Program Desa Energi Berdikari Pertamina Dorong Petani di Cilacap Naik Kelas

Kompas.com - 06/06/2025, 14:47 WIB
Hotria Mariana,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Sektor pertanian di Desa Mernek, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, kini semakin maju berkat inovasi teknologi yang didukung oleh program Desa Energi Berdikari Pertamina.

Program tersebut memperkenalkan berbagai teknologi tepat guna yang mampu meningkatkan produktivitas petani dan efisiensi pengelolaan sumber daya.

Sebelumnya, petani di Desa Mernek, termasuk Suyitno, sangat bergantung pada cuaca untuk pengeringan gabah secara tradisional.

Namun, melalui program Desa Energi Berdikari Pertamina, mereka berhasil mengembangkan Pinky Rudal, alat pengering gabah hibrida yang mengombinasikan tenaga elpiji Bright Gas dan energi surya.

Baca juga: Pertamina Geothermal (PGEO) Bagikan Dividen, Bidik Tambah Kapasitas Pembangkit hingga 1 GW

Berkat alat tersebut, petani bisa mengeringkan gabah hanya dalam 8 jam untuk kapasitas 5 ton. Efisiensi ini turut memengaruhi produktivitas pertanian, salah satunya hasil panen meningkat dari 2,5 ton per hektare (ha) menjadi 4 ton per ha.

"Kami sampai terpaksa menolak orderan jika musim hujan karena saking banyaknya kelompok tani lain yang ingin memanfaatkan Pinky Rudal," ujar Suyitno dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (6/6/2025).

Peran anak muda dan inovasi baru

Pemanfaatan teknologi di Desa Mernek terus berkembang dengan hadirnya inovasi baru dari kalangan mahasiswa. Adalah Adosistering, start up mahasiswa Telkom University yang mengusung alat irigasi berbasis internet of things (IoT).

Inovasi itu didemokan kepada warga Desa Mernek pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Rabu (5/6/2025), serta disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya dan Asisten Deputi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Bidang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Edi Eko Cahyono.

"Alat irigasi berbasis IoT tersebut mampu mengoptimalkan penggunaan air hingga 50 persen dan mengurangi penggunaan pupuk hingga 20 persen," jelas penggagas Adosistering Dewi.

Baca juga: Pertamina Patra Niaga Tambah Stok 7,4 Juta Tabung Elpiji 3 Kg Buat Idul Adha

Sebagai informasi, Adosistering merupakan perusahaan rintisan bagian dari program Pertamuda Pertamina. Sebelumnya, perusahaan rintisan tersebut sukses menerapkan teknologinya di Desa Kedungbenda, Jawa Tengah, dengan peningkatan produksi tani hingga 30 persen.

Wakil Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya mengapresiasi inovasi yang telah diterapkan di masyarakat.

“Hari ini, kami menyaksikan banyak teknologi tepat guna, terutama dalam hal pertanian Cilacap. Penerapan teknologi tepat guna ini (bisa) menjadi contoh untuk daerah-daerah lain," ujarnya.

Pinky Rudal, alat pengering gabah hibrida yang mengombinasikan tenaga elpiji Bright Gas dan energi surya.Dok. Pertamina Pinky Rudal, alat pengering gabah hibrida yang mengombinasikan tenaga elpiji Bright Gas dan energi surya.

Ragam inovasi teknologi tepat guna di Cilacap

Selain Adosistering dan Pinky Rudal, berbagai teknologi tepat guna inisiatif program Desa Energi Berdikari Pertamina lainnya turut dipamerkan.

Di Desa Lomanis, misalnya, diterapkan kincir air tenaga hibrida surya yang merupakan inovasi dari Fuel Terminal Pertamina Lomanis. Penggunaan alat ini mampu menghemat biaya listrik hingga Rp 2,3 juta per tahun dan meningkatkan produksi budi daya ikan sidat.

Sementara itu, warga Desa Kalijaran bersama Pertamina Refinery Unit IV Cilacap mengoperasikan teknologi pengairan terintegrasi bertenaga hibrida, yang mencakup tujuh pompa irigasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB), delapan kolam water reservoir, serta satu pompa air terintegrasi. Teknologi ini berhasil mengairi 15 ha lahan dan melipatgandakan produksi tani.

Selaras dengan tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, yaitu memerangi polusi plastik, Pertamina juga memperkenalkan teknologi pengelolaan sampah terpadu melalui program Bank Sampah Abhipraya di komunitas binaan Refinery Unit (RU) IV Cilacap.

Baca juga: Pertamina Luncurkan Pertamax Green 95 di Jawa Tengah di Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Lewat program itu, sampah plastik diolah dengan mesin cacah bertenaga surya, sementara sampah organik diproses menggunakan biokomposter dan maggot. Inisiatif ini memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus menjaga lingkungan dari pencemaran.

