Sambut Nataru, KAI Percantik Kereta dan Stasiun

Kompas.com - 20/12/2025, 15:27 WIB
HTRMN,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com — Guna memeriahkan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 ( Nataru), PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memasang livery tematik atau desain eksterior bertema perayaan tersebut pada rangkaian kereta api serta ornamen khusus di sejumlah stasiun utama.

Inisiatif itu ditujukan untuk menambah pengalaman perjalanan pelanggan di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode akhir tahun.

Livery tematik Nataru dipasang pada lokomotif dan bagian eksterior kereta api jarak jauh (KAJJ). Total, terdapat sembilan trainset yang dilengkapi livery khusus di sejumlah rute utama.

Kesembilan trainset tersebut terdiri atas tiga rangkaian KA Argo Wilis/Turangga relasi Bandung–Surabaya Gubeng, dua rangkaian KA Pandalungan relasi Gambir–Jember, serta tiga rangkaian KA Jayabaya/Gaya Baru Malam Selatan relasi Malang–Pasarsenen dan Surabaya Gubeng–Pasarsenen.

Baca juga: Naik 20 Persen, KAI Sumbar Sediakan 155.520 Tempat Duduk untuk Libur Nataru

Selain itu, satu trainset KA Argo Dwipangga relasi Solo Balapan–Gambir juga turut dipasangi livery tematik.

Vice President (VP) Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, livery tersebut dirancang untuk menghadirkan nuansa liburan sejak pelanggan berada di stasiun hingga selama perjalanan menggunakan kereta api.

Livery tematik Nataru kami hadirkan di lokomotif dan bodi eksterior kereta agar perjalanan pelanggan terasa lebih berkesan, terutama pada momen libur akhir tahun yang identik dengan perjalanan bersama keluarga,” ujar Anne dikutip dari siaran pers resmi yang diterima Kompas.com, Sabtu (20/12/2025).

Tak hanya pada rangkaian kereta, KAI juga menghadirkan suasana liburan melalui pemasangan ornamen tematik di sejumlah stasiun. Dekorasi yang dihadirkan antara lain patung tematik, pohon cemara hias, serta berbagai elemen visual khas Nataru.

Baca juga: Libur Nataru, KAI Logistik Tambah Kapasitas Angkut 20 Ton Per Hari

Anne menyebut, ornamen tersebut dirancang untuk menambah kenyamanan sekaligus memperkuat daya tarik suasana stasiun selama periode libur akhir tahun. Selain itu, inisiatif tersebut sejalan dengan tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api pada masa angkutan Nataru.

Hingga Sabtu (20/12/2025) pukul 08.00 WIB, KAI mencatat penjualan tiket periode Kamis (18/12/2025) hingga Minggu (4/1/2026) telah mencapai 2.108.450 tiket dari total 3.506.104 tempat duduk yang disediakan.

Menurut Anne, peningkatan penjualan tiket terus terlihat seiring mendekatnya puncak arus libur Nataru, khususnya menuju kota tujuan wisata dan pusat aktivitas masyarakat.

“Penjualan tiket KAJJ tercatat sebanyak 1.905.761 tiket atau 69,0 persen dari kapasitas 2.761.048 tempat duduk. Sementara, penjualan tiket kereta api lokal mencapai 202.689 tiket atau 27,2 persen dari total 745.056 tempat duduk,” jelasnya.

Baca juga: 10 Stasiun Kereta Favorit Penumpang KAI di Libur Akhir Tahun 2025

Pada periode Nataru kali ini, KAI juga menghadirkan program diskon tarif sebesar 30 persen yang berlaku mulai Senin (22/12/2025) hingga Sabtu (10/1/2026). Sebanyak 1.509.080 tempat duduk disiapkan untuk program diskon tersebut.

Anne mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini dan melakukan pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan kepastian jadwal dan ketersediaan tempat duduk selama masa libur Nataru.

