KAI Serap 12,38 Juta Masukkan Pelanggan untuk Tingkatkan Layanan

Kompas.com - 18/07/2025, 20:26 WIB
Tsabita Naja,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menunjukkan komitmennya dalam menjadikan suara pelanggan sebagai fondasi untuk meningkatkan layanan.

Sejak 2020 hingga 2024, KAI telah mendengar, merespons, dan menindaklanjuti 12.385.270 interaksi pelanggan yang dikelola oleh Contact Center KAI 121 melalui kanal telepon, e-mail, media sosial, dan fitur chat di aplikasi Access by KAI.

KAI 121 merupakan layanan pelanggan yang beroperasi 24 jam setiap hari untuk memenuhi berbagai kebutuhan pelanggan, mulai dari informasi perjalanan, pemesanan tiket, penanganan keluhan, hingga layanan barang tertinggal (lost and found).

Layanan pelanggan KAI tidak hanya hadir secara daring, tetapi juga tersedia secara langsung di stasiun untuk membantu pelanggan yang mengalami kendala perjalanan. Namun, customer service di stasiun memiliki jam operasional tertentu.

Baca juga: KAI Hentikan Kereta Kelas Bisnis di Pulau Jawa, Kenapa?

"Layanan pelanggan KAI kini menjadi bagian strategis dalam pengambilan keputusan dan prioritas perbaikan layanan bagi pelanggan," ujar Vice President Public Relations KAI Anne Purba dalam keterangan resminya, Jumat (18/7/2025).

Beragam masukan yang disampaikan pelanggan melalui KAI 121 telah ditindaklanjuti melalui perbaikan nyata di lapangan.

Salah satunya adalah peningkatan sistem pemesanan tiket dan penyediaan informasi jadwal secara realtime untuk mempermudah pelanggan dalam merencanakan perjalanan.

Dari sisi sarana, KAI terus menyempurnakan rangkaian kereta dengan menghadirkan stainless steel new generation yang lebih nyaman dan aman.

Baca juga: Beginilah Cara KAI Menjaga Kebersihan Ribuan Rangkaian Kereta

Fasilitas di stasiun pun tak luput dari perhatian. Perbaikan dan pengembangan toilet serta ruang tunggu telah dilakukan KAI untuk menciptakan pengalaman yang lebih nyaman bagi para pelanggan.

Layanan lost and found juga dioptimalkan agar penanganan barang tertinggal lebih cepat dan terstruktur.

Selain itu, KAI mulai menerapkan teknologi face recognition di boarding gate sebagai bagian dari efisiensi layanan dan peningkatan keamanan.

Sementara itu, komitmen kepedulian KAI terhadap lingkungan diwujudkan melalui penyediaan water station di sejumlah stasiun untuk mendukung gerakan kurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Baca juga: 39 Stasiun Kereta Kini Punya Water Station, Traveler Bisa Isi Tumbler Gratis

“Setiap masukan yang kami terima melalui KAI121 menjadi bagian penting dari proses pembenahan layanan. Banyak perbaikan yang kami lakukan hari ini lahir dari apa yang disampaikan langsung oleh pelanggan,” ucap Anne.

Catatan interaksi KAI dengan pelanggan

KAI mencatat interaksi pelanggan melalui Contact Center 121 mengalami pertumbuhan yang signifikan dari tahun ke tahun.

Pada 2020, tercatat 2.258.052 interaksi, kemudian meningkat pada 2021 menjadi 2.336.162 interaksi.

Angka tersebut terus mengalami peningkatan, pada 2022 menyentuh 2.761.496 interaksi, lalu pada 2023 menjadi 2.895.134 interaksi dan 2.811.795 interaksi pada 2024.

Pada periode Januari hingga Juni 2025, KAI mencatat 1.580.684 interaksi yang mayoritas berasal dari kanal media sosial sebagai pilihan utama pelanggan untuk berkomunikasi dengan KAI.

Baca juga: KAI Properti Kantongi Pendapatan Rp 738,7 Miliar pada Semester I 2025

Pertumbuhan interaksi digital juga tercermin dari masifnya penggunaan aplikasi Access by KAI, yang kini menjadi ujung tombak transformasi layanan digital perseroan.

Pada semester I-2025, tercatat 12.644.411 transaksi tiket dilakukan melalui aplikasi yang setara dengan 72 persen dari total penjualan tiket.

Capaian tersebut membuktikan bahwa digitalisasi bukan hanya mendukung efisiensi, tetapi telah menjadi pilihan utama pelanggan.

Baca juga: Digitalisasi Bisa Dorong Sistem Pangan Berkelanjutan

Terkini Lainnya
Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Kereta Api Indonesia
Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

Kereta Api Indonesia
Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Kereta Api Indonesia
Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Kereta Api Indonesia
Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa

KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa "Heritage", Siap Diuji Coba 2026

Kereta Api Indonesia
Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Kereta Api Indonesia
KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

Kereta Api Indonesia
Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Kereta Api Indonesia
Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Kereta Api Indonesia
Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Kereta Api Indonesia
Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Kereta Api Indonesia
KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

Kereta Api Indonesia
Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Kereta Api Indonesia
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com