Tangani Krisis Sampah, Pelindo Terminal Petikemas Gandeng ULM Berdayakan Masyarakat

Kompas.com - 09/10/2025, 19:26 WIB
Tsabita Naja,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com – PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) berkolaborasi dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Lambung Mangkurat (ULM)  meluncurkan program Pendampingan Penanganan Darurat Sampah dan Edukasi Masyarakat.

Program tersebut merupakan bentuk respons terhadap krisis pengelolaan sampah di Kelurahan Telaga Biru, Kota Banjarmasin.

Krisis itu terjadi sejak Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Basirih ditutup pada Februari 2025.

Akibatnya, sistem pembuangan sampah domestik terganggu, sehingga timbunan sampah rumah tangga tidak lagi tertangani dengan baik. 

Baca juga: Ritase Pembuangan Sampah Bandung Dikurangi, Farhan Bakal Ngantor di Kelurahan

Program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan ( TJSL) perusahaan yang dilaksanakan melalui pendampingan teknis dan edukatif untuk menangani timbunan sampah akibat keterbatasan fasilitas penampungan sampah sementara (TPS).

Edukasi diberikan kepada masyarakat di 44 rukun tetangga (RT) Kelurahan Telaga Biru mengenai cara pengelolaan sampah berbasis reduce, reuse, dan recycle (3R).

“Tumpukan sampah yang muncul akibat krisis ini akan membawa konsekuensi nyata terhadap kondisi lingkungan, sosial, dan ekonomi masyarakat,” ujar Senior Vice President (SVP) Sekretariat Perusahaan Pelindo Petikemas Widyaswendra dalam keterangan resminya, Kamis (9/10/2025).

Oleh karena itu, lanjut dia, Pelindo Petikemas hadir untuk membantu masyarakat sekitar, khususnya Kelurahan Telaga Biru, dengan memberikan edukasi serta pendampingan langsung.

Baca juga: Program Pelita Warna, Upaya Pelindo Petikemas Berdayakan Perempuan di Lapas Malang

Melalui pendampingan dan edukasi, diharapkan dapat membangun kesadaran kolektif sekaligus meningkatkan kapasitas warga dalam mengelola sampah secara mandiri dan partisipatif. 

“Kami percaya bahwa penanganan isu sampah membutuhkan gotong royong semua pihak, sehingga kami menggandeng perguruan tinggi, pemerintah, dan melakukan pendekatan berbasis pemberdayaan komunitas,” jelas Widyaswendra.

Melalui intervensi edukasi, pelibatan kader lingkungan, serta penguatan koordinasi kelembagaan lokal, diharapkan tercipta ekosistem pengelolaan sampah berbasis komunitas yang lebih adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.

Ketua Tim Pelaksana Program Kolaborasi ULM, Irwansyah menyatakan bahwa pihak universitas menyambut baik dan mengapresiasi kolaborasi bersama Pelindo Petikemas dalam menghadirkan solusi nyata terhadap persoalan darurat sampah di Kota Banjarmasin.

Baca juga: Wali Kota Banjarmasin Terbitkan SE Larangan Jual dan Konsumsi Daging Anjing

“Kolaborasi ini menjadi bentuk nyata dari semangat sinergi antara dunia akademik, industri, dan masyarakat untuk menumbuhkan kepedulian serta aksi kolektif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin Alive Yoesfah Love juga menyambut baik adanya program tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin mengapresiasi setiap gerakan masyarakat yang peduli terhadap lingkungan,” ucapnya.

Alive menegaskan, program TJSL yang diluncurkan Pelindo Petikemas bersama perguruan tinggi dan masyarakat dalam pemilahan sampah adalah salah satu langkah nyata bagaimana kepedulian dunia usaha, dunia pendidikan, dan pemerintah dalam mengedukasi masyarakat.

Baca juga: Mahasiswa Unkris Gelar KKN MasDarLing, Edukasi Masyarakat Sadar Lingkungan

Tujuannya agar masyarakat setidaknya dapat bertanggung jawab terhadap terhadap lingkungan tempat mereka bersosialisasi.

