Hangatkan Suasana Ramadhan dan Idul Fitri, KAI Hadirkan Livery Tematik di Lokomotif hingga Kabin Penumpang

Kompas.com - 14/03/2025, 11:38 WIB
A P Sari,
I Jalaludin S

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menghadirkan nuansa Ramadhan dan Idul Fitri yang semakin meriah dengan pemasangan livery tematik Idul Fitri 1446 Hijriah (H) pada lokomotif, body eksterior kereta, dan kabin penumpang.

Livery tematik itu akan menghiasi perjalanan beberapa kereta api unggulan KAI, seperti KA Bima, Argo Semeru, KA Argo Wilis, KA Turangga, KA Blambangan Ekspres, KA Gajayana, dan KA Argo Dwipangga.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan, livery tematik Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini dirancang dengan lebih menarik jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Livery tersebut menampilkan karakter-karakter lucu yang menggambarkan suasana mudik Lebaran dengan kereta api.

"Dengan desain yang unik ini, diharapkan dapat memberikan kesan ceria dan bahagia bagi para pelanggan kereta api saat melakukan perjalanan mudik," ujarnya melalui siaran persnya, Jumat (14/3/2025).

Baca juga: KAI Beri Promo Tiket Kereta Mulai Rp 100.000, Ini Daftar 30 KA dari Jogja dan Solo

Desain livery itu merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf), Pionicorn, Komik Ga Jelas, serta karakter si Bedil dan Susi and Friend.

Dengan mengusung tema "Bersama KAI Menyambung Silaturahmi", KAI ingin menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih berwarna bagi pelanggan setia.

Contoh desain livery tematik Idul Fitri 1446 H tampak pada lokomotif yang menampilkan elemen-elemen khas Ramadhan dan Idul Fitri, seperti ketupat, masjid, serta motif-motif Islami lainnya.

Warna-warna cerah yang digunakan menciptakan nuansa penuh kegembiraan serta menyambut para pelanggan yang hendak pulang kampung untuk berkumpul dengan keluarga.

Kemudian, desain livery di body eksterior kereta mengisahkan perjalanan mudik dengan berbagai karakter yang sedang menikmati perjalanan menggunakan kereta api.

Baca juga: KAI Daop 6 Yogyakarta Hadirkan Promo Tiket Mudik Lebaran Mulai Rp 100.000, Catat Tanggalnya

Dengan ilustrasi yang dinamis, livery tersebut diharapkan dapat memberikan kesan hangat serta menyebarkan semangat kebersamaan kepada para penumpang.

KAI menghadirkan Livery Tematik Idul Fitri 1446 Hijriah untuk merayakan Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini.DOK. KAI KAI menghadirkan Livery Tematik Idul Fitri 1446 Hijriah untuk merayakan Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini.

Tak hanya di bagian luar, livery tematik juga diterapkan pada kabin penumpang untuk menghadirkan atmosfer Ramadhan dan Idul Fitri yang lebih mendalam.

Ornamen dekoratif serta ilustrasi menarik akan menemani para pelanggan sepanjang perjalanan mereka sehingga memberikan pengalaman mudik yang lebih menyenangkan.

Kehadiran karakter kartun Bedil dan Tuti dalam livery ini semakin menambah daya tarik visual. Karakter-karakter ini dikenal luas masyarakat dan diharapkan dapat memberikan kesan lebih dekat serta menghibur bagi penumpang, terutama anak-anak yang turut serta dalam perjalanan mudik.

Baca juga: KAI Setuju Lahan Dekat Rel Gang Royal Ditutup Permanen demi Cegah Prostitusi

Apresiasi kepada pelanggan

Anne menambahkan, pemasangan livery juga merupakan salah satu bentuk apresiasi KAI kepada para pelanggan setia yang memilih kereta api sebagai moda transportasi utama saat mudik Lebaran.

KAI, sebutnya, ingin menghadirkan pengalaman perjalanan yang tidak hanya nyaman dan aman, tetapi juga penuh keceriaan serta kenangan yang tak terlupakan.

"Dengan livery tematik ini, KAI juga ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama merayakan Ramdahan dan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan," katanya.

Anne juga berharap, momen mudik yang identik dengan silaturahmi dapat semakin berkesan dengan sentuhan kreatif dari KAI dan para kolaborator. 

Lebih lanjut, Anne mengatakan, KAI akan terus berinovasi menghadirkan berbagai program menarik guna meningkatkan kenyamanan dan kepuasan pelanggan.

Baca juga: Lahan KAI yang Jadi Tempat Prostitusi Gang Royal Sempat Dipagar, tapi Dibobol Warga

Beragam inisiatif, seperti promo mudik lebih awal dan Ramadan Festive, dirancang untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih menyenangkan dan terjangkau bagi masyarakat.

"Kami berkomitmen untuk selalu memberikan yang terbaik bagi pelanggan kami, baik dalam bentuk layanan maupun pengalaman perjalanan yang menyenangkan," ucapnya.

Terkini Lainnya
Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Kereta Api Indonesia
Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

Kereta Api Indonesia
Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Kereta Api Indonesia
Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Kereta Api Indonesia
Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa

KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa "Heritage", Siap Diuji Coba 2026

Kereta Api Indonesia
Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Kereta Api Indonesia
KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

Kereta Api Indonesia
Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Kereta Api Indonesia
Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Kereta Api Indonesia
Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Kereta Api Indonesia
Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Kereta Api Indonesia
KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

Kereta Api Indonesia
Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Kereta Api Indonesia
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com