Terkini Lainnya
Bulan K3 Nasional 2026, KAI Perkuat Budaya Keselamatan Proaktif

Bulan K3 Nasional 2026, KAI Perkuat Budaya Keselamatan Proaktif

Kereta Api Indonesia
Pemulihan Jalur KAI, Lintasan Semarang–Jakarta Mulai Beroperasi Terbatas

Pemulihan Jalur KAI, Lintasan Semarang–Jakarta Mulai Beroperasi Terbatas

Kereta Api Indonesia
KAI Perkuat Peran Sosial dan Ekonomi Masyarakat lewat TJSL Rp 32,24 Miliar Sepanjang 2025

KAI Perkuat Peran Sosial dan Ekonomi Masyarakat lewat TJSL Rp 32,24 Miliar Sepanjang 2025

Kereta Api Indonesia
KAI Sampaikan Permohonan Maaf atas Gangguan Perjalanan Kereta Api di Jalur Pantura Jawa Tengah

KAI Sampaikan Permohonan Maaf atas Gangguan Perjalanan Kereta Api di Jalur Pantura Jawa Tengah

Kereta Api Indonesia
Pererat Hubungan dengan Komunitas, KAI Gelar Railfans Community Gathering 2026

Pererat Hubungan dengan Komunitas, KAI Gelar Railfans Community Gathering 2026

Kereta Api Indonesia
Tanggapi Isu Penyebaran Data Pelanggan, KAI Group Tegaskan Perlindungan Data Jadi Prioritas

Tanggapi Isu Penyebaran Data Pelanggan, KAI Group Tegaskan Perlindungan Data Jadi Prioritas

Kereta Api Indonesia
Catat Kinerja Positif, KAI Layani 4,17 Juta Pelanggan Selama Nataru 2025/2026

Catat Kinerja Positif, KAI Layani 4,17 Juta Pelanggan Selama Nataru 2025/2026

Kereta Api Indonesia
KAI Group Layani 27 Juta Pelanggan Selama Nataru 2025/2026, Konektivitas Antarmoda Jadi Kunci Kelancaran

KAI Group Layani 27 Juta Pelanggan Selama Nataru 2025/2026, Konektivitas Antarmoda Jadi Kunci Kelancaran

Kereta Api Indonesia
Simpul Emas Pulau Jawa, Cirebon Jadi Motor Penggerak WIsata dan Ekonomi di Libur Nataru 2025/2026

Simpul Emas Pulau Jawa, Cirebon Jadi Motor Penggerak WIsata dan Ekonomi di Libur Nataru 2025/2026

Kereta Api Indonesia
Integrasi Antarmoda di Stasiun Yogyakarta Perkuat Peran KRL pada Libur Nataru 2025

Integrasi Antarmoda di Stasiun Yogyakarta Perkuat Peran KRL pada Libur Nataru 2025

Kereta Api Indonesia
Arus Balik Nataru 2025, KAI Catat Penjualan Tembus 4 Juta Tiket

Arus Balik Nataru 2025, KAI Catat Penjualan Tembus 4 Juta Tiket

Kereta Api Indonesia
Pembangunan Stasiun Jatake Masuk Tahap Finalisasi, Progres Capai 98,56 Persen

Pembangunan Stasiun Jatake Masuk Tahap Finalisasi, Progres Capai 98,56 Persen

Kereta Api Indonesia
Seskab Teddy Dorong KAI Sulap Stasiun Gambir Lebih Modern Sesuai Dinamika Jakarta

Seskab Teddy Dorong KAI Sulap Stasiun Gambir Lebih Modern Sesuai Dinamika Jakarta

Kereta Api Indonesia
Stasiun BNI City Disulap Jadi Ruang Galeri, Kolaborasi KAI-Kemenekraf Hadirkan

Stasiun BNI City Disulap Jadi Ruang Galeri, Kolaborasi KAI-Kemenekraf Hadirkan "Scenic Art Station"

Kereta Api Indonesia
Bersama Pemerintah, KAI 5×24 Jam Nonstop Pulihkan Jalur Terdampak Bencana di Sumatra

Bersama Pemerintah, KAI 5×24 Jam Nonstop Pulihkan Jalur Terdampak Bencana di Sumatra

Kereta Api Indonesia
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com