Kolaborasi antara Pelindo Petikemas, ULM, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan tidak hanya menjadi solusi darurat bagi Kelurahan Telaga Biru, tetapi juga menjadi model kolaboratif sukses yang dapat direplikasi untuk menangani isu lingkungan berkelanjutan di daerah lain.

Terkini Lainnya
Angkutan Lebaran Diprediksi Naik, Pelindo Siapkan 63 Terminal untuk Layani Pemudik

Angkutan Lebaran Diprediksi Naik, Pelindo Siapkan 63 Terminal untuk Layani Pemudik

Pelindo
Kolaborasi Pemprov DKI Jakarta, Pelindo, dan Kemenhub Kembangkan Kawasan Pesisir dan Pelabuhan Laut

Kolaborasi Pemprov DKI Jakarta, Pelindo, dan Kemenhub Kembangkan Kawasan Pesisir dan Pelabuhan Laut

Pelindo
Buruh Sampaikan Aspirasi, SPTP Pastikan Terminal Peti Kemas Bagendang Tetap Beroperasi Normal

Buruh Sampaikan Aspirasi, SPTP Pastikan Terminal Peti Kemas Bagendang Tetap Beroperasi Normal

Pelindo
Perkuat Sistem Keamanan Terhadap Serangan Siber, Pelindo Gelar Pelatihan dan Exercise Live ISPS Code

Perkuat Sistem Keamanan Terhadap Serangan Siber, Pelindo Gelar Pelatihan dan Exercise Live ISPS Code

Pelindo
Tangani Krisis Sampah, Pelindo Terminal Petikemas Gandeng ULM Berdayakan Masyarakat

Tangani Krisis Sampah, Pelindo Terminal Petikemas Gandeng ULM Berdayakan Masyarakat

Pelindo
Pelindo Terminal Petikemas Dukung Program Prioritas Jateng, Tanam 50.000 Bibit Mangrove

Pelindo Terminal Petikemas Dukung Program Prioritas Jateng, Tanam 50.000 Bibit Mangrove

Pelindo
Pelindo Raih Juara Umum Lomba Olahraga Harhubnas Kemenhub 2025

Pelindo Raih Juara Umum Lomba Olahraga Harhubnas Kemenhub 2025

Pelindo
Pelindo Kembali Masuk Daftar Fortune Indonesia 100

Pelindo Kembali Masuk Daftar Fortune Indonesia 100

Pelindo
Program Pelita Warna, Upaya Pelindo Petikemas Berdayakan Perempuan di Lapas Malang

Program Pelita Warna, Upaya Pelindo Petikemas Berdayakan Perempuan di Lapas Malang

Pelindo
Sambut HUT RI, Pelindo Petikemas Tanam 1.500 Pohon di Area Terminal

Sambut HUT RI, Pelindo Petikemas Tanam 1.500 Pohon di Area Terminal

Pelindo
Pelindo Sukses Layani Kapal Roro Jumbo Berkapasitas 7.000 Unit Mobil

Pelindo Sukses Layani Kapal Roro Jumbo Berkapasitas 7.000 Unit Mobil

Pelindo
Pelindo: Arus Peti Kemas Ekspor Impor Semester I-2025 Tumbuh 13,64 Persen

Pelindo: Arus Peti Kemas Ekspor Impor Semester I-2025 Tumbuh 13,64 Persen

Pelindo
Sempat Ada Kendala Teknis, Alat Bongkar Muat di Terminal Peti Kemas Tarakan Kembali Berfungsi

Sempat Ada Kendala Teknis, Alat Bongkar Muat di Terminal Peti Kemas Tarakan Kembali Berfungsi

Pelindo
Pelabuhan Pulau Baai Siap Beroperasi Optimal, Menhub Apresiasi Pelindo

Pelabuhan Pulau Baai Siap Beroperasi Optimal, Menhub Apresiasi Pelindo

Pelindo
Sempat Terganggu akibat Insiden RTG, Layanan TPK Bitung Kembali Normal Sejak Awal Juli

Sempat Terganggu akibat Insiden RTG, Layanan TPK Bitung Kembali Normal Sejak Awal Juli

Pelindo
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com