Balai Yasa Manggarai Jadi Andalan KAI dalam Inovasi Sarana dan Peningkatan Pelayanan

Kompas.com - 29/08/2025, 16:12 WIB
I Jalaludin S,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Bobby Rasyidin menegaskan peran penting Balai Yasa Manggarai sebagai pusat kompetensi perawatan sarana perkeretaapian nasional. 

“Balai Yasa Manggarai memiliki peran strategis dalam mendukung operasional kereta api nasional,” ujarnya dalam keterangan yang diterima Kompas.com. 

Bobby mengatakan itu saat berkunjung ke Balai Yasa Manggarai di Jakarta, Kamis (29/8/2025). 

Dia menyampaikan, Balai Yasa Manggarai terus berkembang menjadi lokomotif inovasi yang mendukung transformasi layanan KAI menuju standar kelas dunia.

“Dengan kompetensi yang terus berkembang, saya melihat Balai Yasa mampu mandiri, berinovasi dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan layanan KAI di bidang sarana,” jelas Bobby.

Baca juga: Kunjungi Stasiun Bekasi, Dirut KAI: Suara Pelanggan Jadi Dasar Peningkatan Layanan KAI

Vice President Public Relations KAI Anne Purba menambahkan, pencapaian Balai Yasa Manggarai mencerminkan kompetensi internal KAI yang semakin berkembang.

“Inovasi dan kinerja yang dihasilkan Balai Yasa Manggarai menunjukkan kualitas sumber daya KAI yang unggul,” katanya.

Anne menyebutkan, setiap pencapaian Balai Yasa Manggarai memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan pelanggan.

“Capaian ini sekaligus memperkuat posisi KAI sebagai penyedia transportasi publik yang modern, aman, dan andal,” ujarnya.

Komitmen terhadap kualitas juga diperkuat dengan penerapan berbagai standar kerja. Balai Yasa Manggarai telah mengantongi sertifikasi ISO 37000:2018 Anti Penyuapan, ISO 9001:2018 Sistem Manajemen Mutu, serta ISO 45001:2018 Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja. 

Baca juga: Imbas Demo 29 Agustus, KAI Hentikan Sementara 17 KA di Stasiun Jatinegara

Sertifikasi tersebut mencerminkan profesionalisme dalam tata kelola, mutu layanan, serta terciptanya lingkungan kerja yang sehat dan aman.

Anne mengatakan, dengan capaian kinerja, inovasi, dan standar yang terus dijaga, Balai Yasa Manggarai semakin kokoh sebagai pilar strategis yang menopang transformasi KAI.

Ke depan, kata dia, seluruh Balai Yasa akan diarahkan menjadi pusat perawatan sekaligus inovasi sarana yang tidak hanya memberi nilai tambah bagi perusahaan, tetapi juga manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami optimistis, keberhasilan Balai Yasa Manggarai akan semakin memperkuat layanan KAI yang andal, modern, nyaman, dan berkelanjutan bagi seluruh pelanggan,” tutur Anne.

Kinerja Balai Yasa Manggarai

Sepanjang semester I-2025, Balai Yasa Manggarai mencatatkan kinerja mengesankan. Sebanyak 267 unit kereta berhasil menjalani perawatan dua tahunan dan empat tahunan sesuai program.

Baca juga: Daftar 22 Stasiun KAI yang Menyediakan Face Recognition, Boarding Cepat Tak Perlu Cetak Tiket

Pada perawatan Genset MO/GO, realisasi bahkan melampaui target dengan 25 unit dari rencana 24 unit atau setara 104 persen pencapaian. 

Hasil itu mencerminkan ketepatan, ketelitian, dan konsistensi Balai Yasa Manggarai dalam menjaga kesiapan sarana untuk pelayanan penumpang.

Balai Yasa Manggarai juga berperan penting dalam program investasi Kereta Ekonomi New Generation Modifikasi. 

Dari target 52 unit, hingga Agustus 2025, sebanyak 48 unit telah berhasil diselesaikan atau setara 92,3 persen. 

Sisa pengembangan ditargetkan rampung pada September 2025 sehingga dapat segera mendukung peningkatan kenyamanan perjalanan bagi pelanggan.

Baca juga: KAI Catat Kinerja Positif pada Semester I-2025, Layani 286 Juta Pelanggan

Pada 2023, Balai Yasa Manggarai mencatat capaian dengan memodifikasi 12 kereta New Generation, empat kereta kompartemen, serta tiga kereta makan.

Setahun berikutnya, pada 2024, jumlahnya meningkat signifikan dengan 60 kereta New Generation, satu kereta kompartemen, dan dua kereta makan.

Inovasi berlanjut pada 2025 dengan target penyelesaian 52 kereta New Generation dan empat kereta kompartemen yang kini tengah dalam proses pengerjaan.

Terkini Lainnya
Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Kereta Api Indonesia
Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

Kereta Api Indonesia
Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Kereta Api Indonesia
Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Kereta Api Indonesia
Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa

KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa "Heritage", Siap Diuji Coba 2026

Kereta Api Indonesia
Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Kereta Api Indonesia
KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

Kereta Api Indonesia
Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Kereta Api Indonesia
Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Kereta Api Indonesia
Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Kereta Api Indonesia
Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Kereta Api Indonesia
KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

Kereta Api Indonesia
Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Kereta Api Indonesia
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com