Edi menyambut baik inisiatif teknologi yang berkembang di desa-desa.

“Kami akan dorong inovasi di Desa Energi Berdikari Pertamina, baik melalui inovasi yang diciptakan oleh internal Pertamina maupun dari luar Pertamina, melalui kompetisi-kompetisi yang kami buat, agar bisa memberikan dampak langsung ke masyarakat," ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Pertamina bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kementerian Lingkungan Hidup Kabupaten Cilacap Sri Murniyati dan warga juga menanam 100 bibit pohon mangrove di kawasan konservasi mangrove Jagapati Simanja.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rencana penanaman hingga 5.000 bibit mangrove di sekitar wilayah operasi Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Cilacap.

Baca juga: Lewat E-Fuels, Pertamina NRE Kembangkan Solusi Inovatif Dekarbonisasi Sektor Transportasi

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060.

Hal tersebut dilakukan dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan environmental, social, and governance ( ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.

Terkini Lainnya
Komisaris Utama Pertamina Tinjau Keandalan Pasokan Energi di Nusa Tenggara Timur

Komisaris Utama Pertamina Tinjau Keandalan Pasokan Energi di Nusa Tenggara Timur

Pertamina
Komut Pertamina Tinjau Kesiapan Pasokan Avtur di Bali Jelang Peningkatan Trafik Penerbangan

Komut Pertamina Tinjau Kesiapan Pasokan Avtur di Bali Jelang Peningkatan Trafik Penerbangan

Pertamina
Perluas Pemanfaatan PLTS di Kapal Pengangkut Minyak, Pertamina Pangkas Emisi 79 Ton Karbon per Tahun

Perluas Pemanfaatan PLTS di Kapal Pengangkut Minyak, Pertamina Pangkas Emisi 79 Ton Karbon per Tahun

Pertamina
Perkuat Sinergi Maritim, Kilang Pertamina Balikpapan dan Pertamina Trans Kontinental Jalin Kerja Sama Pengelolaan Infrastruktur

Perkuat Sinergi Maritim, Kilang Pertamina Balikpapan dan Pertamina Trans Kontinental Jalin Kerja Sama Pengelolaan Infrastruktur

Pertamina
PLTGU Jawa Satu Beroperasi Andal dan Terus Dukung Keandalan Sistem Kelistrikan Jawa-Bali

PLTGU Jawa Satu Beroperasi Andal dan Terus Dukung Keandalan Sistem Kelistrikan Jawa-Bali

Pertamina
Perkuat Ketahanan Energi, Wadirut Pertamina Tekankan Urgensi Kolaborasi Lintas Bisnis

Perkuat Ketahanan Energi, Wadirut Pertamina Tekankan Urgensi Kolaborasi Lintas Bisnis

Pertamina
Pertamina dan SLB Perkuat Kolaborasi dalam Teknologi Hulu dan Solusi Rendah Karbon

Pertamina dan SLB Perkuat Kolaborasi dalam Teknologi Hulu dan Solusi Rendah Karbon

Pertamina
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pertamina Tanam Pohon dan Perkuat Inovasi Pengelolaan Sampah

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pertamina Tanam Pohon dan Perkuat Inovasi Pengelolaan Sampah

Pertamina
Pertamina Akselerasi Transisi Energi lewat Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon

Pertamina Akselerasi Transisi Energi lewat Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon

Pertamina
Dorong Kemandirian Masyarakat, Pertamina Genjot Program DEB Uma Palak Lestari

Dorong Kemandirian Masyarakat, Pertamina Genjot Program DEB Uma Palak Lestari

Pertamina
Cek Langsung Pelayanan SPBU, Dewan Komisaris Kunjungi Fasilitas dan Layanan di Bali

Cek Langsung Pelayanan SPBU, Dewan Komisaris Kunjungi Fasilitas dan Layanan di Bali

Pertamina
Dewan Komisaris Pertamina Tinjau Keandalan Fasilitas Operasi dan Stabilitas Pasokan Energi di Bali

Dewan Komisaris Pertamina Tinjau Keandalan Fasilitas Operasi dan Stabilitas Pasokan Energi di Bali

Pertamina
Desa Energi Berdikari Keliki, Wujudkan Ketahanan Pangan Berbasis Energi Bersih

Desa Energi Berdikari Keliki, Wujudkan Ketahanan Pangan Berbasis Energi Bersih

Pertamina
Maknai Idul Adha, Pertamina Berbagi Lebih dari 4.400 Hewan Kurban

Maknai Idul Adha, Pertamina Berbagi Lebih dari 4.400 Hewan Kurban

Pertamina
Dukung Transisi Energi, Pertamina Perkuat Ekosistem Mobilitas Berkelanjutan di Sektor Darat, Laut, dan Udara

Dukung Transisi Energi, Pertamina Perkuat Ekosistem Mobilitas Berkelanjutan di Sektor Darat, Laut, dan Udara

Pertamina
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com