WEGE KSO Pecahkan 2 Rekor Muri dengan Proyek Hunian Modular TNI di IKN

Kompas.com - 02/08/2024, 18:19 WIB
DWN,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com – PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) KSO mencatatkan sejarah dengan memecahkan dua Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) melalui proyek Hunian Modular TNI (HMT) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim).

Proyek tersebut meraih dua rekor Muri yang membanggakan. Pertama, Pembangunan Hunian Modular Topping Off Tercepat. Dalam hal ini, WEGE menyelesaikan tahap topping off dalam waktu 16 jam, 3 menit, 40 detik, untuk bangunan seluas 2.246 meter persegi (m2).

Penggunaan teknologi canggih tersebut meminimalisisasi kebutuhan sumber daya dan perlengkapan, sehingga menghasilkan limbah yang sangat sedikit, mendukung prinsip zero waste.

Kedua, Pembangunan Hunian Modular Siap Huni Tercepat. WEGE berhasil menyelesaikan pembangunan hunian siap huni dengan luas yang sama, yaitu 2.246 m2, dalam waktu 180 jam, 3 menit, 17 detik. Ini berarti proyek memerlukan rata-rata waktu kerja 18 jam per hari dan mencatatkan rekor nasional baru.

Baca juga: Rekor Terbaru, Pengguna LRT Jabodebek Tembus 2 Juta Orang Selama Juli

Selain itu, WEGE juga memperoleh sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk bangunan HMT.

WEGE KSO dipercaya sebagai kontraktor pelaksana utama dalam proyek HMT di Ibu Kota Nusantara (IKN). Hunian ini dirancang untuk menjadi fasilitas pendukung dalam persiapan Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, yang akan diselenggarakan di IKN.

Seremoni penyerahan dua Rekor Muri dilaksanakan di lokasi proyek HMT-IKN, Jumat (2/8/2024).

Acara tersebut dihadiri oleh Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) VI/Mulawarman Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Tri Budi Utomo, Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Iwan Suprijanto.

Baca juga: Kementerian PUPR Gencarkan Semen Hijau, Semen Merah Putih Punya Ini

Hadir juga Direktur Operasi II PT Brantas Abipraya Purnomo, Senior Manager Muri Triyono, serta jajaran direksi WEGE, termasuk Direktur Utama (Dirut) Hadian Pramudita, Direktur Operasi I Bagus Tri Setyana, dan Direktur Operasi II Dwi Purnomo.

Proyek tersebut melibatkan pembangunan empat tower modular, terdiri dari tiga tower untuk prajurit dengan total 144 kamar dan satu tower VIP dengan 64 kamar.

Tower VIP dilengkapi dengan fasilitas pendukung, seperti kantin, kios, gudang laundry, ruang rapat, hall, dan kantor.

Lingkup pekerjaan WEGE mencakup MEP, infrastruktur umum, masjid, dan lanskap termasuk lapangan olahraga, dengan total luas area pembangunan mencapai 6,10 hektar (ha).

Baca juga: Mengapa Catur Termasuk Olahraga padahal Tidak Banyak Aktivitas Fisik? Ini 5 Alasannya

WEGE menggunakan modul tipe "WGF-Median" yang merupakan hasil inovasi dari divisi R&D Modular WEGE. Modul ini memungkinkan konstruksi cepat tanpa mengorbankan kualitas dan standar keselamatan.

Direktur Operasi I WEGE Bagus Tri Setyana mengungkapkan bahwa kecepatan proyek didorong oleh kepraktisan modul WGF tipe Median.

"Pengerjaan lantai dan plafon sudah menyatu dalam satu panel. Begitu terpasang, bangunan ruang langsung terbentuk dengan minimal sampah," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat.

Menurut Bagus produk tersebut merupakan bukti nyata dari dedikasi dan keahlian WEGE dalam inovasi teknologi off-site konstruksi modular.

Baca juga: Epson Umumkan Teknologi Printing Ramah Lingkungan

Dirut WEGE Hadian Pramudita menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian tersebut.

"Meraih Rekor Muri adalah bukti kerja keras dan keahlian tim kami. Kami bangga berkontribusi dalam pengembangan fasilitas perumahan TNI dan berkomitmen untuk terus memberikan solusi konstruksi unggulan,” tuturnya.

Catatan Rekor Muri proyek modular WEGE

Pencapaian terbaru WEGE dalam proyek HMT menambah daftar panjang Rekor Muri yang diraih perusahaan ini.

WEGE sebelumnya juga mencatatkan beberapa rekor penting dalam bidang konstruksi modular.

Baca juga: Nothing Sebut 100.000 Unit HP Modular CMF Phone 1 Terjual dalam 3 Jam

Pada 2023, WEGE memulai pekerjaan konstruksi di IKN dengan proyek Hunian Pekerja Konstruksi IKN dan meraih tiga Rekor Muri sekaligus:

Pertama, Pembangunan Modular 4 Lantai Pertama. Kedua, Bangunan Gedung Modular Pertama di IKN. Ketiga, Pembangunan Tower Hunian Pekerja Konstruksi dengan Kapasitas Besar Tercepat.

WEGE juga mencatatkan rekor lain dengan pembangunan Modular Pit Building di Mandalika International Street Circuit, yang merupakan fasilitas untuk pembalap dan tim resmi.

Proyek tersebut mencatat rekor sebagai "Pembangunan Gedung Pit Sistem Modular Tercepat di Sirkuit Bertaraf Internasional".

