KOMPAS.com - Meski berada di tengah perayaan Lebaran, PT Kereta Api Indonesia (Persero) tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan yang melakukan perjalanan mudik.
Antusiasme masyarakat untuk bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman tercermin dari tingginya jumlah penumpang kereta api pada hari pertama Lebaran.
"Kami memahami bahwa Lebaran adalah momen istimewa bagi masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga. Oleh karena itu, KAI tetap beroperasi guna melayani pelanggan yang masih dalam perjalanan mudik," ujar Vice President Public Relations KAI Anne Purba.
Pada hari pertama Lebaran, Senin (31/3), berdasarkan data hingga pukul 07.00 WIB, dalam sehari KAI telah menjual sebanyak 157.231 tiket, terdiri dari 142.378 tiket Kereta Api Jarak Jauh (KA JJ) dan 14.853 tiket Kereta Api Lokal.
Angka ini masih berpotensi meningkat seiring dengan keberangkatan kereta api yang masih berlangsung hingga siang dan malam hari.
Sepanjang periode angkutan mudik Lebaran 2025, yaitu dari H-10 hingga H-1 Lebaran (21 - 30 Maret), KAI telah melayani 1.841.902 penumpang. Jumlah ini meningkat sebesar 8 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024, yang mencatatkan total 1.700.109 penumpang.
“Kami mengimbau para pelanggan untuk selalu waspada terhadap barang bawaan mereka dan tidak meninggalkan barang berharga tanpa pengawasan,” tambah Anne.
Untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan selama perjalanan, KAI juga mengingatkan pelanggan agar tidak membawa barang mewah atau perhiasan mencolok yang berpotensi menarik perhatian.
Langkah ini bertujuan untuk menjaga keamanan pribadi serta menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi semua pelanggan.
“KAI mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi mudik mereka. Kami akan terus berinovasi untuk meningkatkan layanan dan memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi masyarakat,” tutup Anne.