Berkat Transformasi Digital, KAI Raih Penghargaan Penyedia Transportasi Nasional Luar Biasa

Kompas.com - 11/11/2025, 10:29 WIB
Fikriyyah Luthfiatuzzahra,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI kembali menegaskan posisinya sebagai pelopor transformasi transportasi publik melalui penghargaan Outstanding National Transportation Provider pada ajang Indonesia Kita Awards 2025.

Penghargaan yang digelar di Yudistira Grand Ballroom, Patra Jasa Office Tower, Jakarta Selatan, Senin (10/11/2025) itu menjadi pengakuan atas keberhasilan KAI dalam menghadirkan inovasi berkelanjutan berbasis digital di Indonesia.

Melalui inovasi seperti Access by KAI, sistem tiket digital, hingga integrasi antarmoda, KAI dinilai mampu menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin efisien dan ramah pengguna.

Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) dan Kelembagaan KAI Atih Nurhayati mengatakan, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh Insan KAI yang konsisten mengembangkan layanan berbasis digital.

“Transformasi digital di KAI berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik yang inklusif dan berkelanjutan. Kami ingin setiap perjalanan kereta api memberikan pengalaman yang mudah, aman, dan bernilai bagi pelanggan,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Selasa (11/11/2025).

Menurut Atih, pengembangan layanan digital terintegrasi merupakan hasil kolaborasi lintas unit dan sinergi dengan berbagai pihak strategis, baik internal maupun eksternal.

Baca juga: KAI Beri Diskon 10 Persen untuk Civitas Academica dan Alumni Perguruan Tinggi, Ini Syarat dan Caranya

“Kami terus berinovasi agar digitalisasi menjadi platform untuk menghadirkan pelayanan yang semakin humanis dan berdampak positif bagi kemajuan transportasi Indonesia,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Atih turut mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan apresiasi yang diberikan. Ia berharap, ke depannya KAI terus menjadi solusi transportasi terbaik bagi masyarakat Indonesia.

Transaksi digital capai 72 persen penjualan tiket KAI

Sementara itu, Vice President Public Relations KAI Anne Purba menuturkan, dominasi transaksi digital menjadi bukti nyata keberhasilan KAI dalam membangun ekosistem layanan modern.

Sepanjang Januari–Oktober 2025, aplikasi Access by KAI mencatat lebih dari 21,4 juta transaksi tiket atau setara 72,07 persen dari total penjualan tiket KAI. Angka ini melampaui kanal lain, seperti business-to-business, loket stasiun, website, vending machine, dan Contact Center 121.

Anne menambahkan, Access by KAI kini berkembang menjadi ekosistem perjalanan digital terpadu, di mana pelanggan dapat memesan hotel, menggunakan layanan E-Porter, membayar listrik, hingga mengakses transportasi lain, seperti Kereta Api (KA) Lokal, KA Bandara, Whoosh, dan Light Rail Transit (LRT) Jabodebek.

Baca juga: KRL Bekasi Gangguan Pagi Ini, KAI: Perjalanan Sudah Berangsur Normal

Selain itu, fitur face recognition boarding di 22 stasiun utama dan carbon footprint estimator juga tersedia guna mempercepat proses pemeriksaan tiket dan meningkatkan kenyamanan pelanggan.

“Banyak perbaikan yang kami lakukan hari ini, lahir dari apa yang disampaikan langsung oleh pelanggan,” tutur Anne.

Terkini Lainnya
KAI Catat 146.399 Pergerakan Pelanggan di Stasiun Blitar, Diprediksi Naik Selama Libur Idul Adha

KAI Catat 146.399 Pergerakan Pelanggan di Stasiun Blitar, Diprediksi Naik Selama Libur Idul Adha

Kereta Api Indonesia
Penumpang Terus Naik, KAI Revitalisasi Peron Stasiun Bogor untuk Kereta 12 Rangkaian

Penumpang Terus Naik, KAI Revitalisasi Peron Stasiun Bogor untuk Kereta 12 Rangkaian

Kereta Api Indonesia
Respons Lonjakan Angkutan Retail, KAI Perkuat Pengembangan Layanan Kereta Barang

Respons Lonjakan Angkutan Retail, KAI Perkuat Pengembangan Layanan Kereta Barang

Kereta Api Indonesia
KAI Targetkan Peningkatan Fasilitas Keselamatan di 1.638 Perlintasan

KAI Targetkan Peningkatan Fasilitas Keselamatan di 1.638 Perlintasan

Kereta Api Indonesia
KAI Tanggung Pendidikan Anak dari Korban Meninggal dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

KAI Tanggung Pendidikan Anak dari Korban Meninggal dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Kereta Api Indonesia
KAI Dampingi Korban Insiden Bekasi Timur, Sediakan Layanan Kesehatan hingga Trauma Healing

KAI Dampingi Korban Insiden Bekasi Timur, Sediakan Layanan Kesehatan hingga Trauma Healing

Kereta Api Indonesia
Stasiun Bekasi Timur Resmi Beroperasi, KRL Bekasi–Cikarang Kembali Layani Penumpang

Stasiun Bekasi Timur Resmi Beroperasi, KRL Bekasi–Cikarang Kembali Layani Penumpang

Kereta Api Indonesia
KAI Sampaikan Duka, 7 Orang Tewas dalam Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur

KAI Sampaikan Duka, 7 Orang Tewas dalam Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur

Kereta Api Indonesia
Angkutan Barang KAI Naik 74,2 Persen, Penguatan Logistik Berbasis Rel Didorong

Angkutan Barang KAI Naik 74,2 Persen, Penguatan Logistik Berbasis Rel Didorong

Kereta Api Indonesia
500 Juta Perjalanan per Tahun, KAI Perkuat Sistem Keselamatan demi Jaga Kepercayaan Publik

500 Juta Perjalanan per Tahun, KAI Perkuat Sistem Keselamatan demi Jaga Kepercayaan Publik

Kereta Api Indonesia
KAI Tambah Fasilitas Ramah Perempuan, dari Kursi Khusus hingga 120 Ruang Laktasi

KAI Tambah Fasilitas Ramah Perempuan, dari Kursi Khusus hingga 120 Ruang Laktasi

Kereta Api Indonesia
Dukung Industri Dalam Negeri, KAI Hadirkan Layanan Gerbong Datar dari Banyuwangi ke Sumatera Selatan 

Dukung Industri Dalam Negeri, KAI Hadirkan Layanan Gerbong Datar dari Banyuwangi ke Sumatera Selatan 

Kereta Api Indonesia
Perjalanan Kereta Terganggu akibat Longsor, KAI Kebut Pembersihan Rel Maswati–Sasaksaat

Perjalanan Kereta Terganggu akibat Longsor, KAI Kebut Pembersihan Rel Maswati–Sasaksaat

Kereta Api Indonesia
Tindaklanjuti Arahan Prabowo untuk Menata Kawasan Rel, Ini 3 Langkah KAI 

Tindaklanjuti Arahan Prabowo untuk Menata Kawasan Rel, Ini 3 Langkah KAI 

Kereta Api Indonesia
Dirut KAI Tinjau Layanan Lebaran di Sumatra Utara, Pastikan Perjalanan Pelanggan Tetap Lancar dan Nyaman

Dirut KAI Tinjau Layanan Lebaran di Sumatra Utara, Pastikan Perjalanan Pelanggan Tetap Lancar dan Nyaman

Kereta Api Indonesia
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com