Dukung Transisi Energi, Pertamina Perkuat Ekosistem Mobilitas Berkelanjutan di Sektor Darat, Laut, dan Udara

Kompas.com - 23/05/2026, 15:47 WIB
Aningtias Jatmika,
Agung Dwi E

Tim Redaksi

KOMPAS.com – PT Pertamina (Persero) mempercepat pengembangan ekosistem energi dan mobilitas berkelanjutan sebagai bentuk komitmen mendukung target net zero emission (NZE) Indonesia 2060. Langkah ini dilakukan melalui berbagai inisiatif transisi energi terintegrasi di sektor transportasi nasional.

Komitmen tersebut ditegaskan Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis PT Pertamina (Persero) Agung Wicaksono dalam acara Studium Generale Sustainability bertajuk “Global Insights for Local Action: Bridging Academia and Industry in Energy Transition” yang diselenggarakan Universitas Pertamina di Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan itu menghadirkan akademisi global, pelaku industri, serta pemangku kepentingan lintas sektor untuk memperkuat pemahaman generasi muda mengenai tantangan dan peluang transisi energi.

Baca juga: Pertamina dan ERIA Jalin Kemitraan Strategis di Bidang Transisi Energi

Forum tersebut juga menjadi wadah kolaborasi antara dunia akademik dan industri dalam mendorong solusi nyata menuju pembangunan rendah karbon dan mobilitas berkelanjutan di Indonesia.

Agung menjelaskan, Pertamina mengambil peran aktif dalam transisi energi jangka panjang melalui kesiapan teknologi, penguatan ekosistem, serta sinergi lintas sektor.

“Seluruh upaya itu kami arahkan untuk mendukung pencapaian target NZE Indonesia pada 2060 yang menjadi komitmen kuat pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto,” ujar Agung dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (23/5/2026).

Di sektor transportasi darat, lanjutnya, Pertamina memperkuat ekosistem kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) melalui pembangunan charging station dan battery swapping bersama Indonesia Battery Corporation (IBC).

Baca juga: Pertamina Dorong Kontribusi Perempuan di Industri Energi

Selain itu, Pertamina juga membangun pabrik bioetanol terintegrasi di Glenmore, Banyuwangi, Jawa Timur. Proyek ini terintegrasi dengan kawasan perkebunan tebu lokal guna menjamin pasokan bahan baku secara berkelanjutan serta memperkuat ketahanan energi domestik.

Sementara itu, di sektor transportasi laut, Pertamina mendorong efisiensi energi melalui pemanfaatan dual fuel, pengembangan green ammonia, serta inovasi pemasangan panel surya di dek kapal untuk mendukung kebutuhan listrik armada secara mandiri.

Pada sektor penerbangan, Pertamina melalui Pelita Air turut mendukung penggunaan sustainable aviation fuel (SAF). Bahan bakar ramah lingkungan ini memanfaatkan minyak jelantah (used cooking oil) sebagai bahan baku untuk membantu mengurangi emisi karbon di industri aviasi.

Kolaborasi jadi kunci transisi energi

Acting Rector Universitas Pertamina Djoko Triyono menegaskan, transisi energi membutuhkan kolaborasi erat antar-pemangku kepentingan agar mampu menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan nasional.

Baca juga: Pertamina Sebut NOC Berperan Jaga Ketahanan Energi Nasional dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi 

Menurutnya, transisi energi tidak dapat dijalankan sendiri oleh industri ataupun pemerintah. Dibutuhkan kolaborasi erat antara akademisi, industri, pemerintah, dan masyarakat untuk menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan lokal.

“Universitas Pertamina berkomitmen menjadi jembatan yang menghubungkan riset, inovasi, pengembangan SDM, dan aksi nyata guna mendukung ekosistem energi berkelanjutan tercipta di Indonesia,” ujar Djoko.

Guru Besar University of Southern California (USC) Sol Price Prof Marlon Boarnet yang hadir sebagai pembicara utama menyampaikan bahwa dunia saat ini berada pada fase awal transformasi mobilitas hijau.

Sejumlah komoditas, seperti biofuel dan drop-in fuels, lanjutnya, memegang peran penting sebagai jembatan transisi energi.

Sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, Pertamina berkomitmen mendukung target NZE 2060 serta mendorong program-program yang berdampak langsung pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Pertamina Sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, Pertamina berkomitmen mendukung target NZE 2060 serta mendorong program-program yang berdampak langsung pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Sementara, untuk sektor yang sulit didekarbonisasi, seperti pelayaran laut, dibutuhkan solusi energi dengan densitas tinggi, misalnya green ammonia.

