Srikandi PLN Wujudkan Rumah Impian Warga Desa Kuala Dua, Kalbar

Kompas.com - 09/01/2025, 13:55 WIB
I Jalaludin S,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Raut muka bercampur haru dan bahagia terpancar dari wajah Syamsuriati Ningsih (50) dan suaminya, Hasan Basri (53), warga Desa Kuala Dua, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar) yang kini memiliki rumah impian. 

Srikandi atau pegawai perempuan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) se-Kalimantan berdonasi secara kolektif demi menghadirkan rumah layak bagi pasangan suami istri itu melalui program Bedah Rumah.

Ketua Umum Srikandi PLN, Sinthya Roesly mengatakan, PLN tidak hanya mendukung masyarakat melalui layanan kelistrikan, tetapi juga melalui program-program yang langsung menyentuh kebutuhan warga.

Dia mengatakan, Srikandi PLN berkomitmen memberikan dampak positif bagi masyarakat di sekitar perusahaan. 

“Melalui Srikandi PLN, kami menghadirkan kado akhir tahun yang diharapkan membawa kebahagiaan dan kehidupan lebih baik bagi warga," jelasnya dalam siaran pers, Kamis (9/1/2025).  

Baca juga: Ada 513.000 Pelanggan PLN Kaltimra yang Manfaatkan Diskon 50 persen

Hal tersebut dikatakan Sinthya Roesly dalam acara peletakan batu pertama program Bedah Rumah oleh Srikandi PLN Group Kalimantan Barat di  Desa Kuala Dua, Kubu Raya, Selasa (31/12/2024).

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Kalbar, Joice Lanny Wantania yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, program Bedah Rumah adalah salah satu bentuk kepedulian sosial yang diberikan Srikandi PLN. 

Dia berharap, program itu dapat memberikan perubahan positif, inspirasi, dan kebahagiaan bagi warga Kalbar secara langsung. 

Joice menegaskan, Bedah Rumah tersebut mencerminkan perhatian PLN kepada masyarakat yang membutuhkan. 

“Kami berharap bantuan ini tidak hanya memberikan kenyamanan fisik, tetapi juga harapan baru bagi keluarga penerima manfaat," tuturnya.

Sementara itu, Hasan Basri mengatakan, penghasilannya sebagai sopir truk yang tidak menentu membuat ia dan keluarganya bertahun-tahun tinggal di rumah yang jauh dari kata layak. 

Namun, berkat program Bedah Rumah Srikandi PLN, kini impian mereka mendapatkan rumah layak akan terwujud. 

“Berkat kerja keras dan komitmen Srikandi PLN akhirnya saya dan keluarga bisa memiliki tempat tinggal yang aman, nyaman dan layak huni," ujar Hasan.

Baca juga: Ada 513.000 Pelanggan PLN Kaltimra yang Manfaatkan Diskon 50 persen

Kepala Desa Kuala Dua, Abas, mengapresiasi kehadiran Srikandi PLN di desanya. Ia menilai, program itu menunjukkan kepedulian PLN dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di desa.

"Kami sangat menghargai langkah nyata dari Srikandi PLN. Bantuan ini menjadi wujud perhatian besar kepada warga kami yang kurang mampu. Semoga ke depannya program seperti ini akan terus berlanjut," ujarnya. 

Terkini Lainnya
PLN Gandeng Kader Posyandu di Tangerang Jadi Agen Edukasi Keselamatan Listrik

PLN Gandeng Kader Posyandu di Tangerang Jadi Agen Edukasi Keselamatan Listrik

PLN
Percepat Pemerataan Akses Listrik, PLN Genjot Program Lisdes dan BPBL

Percepat Pemerataan Akses Listrik, PLN Genjot Program Lisdes dan BPBL

PLN
Sistem Kelistrikan Jawa Mulai Pulih, PLN Sebut Pemadaman Bergilir Berhasil Diminimalisasi

Sistem Kelistrikan Jawa Mulai Pulih, PLN Sebut Pemadaman Bergilir Berhasil Diminimalisasi

PLN
RUPS PLN Resmi Rombak Kursi Direksi, Ini Daftar Lengkapnya

RUPS PLN Resmi Rombak Kursi Direksi, Ini Daftar Lengkapnya

PLN
Mengenal Tim ERS PLN, Pasukan Tanggap Darurat Pemulihan Sistem Kelistrikan

Mengenal Tim ERS PLN, Pasukan Tanggap Darurat Pemulihan Sistem Kelistrikan

PLN
PLN Gelar Promo JUNIVAGANZA, Beli Token Rp 50.000 Bisa Dapat Voucher Listrik Rp 10.000

PLN Gelar Promo JUNIVAGANZA, Beli Token Rp 50.000 Bisa Dapat Voucher Listrik Rp 10.000

PLN
Listrik Sumatera Kembali Normal, Dirut PLN Turun Langsung Kawal Pemulihan Sistem

Listrik Sumatera Kembali Normal, Dirut PLN Turun Langsung Kawal Pemulihan Sistem

PLN
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal

Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal

PLN
Cukup 20 Menit, Sinergi PLN, MEBI, dan Huawei Percepat Pengisian Mobil Listrik

Cukup 20 Menit, Sinergi PLN, MEBI, dan Huawei Percepat Pengisian Mobil Listrik

PLN
Sinergi PLN dan Kementerian ESDM Hadirkan Listrik bagi 750 Keluarga Prasejahtera di Bengkulu

Sinergi PLN dan Kementerian ESDM Hadirkan Listrik bagi 750 Keluarga Prasejahtera di Bengkulu

PLN
Lebih dari 390.000 Pelaku Usaha Agrikultur dan Kelautan Adopsi Teknologi Listrik PLN

Lebih dari 390.000 Pelaku Usaha Agrikultur dan Kelautan Adopsi Teknologi Listrik PLN

PLN
PLN Mobile Perkuat Ekosistem EV Berbasis Green Energy, dari Home Charging hingga SPKLU

PLN Mobile Perkuat Ekosistem EV Berbasis Green Energy, dari Home Charging hingga SPKLU

PLN
PLN Berikan 3 Tips Aman dari Bahaya Listrik saat Cuaca Ekstrem

PLN Berikan 3 Tips Aman dari Bahaya Listrik saat Cuaca Ekstrem

PLN
ICONNET Beri Diskon hingga 75 Persen bagi Pelanggan Terdampak Bencana di Sumatera

ICONNET Beri Diskon hingga 75 Persen bagi Pelanggan Terdampak Bencana di Sumatera

PLN
Penjualan REC PLN Tumbuh 19,65 Persen, Industri Berat dan Manufaktur Besar Jadi Pendorong Utama

Penjualan REC PLN Tumbuh 19,65 Persen, Industri Berat dan Manufaktur Besar Jadi Pendorong Utama

PLN
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com