Bendungan Leuwikeris Diresmikan Jokowi, PTPP Kerjakan Proyek Senilai Rp 1,61 Triliun 

Kompas.com - 30/08/2024, 11:26 WIB
I Jalaludin S,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Badan usaha milik negara (BUMN) konstruksi terkemuka, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk ( PTPP), menyelesaikan pembangunan Bendungan Leuwikeris.

Presiden Joko Widodo ( Jokowi) meresmikan bendungan tersebut dengan seremoni penancapan kujang dan penandatanganan prasasti di Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (29/8/2024).

Jokowi mengatakan, peresmian Bendungan Leuwikeris menjadi salah satu sumber daya air yang penting untuk dikelola dan dimanfaatkan sebaik-baiknya. 

“Alhamdulillah pada siang ini Bendungan Leuwikeris yang dibangun sejak 2016 bisa diresmikan. Dari 44 bendungan yang sudah saya resmikan, ini adalah bendungan  yang menelan biaya paling besar, Rp 3,5 triliun,” ucapnya dalam siaran pers.

Jokowi menyebutkan, dari total biaya tersebut, bendungan Leuwikeris memiliki luas genangan dan volume daya tampung yang besar.

Bendungan tersebut memiliki manfaat untuk irigasi, air baku, dan manfaat  lainnya yang sangat penting bagi masyarakat Jawa Barat. 

Baca juga: PTPP Optimistis Capai Target Kontrak Baru Rp 32 Triliun pada Akhir 2024

Sementatra itu, Direktur Operasi Bidang Infrastruktur PTPP Yul Ari Pramuraharjo mengatakan, Bendungan Leuwikeris adalah salah satu bendungan yang termasuk pada Proyek Strategis Nasional (PSN).

Dalam hal ini, PTPP telah selesai mengerjakan proyek tersebut, sebagaimana PSN lainnya yang diresmikan Jokowi, seperti Bendungan Lolak, Bendungan Tiu Suntuk, dan Bendungan Tamblang. 

“Alhamdulillah, semua proyek-proyek bendungan yang diselesaikan memiliki kualitas baik, tepat waktu, dan zero accident,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memberikan tulisan testimoni untuk proyek Bendungan Leuwikeris bahwa kualitas produk PTPP “OK”. 

“Tentunya, saya sangat bangga dengan seluruh tim proyek Bendungan Leuwikeris dan menunjukan bahwa perseroan dapat mengemban amanah dalam pembangunan infrastruktur nasional,” tutur Ari. 

Baca juga: Proyek IKN Sumbang Hampir Separuh Revenue PTPP pada Semester I-2024

Adapun proyek Bendungan Leuwikeris adalah salah satu PSN yang diselesaikan PTPP di Jawa Barat. 

PTPP mengerjakan paket 1, paket 6, dan paket 7 dengan nilai kontrak Rp 1.61 triliun yang menyerap jumlah tenaga kerja masyarakat sekitar kurang lebih 590 pekerja. 

Bendungan Leuwikeris berlokasi 135 kilometer (km) dari Kota Bandung dan memiliki manfaat irigasi untuk mensuplai jaringan Daerah Irigasi (DI) Lakbok Utara di Ciamis seluas 6.600 hektar (ha) dan DI Manganti di Cilacap seluas 4.616 ha. 

Bendungan itu memiliki manfaat cadangan air baku 845 liter per detik, mereduksi banjir, menjadi pembangkit tenaga listrik 2 x 10 megawatt, serta manfaat pariwisata, perikanan, dan konservatif air tanah. 

Bendungan itu memiliki kapasitas tampung sebesar 81 juta meter kubik dan memiliki luas genangan sebesar 243 ha. 

Baca juga: Di Balik Perayaan HUT Ke-79 RI di IKN, PTPP Punya Andil dalam Proyek Strategis

Turut hadir dalam acara peresmian tersebut Ibu Negara Iriana, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto, Bupati Ciamis Engkus Sutisna, Direktur Operasi Bidang Infrastruktur PTPP Yul Ari Pramuraharjo, Direktur Utama Adhi Karya Entus Asnawi, dan Direktur Utama PT Waskita Karya Muhammad Hanugroho. 