Ia juga menegaskan bahwa transisi energi tidak lagi sekadar kepatuhan terhadap regulasi, tetapi telah menjadi transformasi industri global yang membutuhkan kolaborasi erat antarpihak.

Merespons dinamika global tersebut, Pertamina pun berkomitmen untuk mempertajam scenario planning dan strategi transformasi bisnis secara konsisten.

Baca juga: Harkitnas 2026 Jadi Momentum Pertamina Perkuat Ketahanan Energi

Agung menegaskan bahwa seluruh proses transformasi akan dijalankan secara terencana, bertahap, dan berkelanjutan demi menjaga kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang.

Sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, Pertamina berkomitmen mendukung target NZE 2060 serta mendorong program-program yang berdampak langsung pada pencapaian Sustainable Development Goals ( SDGs).

Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berkoordinasi dengan Danantara Indonesia.

“Transformasi itu berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha, dan lingkungan melalui penerapan prinsip environmental, social and governance ( ESG) di seluruh lini bisnis dan operasional perusahaan,” imbuh Agung.

Terkini Lainnya
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pertamina Tanam Pohon dan Perkuat Inovasi Pengelolaan Sampah

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pertamina Tanam Pohon dan Perkuat Inovasi Pengelolaan Sampah

Pertamina
Pertamina Akselerasi Transisi Energi lewat Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon

Pertamina Akselerasi Transisi Energi lewat Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon

Pertamina
Dorong Kemandirian Masyarakat, Pertamina Genjot Program DEB Uma Palak Lestari

Dorong Kemandirian Masyarakat, Pertamina Genjot Program DEB Uma Palak Lestari

Pertamina
Cek Langsung Pelayanan SPBU, Dewan Komisaris Kunjungi Fasilitas dan Layanan di Bali

Cek Langsung Pelayanan SPBU, Dewan Komisaris Kunjungi Fasilitas dan Layanan di Bali

Pertamina
Dewan Komisaris Pertamina Tinjau Keandalan Fasilitas Operasi dan Stabilitas Pasokan Energi di Bali

Dewan Komisaris Pertamina Tinjau Keandalan Fasilitas Operasi dan Stabilitas Pasokan Energi di Bali

Pertamina
Desa Energi Berdikari Keliki, Wujudkan Ketahanan Pangan Berbasis Energi Bersih

Desa Energi Berdikari Keliki, Wujudkan Ketahanan Pangan Berbasis Energi Bersih

Pertamina
Maknai Idul Adha, Pertamina Berbagi Lebih dari 4.400 Hewan Kurban

Maknai Idul Adha, Pertamina Berbagi Lebih dari 4.400 Hewan Kurban

Pertamina
Dukung Transisi Energi, Pertamina Perkuat Ekosistem Mobilitas Berkelanjutan di Sektor Darat, Laut, dan Udara

Dukung Transisi Energi, Pertamina Perkuat Ekosistem Mobilitas Berkelanjutan di Sektor Darat, Laut, dan Udara

Pertamina
Pertamina dan ERIA Jalin Kemitraan Strategis di Bidang Transisi Energi

Pertamina dan ERIA Jalin Kemitraan Strategis di Bidang Transisi Energi

Pertamina
Pertamina Dorong Kontribusi Perempuan di Industri Energi

Pertamina Dorong Kontribusi Perempuan di Industri Energi

Pertamina
Pertamina Sebut NOC Berperan Jaga Ketahanan Energi Nasional dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi 

Pertamina Sebut NOC Berperan Jaga Ketahanan Energi Nasional dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi 

Pertamina
Harkitnas 2026 Jadi Momentum Pertamina Perkuat Ketahanan Energi

Harkitnas 2026 Jadi Momentum Pertamina Perkuat Ketahanan Energi

Pertamina
Resmi Dibuka, Pertamina Goes to Campus 2026 Cari Mahasiswa Kreatif dan Inovatif

Resmi Dibuka, Pertamina Goes to Campus 2026 Cari Mahasiswa Kreatif dan Inovatif

Pertamina
Di Hadapan Mahasiswa, Pertamina Bagikan Strategi Jaga Ketahanan Energi

Di Hadapan Mahasiswa, Pertamina Bagikan Strategi Jaga Ketahanan Energi

Pertamina
Di Tengah Ketidakpastian Global, Pemerintah dan Pertamina Perkuat Kolaborasi Jaga Pasokan Energi

Di Tengah Ketidakpastian Global, Pemerintah dan Pertamina Perkuat Kolaborasi Jaga Pasokan Energi

Pertamina
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com