Usaha dan Daya Saing SDM Indonesia

Hutama Karya turut menggandeng pemerintah daerah (pemda) dalam penyediaan lokasi promosi dan penjualan produk khas daerah tanpa dikenakan biaya.

Inisiatif tersebut menjadi bagian dari pendekatan community development yang dijalankan perusahaan untuk mendorong pertumbuhan UMKM secara berkelanjutan, sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi daerah, khususnya di wilayah operasional JTTS. 

Dari sisi permodalan, Hutama Karya berkolaborasi dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI dalam penyaluran dukungan melalui program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK).

Melalui berbagai langkah tersebut, Hutama Karya berkomitmen memastikan program pemberdayaan UMKM terus berkelanjutan, memberi manfaat bagi masyarakat sekitar dan pengguna jalan tol, serta mendorong pelaku usaha lokal agar semakin berkembang dan naik kelas.

Baca juga: Menkeu Purbaya Terapkan Cacah Ulang Balpres Ilegal untuk Pemberdayaan UMKM

Dengan demikian, tenant tidak hanya memperoleh biaya sewa yang lebih terjangkau, tetapi juga kesempatan untuk bertumbuh di pasar yang potensial.

“Hutama Karya akan terus memperkuat peran rest area sebagai ruang ekonomi produktif yang memberi manfaat bagi UMKM, pengguna jalan tol, dan masyarakat sekitar,” tegas Iwan. 

Imbauan bagi pengguna jalan

Hutama Karya menyediakan sejumlah fasilitas untuk mendukung kenyamanan pengguna jalan di rest area JTTS, antara lain toilet bersih, masjid, area parkir luas, serta tempat duduk yang memadai.

Perusahaan juga mengimbau pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan selama berkendara.

Baca juga: 80 Titik Proyek Dapur MBG Hutama Karya di Penjuru Sumatera Kini Tuntas

Pengguna jalan diminta beristirahat di rest area apabila merasa lelah atau mengantuk, memastikan kendaraan dalam kondisi prima, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan.

Untuk mendapatkan informasi terkini terkait kondisi lalu lintas dan layanan jalan tol Hutama Karya, pengguna jalan dapat memantau media sosial resmi @HutamaKaryaTollroad atau mengakses aplikasi Mozy yang tersedia di App Store dan Play Store.

Terkini Lainnya
Hutama Karya Beri Diskon Sewa 50 Persen bagi UMKM di Rest Area JTTS

Hutama Karya Beri Diskon Sewa 50 Persen bagi UMKM di Rest Area JTTS

Hutama Karya
Kendali Tol Makin Canggih, Hutama Karya Luncurkan Command Center dan Rebranding Aplikasi

Kendali Tol Makin Canggih, Hutama Karya Luncurkan Command Center dan Rebranding Aplikasi

Hutama Karya
Kemacetan di Jalintim Sumatera Picu Arus Keluar Tol Fungsional Palembang–Betung Tersendat

Kemacetan di Jalintim Sumatera Picu Arus Keluar Tol Fungsional Palembang–Betung Tersendat

Hutama Karya
Percepat Penanganan Ruas Jalan Pascabencana Sumbar, HKI Uji Coba

Percepat Penanganan Ruas Jalan Pascabencana Sumbar, HKI Uji Coba "Open Traffic" di Akses Lembah Anai

Hutama Karya
HKI Bangun Tol Bogor–Serpong via Parung, Akses Cepat Penghubung Jabodetabek

HKI Bangun Tol Bogor–Serpong via Parung, Akses Cepat Penghubung Jabodetabek

Hutama Karya
Terapkan ESG di Programnya, HKI Raih Dua Penghargaan Platinum di Asian Impact Awards 2025

Terapkan ESG di Programnya, HKI Raih Dua Penghargaan Platinum di Asian Impact Awards 2025

Hutama Karya
HKI-Acset-NK Tuntaskan Tol Probolinggo–Banyuwangi Paket II, Waktu Tempuh Lebih Singkat

HKI-Acset-NK Tuntaskan Tol Probolinggo–Banyuwangi Paket II, Waktu Tempuh Lebih Singkat

Hutama Karya
Tingkatkan Empati di Lingkungan Perusahaan, HKI Ajak Karyawan Kunjungi Panti Sosial

Tingkatkan Empati di Lingkungan Perusahaan, HKI Ajak Karyawan Kunjungi Panti Sosial

Hutama Karya
Komitmen Terapkan ESG, HKI Berdayakan Perempuan Pasar Dongko lewat Pelatihan Keuangan

Komitmen Terapkan ESG, HKI Berdayakan Perempuan Pasar Dongko lewat Pelatihan Keuangan

Hutama Karya
HUT Ke-10, HKI Nyatakan Komitmennya Bangun Infrastruktur Berkelanjutan di Tanah Air

HUT Ke-10, HKI Nyatakan Komitmennya Bangun Infrastruktur Berkelanjutan di Tanah Air

Hutama Karya
HKI Percepat Pembangunan Tol Probolinggo-Banyuwangi, Siap Dukung Arus Mudik Lebaran 2025

HKI Percepat Pembangunan Tol Probolinggo-Banyuwangi, Siap Dukung Arus Mudik Lebaran 2025

Hutama Karya
Dukung Hari Gizi Nasional, PT Bhirawa Steel Gelar

Dukung Hari Gizi Nasional, PT Bhirawa Steel Gelar "Program Bingkisan Bergizi" Balita Stunting Desa Tandes Surabaya

Hutama Karya
Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar Perkuat Akses Antarprovinsi dan Pariwisata

Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar Perkuat Akses Antarprovinsi dan Pariwisata

Hutama Karya
Pembangunan Bendungan Way Apu Tetap Terkendali, meski Alami Overtopping Akibat Cuaca Ekstrem

Pembangunan Bendungan Way Apu Tetap Terkendali, meski Alami Overtopping Akibat Cuaca Ekstrem

Hutama Karya
Tanggapan Pengamat Kebijakan Publik terhadap Terbitnya Perpres Nomor 42 Tahun 2024

Tanggapan Pengamat Kebijakan Publik terhadap Terbitnya Perpres Nomor 42 Tahun 2024

Hutama Karya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com