KOMPAS.com – PT Perusahaan Gas Negara ( PGN) Tbk selaku subholding gas Pertamina kembali membuktikan perannya sebagai tulang punggung ketahanan energi nasional.
Kali ini, PGN mengomersialkan stranded gas atau gas bumi terisolasi yang sebelumnya dinilai tidak ekonomis dari Lapangan Sengeti untuk dialirkan ke jaringan distribusi domestik.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya PGN dalam menghadirkan solusi energi sekaligus menjaga keandalan pasokan gas bumi nasional.
Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman mengatakan, pemanfaatan stranded gas merupakan salah satu strategi PGN untuk menyediakan pasokan gas bumi bagi pelanggan domestik di tengah berbagai tantangan.
“Gas dari Lapangan Sengeti akan menambah pasokan gas pipa. PGN memastikan kesiapan infrastruktur maupun komersial sesuai dengan standar dan ketentuan yang berlaku,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (22/6/2026).
Baca juga: PGN Gandeng Kementerian ESDM Perluas Akses Gas Bumi di Yogyakarta lewat Inovasi CNG Clustering
Fajriyah menjelaskan, pemanfaatan gas dari Lapangan Sengeti juga memberikan nilai tambah bagi perusahaan. Salah satunya melalui pengembangan bisnis pemrosesan gas atau gas processing di lapangan tersebut.
Menurutnya, keberhasilan PGN memanfaatkan gas dari Lapangan Sengeti diharapkan dapat memberikan efek berantai yang positif bagi para pemangku kepentingan.
Pemanfaatan gas dari lapangan yang sebelumnya dinilai kurang menarik secara ekonomi juga diharapkan dapat mendukung target pemerintah dalam meningkatkan lifting gas bumi, sekaligus mendorong daya tarik investasi dan eksplorasi.
Fajriyah menegaskan, PGN berkomitmen memperoleh pasokan gas bumi dari berbagai sumber atau multisource untuk menjaga keandalan pasokan.
Upaya tersebut dilakukan dengan tetap mengoptimalkan sumber daya domestik.
“Lapangan Sengeti menjadi wujud kolaborasi yang sinergis dengan dukungan dari pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan lainnya demi memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia,” tuturnya.
Baca juga: PGN Targetkan 3.008 Sambungan GasKita di Cirebon pada 2026
Dalam proses penyediaan pasokan, PGN menjembatani tantangan yang ada dengan mengintegrasikan potensi pasokan dari lapangan Sengeti ke dalam jaringan distribusi gas bumi PGN.
Adapun potensi pasokan gas dari Lapangan Sengeti sekitar 5 million standard cubic feet per day (MMSCFD).
Tambahan pasokan itu diproyeksikan dapat dialirkan paling cepat pada kuartal IV 2028 untuk memenuhi kebutuhan energi pelanggan industri dan pembangkit listrik.
Terobosan tersebut juga diharapkan dapat memberikan pemasukan bagi negara, mendukung pemerintah dalam pengembangan lapangan gas, serta menjamin keamanan pasokan gas bumi yang berkelanjutan untuk kebutuhan domestik.
Baca juga: PGN Gelar Bedah Dapur GasKita 2026, Pelanggan Baru Berkesempatan Dapat Renovasi