PTPP Fasilitasi 4.000 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2025

Kompas.com - 01/04/2025, 14:19 WIB
HTRMN,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.comPT Pembangunan Perumahan (PP) (Persero) Tbk atau PTPP memfasilitasi lebih dari 4.000 pemudik dalam program Mudik Gratis BUMN 2025.

Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo mengatakan, keterlibatan perusahaannya dalam program tahunan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian kepada pekerja proyek dan masyarakat sekitar.

“Kami ingin memastikan para pekerja dan masyarakat sekitar proyek kami dapat mudik dengan selamat dan nyaman,” ujar Joko dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (1/4/2025).

Ia menambahkan, PTPP berkomitmen untuk terus mendukung program mudik bersama yang diinisiasi oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Selaras dengan tema program Mudik Gratis BUMN 2025, yakni "Mudik Aman Sampai Tujuan", PTPP menyediakan moda transportasi bus dengan standar kenyamanan dan keselamatan tinggi.

Baca juga: Raih 3 Penghargaan Bergengsi, PTPP Buktikan Bisa Inovatif dan Visioner di Industri Konstruksi

Pemudik diberangkatkan ke berbagai kota di Pulau Jawa dan Sumatera, tidak hanya dari titik utama program, seperti Gelora Bung Karno (GBK) Senayan dan Kantor Pusat PTPP di Jakarta, tetapi juga langsung dari sejumlah lokasi proyek yang sedang berlangsung.

Langkah itu bertujuan mempermudah pekerja untuk mudik tanpa harus berpindah lokasi lebih dulu.

Acara pelepasan pemudik yang berlangsung pada Kamis (27/3/2025) turut dihadiri Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, serta jajaran direksi BUMN peserta program.

Erick menyebut, mudik gratis BUMN tak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk menekan risiko kecelakaan lalu lintas.

Tahun ini, lanjut Erick, sebanyak 104.000 pemudik diberangkatkan oleh 83 BUMN menggunakan beragam moda transportasi, seperti 1.372 bus, 92 rangkaian kereta api, dan 29 kapal laut.

“Pergeseran dari kendaraan roda dua ke moda yang lebih aman seperti bus dan kereta meningkat hingga 50 persen. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan perjalanan,” lanjutnya.

Baca juga: Minim Mudik Gratis Imbas Efisiensi Anggaran, Pemudik Motor Naik Dua Kali Lipat

Program Mudik Gratis BUMN 2025 juga didukung oleh kebijakan lintas sektor yang menambah kenyamanan perjalanan.

Beberapa di antaranya, yaitu diskon tiket pesawat hingga 13 persen, potongan harga tiket kereta api sebesar 25 persen, dan pengurangan tarif tol hingga 20 persen.

Dengan kolaborasi tersebut, PTPP bersama BUMN lainnya berharap bisa menghadirkan pengalaman mudik yang lebih aman, nyaman, dan membahagiakan bagi masyarakat.

Terkini Lainnya
Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Aceh dan Sumut, PT PP Fokus Tangani Akses Vital

Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Aceh dan Sumut, PT PP Fokus Tangani Akses Vital

PT PP (Persero) Tbk
Dorong Pemerataan Layanan Pendidikan, PT PP Garap Proyek Sekolah Rakyat Bengkulu Rp 501,99 Miliar

Dorong Pemerataan Layanan Pendidikan, PT PP Garap Proyek Sekolah Rakyat Bengkulu Rp 501,99 Miliar

PT PP (Persero) Tbk
PT PP Rampungkan Proyek BTN Ecopark Gandul Tahap 1 Senilai Rp 322,9 Miliar

PT PP Rampungkan Proyek BTN Ecopark Gandul Tahap 1 Senilai Rp 322,9 Miliar

PT PP (Persero) Tbk
PT PP Borong 3 Proyek Triliunan Rupiah, Fondasi Kelembagaan Negara di IKN Resmi Dibangun

PT PP Borong 3 Proyek Triliunan Rupiah, Fondasi Kelembagaan Negara di IKN Resmi Dibangun

PT PP (Persero) Tbk
Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, PT PP Tingkatkan Fungsi PPID

Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, PT PP Tingkatkan Fungsi PPID

PT PP (Persero) Tbk
PT PP: Revitalisasi Teriminal 1C Bandara Soekarno-Hatta Masuki Tahap Akhir

PT PP: Revitalisasi Teriminal 1C Bandara Soekarno-Hatta Masuki Tahap Akhir

PT PP (Persero) Tbk
Perkuat Keberlanjutan hingga Gunakan Teknologi AI, PT PP Raih Tiga Penghargaan Nasional

Perkuat Keberlanjutan hingga Gunakan Teknologi AI, PT PP Raih Tiga Penghargaan Nasional

PT PP (Persero) Tbk
PT PP Targetkan Pembangunan Pelabuhan Patimban Senilai Rp 5,48 Triliun Rampung Lebih Cepat

PT PP Targetkan Pembangunan Pelabuhan Patimban Senilai Rp 5,48 Triliun Rampung Lebih Cepat

PT PP (Persero) Tbk
Diresmikan Presiden Prabowo, PT PP Hadirkan Wajah Baru Stasiun Tanah Abang

Diresmikan Presiden Prabowo, PT PP Hadirkan Wajah Baru Stasiun Tanah Abang

PT PP (Persero) Tbk
Perkuat Peran di IKN, PT PP Teken Kontrak Pembangunan Jalan Kawasan Yudikatif Senilai Rp 1,97 Triliun

Perkuat Peran di IKN, PT PP Teken Kontrak Pembangunan Jalan Kawasan Yudikatif Senilai Rp 1,97 Triliun

PT PP (Persero) Tbk
PT PP Wujudkan Pembangunan Hijau lewat Inovasi dan Efisiensi Energi

PT PP Wujudkan Pembangunan Hijau lewat Inovasi dan Efisiensi Energi

PT PP (Persero) Tbk
Pecahkan Rekor Muri, PT PP Bangun Masjid dengan Menara Jam Analog Terbesar di Indonesia

Pecahkan Rekor Muri, PT PP Bangun Masjid dengan Menara Jam Analog Terbesar di Indonesia

PT PP (Persero) Tbk
Perluas Akses Air Bersih, PT PP Teken Kontrak Proyek Pengaliran Air Baku Senilai Rp 822,3 Miliar

Perluas Akses Air Bersih, PT PP Teken Kontrak Proyek Pengaliran Air Baku Senilai Rp 822,3 Miliar

PT PP (Persero) Tbk
PTPP Perkuat Tata Kelola dan Transparansi untuk Jaga Kepercayaan Investor dan Mitra Bisnis

PTPP Perkuat Tata Kelola dan Transparansi untuk Jaga Kepercayaan Investor dan Mitra Bisnis

PT PP (Persero) Tbk
Tinjau Bendungan Way Apu Maluku, Wapres Gibran Harap Bendungan Rampung Tepat Waktu

Tinjau Bendungan Way Apu Maluku, Wapres Gibran Harap Bendungan Rampung Tepat Waktu

PT PP (Persero) Tbk
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com