Demi Layanan Kesehatan dan Pariwisata Lebih Baik, WIKA Bangun Rumah Sakit dan Jembatan Kaca

Kompas.com - 14/09/2024, 15:10 WIB
A P Sari

Penulis

KOMPAS.com - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA melalui konsorsium PP-WIKA ( WIKA KSO) ditunjuk Kementerian Kesehatan ( Kemenkes) untuk membangun Rumah Sakit Gedung Harapan Kita-Tokushukai.

Pengerjaan proyek dengan nilai kontrak Rp 863 miliar tersebut ditandai dengan penandatanganan kontrak bersama antara WIKA KSO dengan Kemenkes.

Adapun lingkup pekerjaan WIKA KSO pada proyek ini, meliputi persiapan struktur utama; penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (HSE); pekerjaan arsitektur, mechanical electrical and plumbing (MEP), information and communication technology (ICT), infrastruktur, dan landscape.

Dengan konsep smart hospital, gedung yang nantinya akan terdiri dari 20 lantai dan tiga basement tersebut akan menjadi pusat layanan kesehatan terintegrasi.

Baca juga: Rogoh Rp 896 Miliar, WIKA Bayar Kewajiban Obligasi dan Sukuk

Konsep itu nantinya akan menghubungkan sistem Kemenkes dengan Dinas Kesehatan, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, dan lembaga lainnya, untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih efisien dan efektif.

Direktur Utama (Dirut) WIKA Agung Budi Waskito atau Agung BW mengatakan, melihat rekam jejak WIKA dalam membangun rumah sakit sebelumnya, ia optimistis bahwa proyek RS Gedung Harapan Kita-Tokushukai akan terwujud dengan mutu yang baik.

Proyek jembatan kaca untuk pariwisata Bendungan Sukamahi

Selain proyek rumah sakit, WIKA juga menandatangani kontrak proyek pembangunan dan pengawasan Jembatan Kaca Bendungan Sukamahi senilai Rp 185 miliar dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Karena telah membantu pembangunan Bendungan Sukamahi sebelumnya, WIKA diyakini memiliki pemahaman mendalam soal kondisi geografis dan teknis di lokasi proyek.

Baca juga: Garap Bendungan Jenelata, WIKA Dapat Porsi Kontrak Rp 726 Miliar

"WIKA dinilai memiliki keunggulan dalam merancang dan membangun jembatan kaca yang terintegrasi dengan lingkungan sekitar," ungkap Agung BW.

Adapun Jembatan Kaca Bendungan Sukamahi dicanangkan memiliki panjang 275 meter dan diharapkan menarik wisatawan untuk berkunjung ke Bendungan Sukamahi.

"Untuk memastikan kelayakan kaca pada jembatan tersebut, akan dilakukan uji layak fungsi, evaluasi standar bangunan, dan standard operating procedure (SOP) teknis bangunan," lanjutnya.

Selain menarik wisatawan, jembatan kaca yang ditargetkan rampung pada Desember 2025 itu, diharapkan bisa membuka lapangan pekerjaan baru serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Baca juga: Hingga Juli 2024, Wika Raih Kontrak Baru Rp 11,59 Triliun

"Dengan membangun jembatan kaca ini, WIKA tidak hanya meningkatkan nilai estetika pada proyek tersebut, tetapi juga berkontribusi pada penyediaan sarana yang dapat memberikan nilai lebih bagi sektor pariwisata di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Barat,” ucap Agung BW.

Terkini Lainnya
Sambut Lebaran, WIKA Realty Tawarkan Promo Hotel dan Hunian dengan DP 0 Persen

Sambut Lebaran, WIKA Realty Tawarkan Promo Hotel dan Hunian dengan DP 0 Persen

Wijaya Karya
Transparansi Relokasi SDN Inpres Cikeusal, Wika Serang Panimbang Pastikan Tahapan Sesuai Aturan

Transparansi Relokasi SDN Inpres Cikeusal, Wika Serang Panimbang Pastikan Tahapan Sesuai Aturan

Wijaya Karya
Kolaborasi WIKA-WEGE Dukung Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara Modular di Aceh Tamiang

Kolaborasi WIKA-WEGE Dukung Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara Modular di Aceh Tamiang

Wijaya Karya
WIKA Laksanakan

WIKA Laksanakan "Topping Off" RSUD Bobong, Proyek Masuki Tahap Finishing

Wijaya Karya
Banjir Promo Nataru, Tol Serang–Panimbang Beri Hadiah Spesial bagi Wisatawan ke Banten

Banjir Promo Nataru, Tol Serang–Panimbang Beri Hadiah Spesial bagi Wisatawan ke Banten

Wijaya Karya
Dukung UMKM, WIKA dan WIKA Realty Proyeksikan Tamansari Laswi City Bandung Jadi “Pasar 1001 Malam”

Dukung UMKM, WIKA dan WIKA Realty Proyeksikan Tamansari Laswi City Bandung Jadi “Pasar 1001 Malam”

Wijaya Karya
WIKA dan WTJJ Ukir Kebanggaan Indonesia di Panggung Dunia melalui Inovasi dan Teknologi Kelas Dunia

WIKA dan WTJJ Ukir Kebanggaan Indonesia di Panggung Dunia melalui Inovasi dan Teknologi Kelas Dunia

Wijaya Karya
Presiden Prabowo Resmikan RSPON Jakarta Karya WIKA, Hadirkan Fasilitas Kesehatan Bertaraf Internasional

Presiden Prabowo Resmikan RSPON Jakarta Karya WIKA, Hadirkan Fasilitas Kesehatan Bertaraf Internasional

Wijaya Karya
Tol Serang-Panimbang Jadi Prioritas Nasional 2026, Ditargetkan Beroperasi Penuh 2027 

Tol Serang-Panimbang Jadi Prioritas Nasional 2026, Ditargetkan Beroperasi Penuh 2027 

Wijaya Karya
WIKA Raih Kontrak Baru Rp 4,78 Triliun, Perkuat Fondasi Bisnis Keberlanjutan

WIKA Raih Kontrak Baru Rp 4,78 Triliun, Perkuat Fondasi Bisnis Keberlanjutan

Wijaya Karya
Di Tengah Tantangan Sektor Konstruksi, Kinerja WIKA Tetap Optimal hingga Kuartal II-2025

Di Tengah Tantangan Sektor Konstruksi, Kinerja WIKA Tetap Optimal hingga Kuartal II-2025

Wijaya Karya
Libur Tiba, Jelajahi Destinasi Ikonik Banten lewat Tol Serang-Panimbang

Libur Tiba, Jelajahi Destinasi Ikonik Banten lewat Tol Serang-Panimbang

Wijaya Karya
Rayakan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, WSP Perkuat Komitmen ESG lewat Aksi Tanam Pohon

Rayakan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, WSP Perkuat Komitmen ESG lewat Aksi Tanam Pohon

Wijaya Karya
Lestarikan Budaya Lokal, Wika Serpan Hadirkan Gerbang Tol Berdesain Khas Baduy

Lestarikan Budaya Lokal, Wika Serpan Hadirkan Gerbang Tol Berdesain Khas Baduy

Wijaya Karya
Jadi yang Pertama, WEGE Raih Peringkat idBBB/Stable Outlook dari PEFINDO

Jadi yang Pertama, WEGE Raih Peringkat idBBB/Stable Outlook dari PEFINDO

Wijaya Karya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com