Baca juga: Siswa Indonesia Raih 5 Medali di Olimpiade Fisika Internasional 2024

Dalam waktu 21 hari, WEGE memasang 888 modul dengan panjang 350 meter (m) dan kapasitas 50 garasi.

Modular Pit Building terdiri dari tiga lantai, yaitu lantai dasar untuk garasi pebalap dan teknisi, lantai dua untuk area podium, tribun VVIP, dan media center, serta lantai tiga untuk fasilitas pendukung lainnya, dengan luas total 13.700 m2.

Selama pandemi Covid-19 pada 2020, WEGE juga berkontribusi secara signifikan dengan memecahkan rekor dalam pembangunan fasilitas kesehatan. WEGE memperoleh dua Rekor Muri.

Baca juga: Bimbel Ganesha Raih 2 Rekor Muri untuk Bimbel Terlama dan The Champion Race

Pertama, Pelaksana Alih Fungsi Rumah Sakit (RS) BUMN menjadi RS Rujukan Covid-19 Tercepat. Rekor ini didapat karena WEGE mampu menyediakan fasilitas kesehatan yang krusial di saat darurat.

Kedua, Pelaksana Pembangunan RS BUMN Rujukan Covid-19 Modular dengan Ruang Rawat Inap Terbanyak. Dalam hal ini, WEGE mampu mengatasi kebutuhan ruang rawat inap yang mendesak selama pandemi.

Terkini Lainnya
Transparansi Relokasi SDN Inpres Cikeusal, Wika Serang Panimbang Pastikan Tahapan Sesuai Aturan

Transparansi Relokasi SDN Inpres Cikeusal, Wika Serang Panimbang Pastikan Tahapan Sesuai Aturan

Wijaya Karya
Kolaborasi WIKA-WEGE Dukung Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara Modular di Aceh Tamiang

Kolaborasi WIKA-WEGE Dukung Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara Modular di Aceh Tamiang

Wijaya Karya
WIKA Laksanakan

WIKA Laksanakan "Topping Off" RSUD Bobong, Proyek Masuki Tahap Finishing

Wijaya Karya
Banjir Promo Nataru, Tol Serang–Panimbang Beri Hadiah Spesial bagi Wisatawan ke Banten

Banjir Promo Nataru, Tol Serang–Panimbang Beri Hadiah Spesial bagi Wisatawan ke Banten

Wijaya Karya
Dukung UMKM, WIKA dan WIKA Realty Proyeksikan Tamansari Laswi City Bandung Jadi “Pasar 1001 Malam”

Dukung UMKM, WIKA dan WIKA Realty Proyeksikan Tamansari Laswi City Bandung Jadi “Pasar 1001 Malam”

Wijaya Karya
WIKA dan WTJJ Ukir Kebanggaan Indonesia di Panggung Dunia melalui Inovasi dan Teknologi Kelas Dunia

WIKA dan WTJJ Ukir Kebanggaan Indonesia di Panggung Dunia melalui Inovasi dan Teknologi Kelas Dunia

Wijaya Karya
Presiden Prabowo Resmikan RSPON Jakarta Karya WIKA, Hadirkan Fasilitas Kesehatan Bertaraf Internasional

Presiden Prabowo Resmikan RSPON Jakarta Karya WIKA, Hadirkan Fasilitas Kesehatan Bertaraf Internasional

Wijaya Karya
Tol Serang-Panimbang Jadi Prioritas Nasional 2026, Ditargetkan Beroperasi Penuh 2027 

Tol Serang-Panimbang Jadi Prioritas Nasional 2026, Ditargetkan Beroperasi Penuh 2027 

Wijaya Karya
WIKA Raih Kontrak Baru Rp 4,78 Triliun, Perkuat Fondasi Bisnis Keberlanjutan

WIKA Raih Kontrak Baru Rp 4,78 Triliun, Perkuat Fondasi Bisnis Keberlanjutan

Wijaya Karya
Di Tengah Tantangan Sektor Konstruksi, Kinerja WIKA Tetap Optimal hingga Kuartal II-2025

Di Tengah Tantangan Sektor Konstruksi, Kinerja WIKA Tetap Optimal hingga Kuartal II-2025

Wijaya Karya
Libur Tiba, Jelajahi Destinasi Ikonik Banten lewat Tol Serang-Panimbang

Libur Tiba, Jelajahi Destinasi Ikonik Banten lewat Tol Serang-Panimbang

Wijaya Karya
Rayakan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, WSP Perkuat Komitmen ESG lewat Aksi Tanam Pohon

Rayakan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, WSP Perkuat Komitmen ESG lewat Aksi Tanam Pohon

Wijaya Karya
Lestarikan Budaya Lokal, Wika Serpan Hadirkan Gerbang Tol Berdesain Khas Baduy

Lestarikan Budaya Lokal, Wika Serpan Hadirkan Gerbang Tol Berdesain Khas Baduy

Wijaya Karya
Jadi yang Pertama, WEGE Raih Peringkat idBBB/Stable Outlook dari PEFINDO

Jadi yang Pertama, WEGE Raih Peringkat idBBB/Stable Outlook dari PEFINDO

Wijaya Karya
Inovasi WSP di Pembangunan Tol Serang-Panimbang:

Inovasi WSP di Pembangunan Tol Serang-Panimbang: "Erection" Jembatan dengan Teknik Khusus

Wijaya Karya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com