Lestarikan Budaya Lokal, Wika Serpan Hadirkan Gerbang Tol Berdesain Khas Baduy

Kompas.com - 21/05/2025, 15:00 WIB
I Jalaludin S,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Wijaya Karya Serang Panimbang ( Wika Serpan) akan menghadirkan desain gerbang tol baru yang terinspirasi dari arsitektur tradisional Suku Baduy

Penggunaan desain tersebut merupakan upaya memadukan pembangunan infrastruktur dengan pelestarian budaya lokal.

Dua Gerbang Tol Cikulur dan Cileles akan dibangun dengan sentuhan khas Baduy yang sederhana, tetapi sarat makna. 

Langkah tersebut bertujuan memperkenalkan dan melestarikan kekayaan budaya masyarakat Baduy kepada para pengguna jalan dan masyarakat luas. 

Desain gerbang tol itu mengadopsi elemen-elemen khas arsitektur Baduy, seperti bentuk atap yang unik dan ornamen-ornamen tradisional yang memiliki makna mendalam. 

Baca juga: WIKA Garap Dua Proyek Revitalisasi RSUD di Malut, Tuntas Akhir 2025

Selain itu, bahan bangunan juga akan menggunakan material alami, seperti kayu dan bambu dengan penyesuaian agar sesuai dengan standar keamanan dan ketahanan infrastruktur.

Direktur Teknik dan Operasi Wika Serpan Arso T Anggoro mengatakan, pihaknya ingin pengguna jalan tak hanya sampai ke tujuan dengan cepat, tetapi juga merasakan kekayaan budaya Banten yang luar biasa lewat desain tersebut. 

“Ini bukan sekadar gerbang tol, tetapi juga gerbang menuju pelestarian budaya dan dapat menjadi ikon yang membanggakan bagi Provinsi Banten,” ujarnya dalam siaran pers, Rabu (21/5/2025). 

Konsep desain itu diharapkan dapat memberikan pengalaman yang berbeda dan berkesan bagi para pengguna jalan. 

Baca juga: Wika Beton Raih Pendapatan Rp 871 Miliar, Swasta Sumbang 44,63 Persen

Tak hanya itu, desain tersebut juga diharapkan menjadi media edukasi yang efektif mengenai keunikan budaya Baduy dan menjadi representasi visual dari kekayaan budaya Banten yang patut untuk dilestarikan. 

WIKA Serpan meyakini, pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan harus selalu mempertimbangkan nilai-nilai lokal dan berkontribusi terhadap pengembangan wilayah. 

Inisiatif tersebut menjadi salah satu bentuk nyata dari pendekatan pembangunan yang inklusif, yakni menggabungkan aspek teknis, sosial, dan kultural secara harmonis. 

Untuk diketahui, Jalan Tol Serang-Panimbang merupakan bagian dari jaringan jalan tol yang terkoneksi dengan Jalan Tol Trans Jawa yang menghubungkan Jakarta, Serang, hingga Pandeglang. 

Jalan tol itu diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas wilayah Banten, khususnya di Banten Tengah dan Selatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di daerah tersebut. 

Baca juga: WIKA Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Hasilkan Multiplier Effect lewat Tol Akses Patimban

Terkini Lainnya
WIKA Laksanakan

WIKA Laksanakan "Topping Off" RSUD Bobong, Proyek Masuki Tahap Finishing

Wijaya Karya
Banjir Promo Nataru, Tol Serang–Panimbang Beri Hadiah Spesial bagi Wisatawan ke Banten

Banjir Promo Nataru, Tol Serang–Panimbang Beri Hadiah Spesial bagi Wisatawan ke Banten

Wijaya Karya
Dukung UMKM, WIKA dan WIKA Realty Proyeksikan Tamansari Laswi City Bandung Jadi “Pasar 1001 Malam”

Dukung UMKM, WIKA dan WIKA Realty Proyeksikan Tamansari Laswi City Bandung Jadi “Pasar 1001 Malam”

Wijaya Karya
WIKA dan WTJJ Ukir Kebanggaan Indonesia di Panggung Dunia melalui Inovasi dan Teknologi Kelas Dunia

WIKA dan WTJJ Ukir Kebanggaan Indonesia di Panggung Dunia melalui Inovasi dan Teknologi Kelas Dunia

Wijaya Karya
Presiden Prabowo Resmikan RSPON Jakarta Karya WIKA, Hadirkan Fasilitas Kesehatan Bertaraf Internasional

Presiden Prabowo Resmikan RSPON Jakarta Karya WIKA, Hadirkan Fasilitas Kesehatan Bertaraf Internasional

Wijaya Karya
Tol Serang-Panimbang Jadi Prioritas Nasional 2026, Ditargetkan Beroperasi Penuh 2027 

Tol Serang-Panimbang Jadi Prioritas Nasional 2026, Ditargetkan Beroperasi Penuh 2027 

Wijaya Karya
WIKA Raih Kontrak Baru Rp 4,78 Triliun, Perkuat Fondasi Bisnis Keberlanjutan

WIKA Raih Kontrak Baru Rp 4,78 Triliun, Perkuat Fondasi Bisnis Keberlanjutan

Wijaya Karya
Di Tengah Tantangan Sektor Konstruksi, Kinerja WIKA Tetap Optimal hingga Kuartal II-2025

Di Tengah Tantangan Sektor Konstruksi, Kinerja WIKA Tetap Optimal hingga Kuartal II-2025

Wijaya Karya
Libur Tiba, Jelajahi Destinasi Ikonik Banten lewat Tol Serang-Panimbang

Libur Tiba, Jelajahi Destinasi Ikonik Banten lewat Tol Serang-Panimbang

Wijaya Karya
Rayakan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, WSP Perkuat Komitmen ESG lewat Aksi Tanam Pohon

Rayakan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, WSP Perkuat Komitmen ESG lewat Aksi Tanam Pohon

Wijaya Karya
Lestarikan Budaya Lokal, Wika Serpan Hadirkan Gerbang Tol Berdesain Khas Baduy

Lestarikan Budaya Lokal, Wika Serpan Hadirkan Gerbang Tol Berdesain Khas Baduy

Wijaya Karya
Jadi yang Pertama, WEGE Raih Peringkat idBBB/Stable Outlook dari PEFINDO

Jadi yang Pertama, WEGE Raih Peringkat idBBB/Stable Outlook dari PEFINDO

Wijaya Karya
Inovasi WSP di Pembangunan Tol Serang-Panimbang:

Inovasi WSP di Pembangunan Tol Serang-Panimbang: "Erection" Jembatan dengan Teknik Khusus

Wijaya Karya
Sambut Mudik Lebaran 2025, WKSP Tingkatkan Layanan dan Fasilitas Tol Serang-Panimbang

Sambut Mudik Lebaran 2025, WKSP Tingkatkan Layanan dan Fasilitas Tol Serang-Panimbang

Wijaya Karya
Netro, Revolusi Sistem Hunian Modular Cerdas Berkonsep Net Zero Pertama di Indonesia

Netro, Revolusi Sistem Hunian Modular Cerdas Berkonsep Net Zero Pertama di Indonesia

Wijaya Karya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com