PLN Electric Run 2024 Sukses Digelar, 6.000 Pelari Bersatu dalam Misi Lingkungan dan Energi Bersih

Kompas.com - 18/10/2024, 15:21 WIB
DWN,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) ( PLN) sukses menggelar acara PLN Electric Run 2024 di Scientia Square Park, Gading Serpong, Tangerang, Minggu (6/10/2024).

Dengan misi mengharmoniskan prestasi olahraga dan kepedulian lingkungan, acara tersebut diikuti oleh lebih dari 6.000 pelari atau meningkat lebih dari 1.000 peserta dibandingkan edisi sebelumnya. Peningkatan peserta ini menandakan antusiasme yang terus tumbuh dalam kesadaran lingkungan.

Peserta yang berpartisipasi dalam kategori 5 kilometer (km), 10 km, dan setengah maraton (21,097 km) secara kolektif berhasil mengurangi emisi karbon hingga 14.363 kilogram (kg), setara dengan 6.233 liter bahan bakar fosil.

Upaya tersebut sejalan dengan tujuan PLN untuk mendorong transisi energi dan mempercepat pengurangan penggunaan bahan bakar fosil.

Baca juga: Bahan Bakar Fosil dan Pertanian Kuras Dana Publik Negara Terdampak Perubahan Iklim

Direktur Utama (Dirut) PLN Darmawan Prasodjo menegaskan komitmen PLN untuk menyediakan energi yang terjangkau dan ramah lingkungan.

"Salah satu langkah penting yang kami ambil adalah mengurangi penggunaan batubara di pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dan menggantinya dengan energi baru terbarukan (EBT), yang diharapkan mencapai 75 persen dari kapasitas pembangkit," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (18/10/2024).

Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), PLN juga memberikan lima kendaraan listrik kepada pengojek daring dan mengajak para pelari untuk mengurangi limbah dengan menyerahkan sampah elektronik dan botol plastik setelah lomba.

Darmawan menjelaskan bahwa PLN menggunakan generator hidrogen hijau sebagai sumber energi, yang hanya menghasilkan uap air tanpa emisi karbon.

Baca juga: Mengapa Es Bisa Membuat Uap Air Berubah Wujud Menjadi Cair? Ini Penjelasannya ....

Hidrogen tersebut diproduksi dari green hydrogen plant (GHP) pertama di Indonesia, yang terletak di Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Muara Karang, Jakarta.

Sejalan dengan komitmen Kompas

PLN Electric Run 2024 tidak hanya sekadar perlombaan, tetapi juga sebagai ajang untuk meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya menjaga lingkungan. Hal ini sejalan dengan komitmen Kompas dan pemerintah untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Pemimpin Redaksi (Pemred) Harian Kompas Sutta Dharmasaputra mengatakan bahwa misi PLN Electric Run 2024 sejalan dengan semangat Kompas yang memberdayakan masyarakat untuk bertransformasi menuju masa depan yang berkelanjutan.

Baca juga: Tiga Karya Jokowi di IKN, Dukung Pembangunan Berkelanjutan

"Kami percaya, kolaborasi Kompas dan PLN dalam menyelenggarakan PLN Electric Run ini dapat membangkitkan semangat komunitas dan menginspirasi banyak orang untuk mengambil bagian dalam transisi menuju energi yang lebih bersih dan berkelanjutan," ujarnya.

Dalam kategori setengah maraton, pelari jarak jauh asal Bangka Belitung, Robi Syianturi, berhasil mengalahkan pelari asal Jawa Barat (Jabar), Rikki Marthin Simbolon dengan waktu 1 jam 8 menit 46 detik.

Meskipun tidak memecahkan rekor nasionalnya, Robi mengaku senang dengan pengalaman barunya di PLN Electric Run 2024.

