Kunjungi Stasiun Bekasi, Dirut KAI: Suara Pelanggan Jadi Dasar Peningkatan Layanan KAI

Kompas.com - 29/08/2025, 15:59 WIB
DWN

Penulis

KOMPAS.com – Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Bobby Rasyidin menegaskan bahwa suara pelanggan menjadi landasan utama dalam meningkatkan kualitas layanan KAI.

Hal tersebut disampaikan Bobby saat melakukan kunjungan langsung ke Stasiun Bekasi, Kamis (28/8/2025). Dalam kunjungan itu, Bobby meninjau operasional dan fasilitas stasiun, sekaligus menyapa pelanggan untuk mendengar langsung masukan serta aspirasi mereka.

“Stasiun Bekasi adalah salah satu contoh bagaimana integrasi layanan kereta api mampu memberi nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Bobby dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Jumat (29/8/2025).

Ia mengungkapkan, pertumbuhan pelanggan dari tahun ke tahun menjadi motivasi KAI untuk memastikan setiap aspek layanan, mulai dari operasional hingga fasilitas publik, benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Bobby menambahkan, keberhasilan KAI menjaga kualitas pelayanan tidak terlepas dari nilai yang dipegang seluruh Insan KAI, yaitu integritas, teamwork, akuntabilitas, dan responsibility.

“Nilai-nilai ini bukan sekadar slogan, tetapi harus dihidupkan dalam keseharian pekerjaan. Dengan begitu pelayanan dapat terus meningkat dan kepercayaan masyarakat kepada KAI semakin kuat,” kata Bobby.

Baca juga: Prabowo: Semua Keluhan Masyarakat Akan Kami Catat

Pertumbuhan jumlah penumpang

Stasiun Bekasi kini menjadi salah satu pintu utama perjalanan kereta jarak jauh di timur Jabodetabek.

Data mencatat jumlah penumpang naik dari 854.811 orang pada 2023 menjadi 1.155.817 orang pada 2024, atau meningkat 35,2 persen. Pada semester I-2025, jumlah pelanggan sudah mencapai 650.629 orang.

Untuk penumpang turun, jumlahnya juga meningkat dari 922.127 orang pada 2023 menjadi 1.130.278 orang pada 2024, atau naik 22,6 persen. Pada semester I-2025, tercatat 632.961 orang turun di stasiun tersebut.

Pertumbuhan juga terlihat pada layanan Commuter Line. Pada 2023, volume pelanggan di Stasiun Bekasi tercatat 9.426.792 orang, meningkat menjadi 10.847.952 orang pada 2024, tumbuh 15,1 persen. Hingga 26 Agustus 2025, jumlahnya sudah mencapai 7.299.901 orang.

Sementara itu, pengguna Commuter Line lintas Cikarang yang melintas di Stasiun Bekasi mencapai 71.636.443 orang pada 2023, naik menjadi 84.426.385 orang pada 2024, atau tumbuh 17,9 persen. Pada Januari–Juli 2025, jumlahnya sudah menyentuh 48.380.869 orang.

Lonjakan ini menggambarkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan integrasi KA JJ dan Commuter Line di Bekasi.

Baca juga: Jalur KRL Tanah Abang–Palmerah Aman, Operasional Commuter Line Kembali Normal

Manfaat bagi masyarakat

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyebut kehadiran Stasiun Bekasi memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

“Banyak pelanggan kereta jarak jauh kini tidak perlu lagi menuju Stasiun Gambir atau Pasar Senen. Cukup berangkat dari Bekasi. Hal ini sangat membantu masyarakat urban yang tinggal di jalur Commuter Line Jabodetabek maupun mereka yang ingin melanjutkan perjalanan ke Manggarai atau Bandara Soekarno-Hatta melalui integrasi transportasi,” jelasnya.

Menurut Anne, KAI terus meningkatkan fasilitas publik agar inklusif dan ramah bagi semua kalangan.

Saat ini, Stasiun Bekasi sudah dilengkapi musala, toilet terawat, eskalator, lift, akses ramah disabilitas, hingga ruang khusus bagi ibu menyusui.

“Kami ingin pelanggan merasa nyaman sejak memasuki stasiun hingga perjalanan selesai. Inilah bagian dari tekad KAI menghadirkan layanan transportasi publik yang berkualitas,” tambahnya.

Sebagai informasi, kunjungan Dirut KAI ke Stasiun Bekasi juga menjadi sarana silaturahmi sekaligus apresiasi bagi para pekerja yang setiap hari menjaga kelancaran operasional dan perawatan sarana-prasarana.

Baca juga: Semen Indonesia Bangun Sarana dan Prasarana Air Bersih di Tuban Jawa Timur

“Dedikasi Insan KAI di lapangan adalah kunci keandalan layanan. Pelayanan prima hanya bisa diwujudkan jika pekerja memiliki semangat melayani. Dukungan penuh dari manajemen tentu akan semakin memotivasi kami untuk menjaga standar kelas dunia,” tutur Anne.

Terkini Lainnya
Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Kereta Api Indonesia
Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

Kereta Api Indonesia
Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Kereta Api Indonesia
Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Kereta Api Indonesia
Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa

KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa "Heritage", Siap Diuji Coba 2026

Kereta Api Indonesia
Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Kereta Api Indonesia
KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

Kereta Api Indonesia
Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Kereta Api Indonesia
Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Kereta Api Indonesia
Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Kereta Api Indonesia
Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Kereta Api Indonesia
KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

Kereta Api Indonesia
Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Kereta Api Indonesia
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com