Terkini Lainnya
Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Aceh dan Sumut, PT PP Fokus Tangani Akses Vital

Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Aceh dan Sumut, PT PP Fokus Tangani Akses Vital

PT PP (Persero) Tbk
Dorong Pemerataan Layanan Pendidikan, PT PP Garap Proyek Sekolah Rakyat Bengkulu Rp 501,99 Miliar

Dorong Pemerataan Layanan Pendidikan, PT PP Garap Proyek Sekolah Rakyat Bengkulu Rp 501,99 Miliar

PT PP (Persero) Tbk
PT PP Rampungkan Proyek BTN Ecopark Gandul Tahap 1 Senilai Rp 322,9 Miliar

PT PP Rampungkan Proyek BTN Ecopark Gandul Tahap 1 Senilai Rp 322,9 Miliar

PT PP (Persero) Tbk
PT PP Borong 3 Proyek Triliunan Rupiah, Fondasi Kelembagaan Negara di IKN Resmi Dibangun

PT PP Borong 3 Proyek Triliunan Rupiah, Fondasi Kelembagaan Negara di IKN Resmi Dibangun

PT PP (Persero) Tbk
Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, PT PP Tingkatkan Fungsi PPID

Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, PT PP Tingkatkan Fungsi PPID

PT PP (Persero) Tbk
PT PP: Revitalisasi Teriminal 1C Bandara Soekarno-Hatta Masuki Tahap Akhir

PT PP: Revitalisasi Teriminal 1C Bandara Soekarno-Hatta Masuki Tahap Akhir

PT PP (Persero) Tbk
Perkuat Keberlanjutan hingga Gunakan Teknologi AI, PT PP Raih Tiga Penghargaan Nasional

Perkuat Keberlanjutan hingga Gunakan Teknologi AI, PT PP Raih Tiga Penghargaan Nasional

PT PP (Persero) Tbk
PT PP Targetkan Pembangunan Pelabuhan Patimban Senilai Rp 5,48 Triliun Rampung Lebih Cepat

PT PP Targetkan Pembangunan Pelabuhan Patimban Senilai Rp 5,48 Triliun Rampung Lebih Cepat

PT PP (Persero) Tbk
Diresmikan Presiden Prabowo, PT PP Hadirkan Wajah Baru Stasiun Tanah Abang

Diresmikan Presiden Prabowo, PT PP Hadirkan Wajah Baru Stasiun Tanah Abang

PT PP (Persero) Tbk
Perkuat Peran di IKN, PT PP Teken Kontrak Pembangunan Jalan Kawasan Yudikatif Senilai Rp 1,97 Triliun

Perkuat Peran di IKN, PT PP Teken Kontrak Pembangunan Jalan Kawasan Yudikatif Senilai Rp 1,97 Triliun

PT PP (Persero) Tbk
PT PP Wujudkan Pembangunan Hijau lewat Inovasi dan Efisiensi Energi

PT PP Wujudkan Pembangunan Hijau lewat Inovasi dan Efisiensi Energi

PT PP (Persero) Tbk
Pecahkan Rekor Muri, PT PP Bangun Masjid dengan Menara Jam Analog Terbesar di Indonesia

Pecahkan Rekor Muri, PT PP Bangun Masjid dengan Menara Jam Analog Terbesar di Indonesia

PT PP (Persero) Tbk
Perluas Akses Air Bersih, PT PP Teken Kontrak Proyek Pengaliran Air Baku Senilai Rp 822,3 Miliar

Perluas Akses Air Bersih, PT PP Teken Kontrak Proyek Pengaliran Air Baku Senilai Rp 822,3 Miliar

PT PP (Persero) Tbk
PTPP Perkuat Tata Kelola dan Transparansi untuk Jaga Kepercayaan Investor dan Mitra Bisnis

PTPP Perkuat Tata Kelola dan Transparansi untuk Jaga Kepercayaan Investor dan Mitra Bisnis

PT PP (Persero) Tbk
Tinjau Bendungan Way Apu Maluku, Wapres Gibran Harap Bendungan Rampung Tepat Waktu

Tinjau Bendungan Way Apu Maluku, Wapres Gibran Harap Bendungan Rampung Tepat Waktu

PT PP (Persero) Tbk
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com