Baca juga: Daniel Mananta Beberkan 3 Tips Lari Maraton untuk Pemula, Jangan FOMO

Di kategori putri setengah maraton, Odekta Elvina Naibaho mencatat waktu 1 jam 17 menit 39 detik, lebih cepat dari edisi sebelumnya.

Odekta optimis bahwa dengan rute yang lebih ideal, para pelari bisa mencatat waktu yang lebih baik meskipun lintasan memiliki tantangan berupa banyak belokan dan permukaan yang tidak seragam.

Terkini Lainnya
Perkuat Ketahanan Energi, PIEP Kirim Minyak Mentah dari Aljazair ke Indonesia

Perkuat Ketahanan Energi, PIEP Kirim Minyak Mentah dari Aljazair ke Indonesia

Pertamina
Kapal Gamsunoro Berhasil Lintasi Selat Hormuz Berkat Sinergi Kemlu dan PIS

Kapal Gamsunoro Berhasil Lintasi Selat Hormuz Berkat Sinergi Kemlu dan PIS

Pertamina
Catat Kinerja Positif pada 2025, Pendapatan Pertamina Tembus Rp 1.167 Triliun

Catat Kinerja Positif pada 2025, Pendapatan Pertamina Tembus Rp 1.167 Triliun

Pertamina
Ini Juara Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Rd 2, Pembalap Muda Menuju Panggung Dunia

Ini Juara Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Rd 2, Pembalap Muda Menuju Panggung Dunia

Pertamina
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3

Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3

Pertamina
Dukung Pelaku UMK di Jakarta Fair, Pertamina Salurkan Bright Gas ke Puluhan Pedagang Kuliner 

Dukung Pelaku UMK di Jakarta Fair, Pertamina Salurkan Bright Gas ke Puluhan Pedagang Kuliner 

Pertamina
Pertamina Mandalika International Circuit, Tempat Generasi Baru Pembalap Indonesia

Pertamina Mandalika International Circuit, Tempat Generasi Baru Pembalap Indonesia

Pertamina
Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Round 2 Jadi Jalan Pembalap Muda Menuju Panggung Dunia

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Round 2 Jadi Jalan Pembalap Muda Menuju Panggung Dunia

Pertamina
Siapkan Pebalap Muda ke Level Internasional, Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 2 Terapkan Regulasi Standar FIM

Siapkan Pebalap Muda ke Level Internasional, Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 2 Terapkan Regulasi Standar FIM

Pertamina
Pertamina Peringkat Ketiga Fortune Southeast Asia 500, Perkuat Komitmen Jaga Ketahanan Energi

Pertamina Peringkat Ketiga Fortune Southeast Asia 500, Perkuat Komitmen Jaga Ketahanan Energi

Pertamina
Pertamina Berkah Santuni 17.300 Anak Yatim dan Dhuafa di Seluruh Indonesia

Pertamina Berkah Santuni 17.300 Anak Yatim dan Dhuafa di Seluruh Indonesia

Pertamina
Dari Minyak Jelantah hingga Limbah Makanan, Inovasi Perwira Pertamina Bawa Dampak Nyata di APQ Awards 2026

Dari Minyak Jelantah hingga Limbah Makanan, Inovasi Perwira Pertamina Bawa Dampak Nyata di APQ Awards 2026

Pertamina
Sudah ke Jakarta Fair? Yuk Dukung UMKM Lokal di Bright Store by Pertamina

Sudah ke Jakarta Fair? Yuk Dukung UMKM Lokal di Bright Store by Pertamina

Pertamina
Komisaris Utama Pertamina Tinjau Keandalan Pasokan Energi di Nusa Tenggara Timur

Komisaris Utama Pertamina Tinjau Keandalan Pasokan Energi di Nusa Tenggara Timur

Pertamina
Komut Pertamina Tinjau Kesiapan Pasokan Avtur di Bali Jelang Peningkatan Trafik Penerbangan

Komut Pertamina Tinjau Kesiapan Pasokan Avtur di Bali Jelang Peningkatan Trafik Penerbangan

Pertamina
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com