PGN Raih 2 Penghargaan di TOP GRC 2019, Apa Rahasianya?

Kompas.com - 23/08/2019, 16:59 WIB
Mikhael Gewati

Penulis


KOMPAS.com
- Pada Penghargaan TOP GRC 2019 yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (22/08/2019), PT Perusahaan Gas Negara ( PGN) Tbk meraih dua apresiasi sekaligus.

Perusahaan plat merah itu meraih penghargaan sebagai TOP GRC 2019 #4 Stars, sedangkan penghargaan ditujukan kepada Direktur Utama PGN Gigih Prakoso Soewarto.  Ia dinobatkan sebagai The Most Committed GRC Leaders 2019 

Terkait penghargaan tersebut, Gigih mengaku bersyukur dan bangga atas penghargaan yang berhasil diraih PGN dalam ajang Top GRC 2019. 

"Ini merupakan hasil kerjasama dan bukti komitmen seluruh insan PGN untuk menjalankan tata kelola perusahaan yang baik di setiap proses bisnis perusahaan," jelas Gigih Prakoso di Jakarta, Kamis (22/8/2019), seperti dalam keterangan tertulisnya.

Baca juga: Raih Pendapatan Rp 25,4 Triliun, PGN Siap Optimalkan Penggunaan Gas

Perlu diketahui, TOP GRC 2019 merupakan ajang penilaian untuk Governance, Risk & Compliance terintegrasi yang diimplementasikan perusahaan dalam rangka pencapaian tujuannya. 

Mengusung tema "Sustaining Through Integrated GRC", TOP GRC 2019 melibatkan 500 perusahaan di Indonesia. Penilaian dilakukan oleh tim independen yang berlangsung sejak Februari-Juli 2019.

Sementara itu, Sekretaris PGN Rachmat Hutama membocorkan alasan mengapa perusahaannya bisa menggondol 2 penghargaan di TOP GRC 2019.

Ini karena, kata dia, PGN senantiasa menjalankan tata kelola perusahaan yang baik dalam seluruh proses bisnis. Hal ini juga berlaku terhadap entitas anak perusahaan PGN.

"Komitmen inilah yang semakin memperkuat posisi PGN sebagai pionir pemaanfaatan gas bumi selama lebih dari setengah abad ini," kata Rachmat.

Lebih lanjut Rachmat menegaskan, PGN secara rutin setiap minggu melakukan pemantauan dan assessment kinerja seluruh pekerja, baik di operasional kantor pusat, area serta perwakilan luar negeri terkait dengan kinerja pekerja tersebut.

Baca juga: Gara-gara Inovatif, PGN Sabet IDX Channel Awards 2019

Seluruh pekerja wajib melakukan assessment ini dengan menjawab kuesioner yang dikirimkan melalui media elektronik. Dalam prosesnya, setiap kepala bagian bidang masing-masing wajib mengetahui kinerja Sumber Daya Manusia (SDM)-nya.

Dengan assessment ini, kinerja setiap pekerja dapat dipantau, sehingga pemenuhan terhadap Key Performance Indicators (KPI) dapat dimonitor.

"Assessment ini akan mendorong setiap pekerja untuk terus mencapai level terbaiknya. Perusahaan juga memberikan reward and punishment sesuai dengan kinerja yang terukur dengan parameter yang jelas," tambah Rachmat.

Sebagai sub holding gas, PGN telah membangun dan mengelola jaringan gas sepanjang 10 ribu kilometer (km) dan pipa jaringan gas rumah tangga sepanjang 3.838 km.

Pengelolaan niaga gas bumi mencapai 900-950 Billion British Thermal Unit per Day (BBTUD) dengan jumlah pelanggan lebih dari 300.000 dari berbagai segmen pasar, mulai UMKM, industri, rumah tangga, kelistrikan hingga transportasi.

Terkini Lainnya
Ubah

Ubah "Stranded Gas" Jadi Energi Bernilai, PGN Amankan Pasokan Baru dari Lapangan Sengeti

PGN
PGN Gandeng Kementerian ESDM Perluas Akses Gas Bumi di Yogyakarta lewat Inovasi CNG Clustering

PGN Gandeng Kementerian ESDM Perluas Akses Gas Bumi di Yogyakarta lewat Inovasi CNG Clustering

PGN
PGN Targetkan 3.008 Sambungan GasKita di Cirebon pada 2026

PGN Targetkan 3.008 Sambungan GasKita di Cirebon pada 2026

PGN
PGN Gelar Bedah Dapur GasKita 2026, Pelanggan Baru Berkesempatan Dapat Renovasi

PGN Gelar Bedah Dapur GasKita 2026, Pelanggan Baru Berkesempatan Dapat Renovasi

PGN
Sabet HR Asia Awards 2026, PGN Ungkap Strategi Jaga Loyalitas 2.700 Karyawan

Sabet HR Asia Awards 2026, PGN Ungkap Strategi Jaga Loyalitas 2.700 Karyawan

PGN
SAKA Kantongi Restu Pengembangan Lapangan Ronggolawe, Produksi Diproyeksikan Capai 5.126 BOPD

SAKA Kantongi Restu Pengembangan Lapangan Ronggolawe, Produksi Diproyeksikan Capai 5.126 BOPD

PGN
PGN Gandeng Pertagas Resmikan CISEM II, Perkuat Fondasi Bisnis dan Infrastruktur Energi

PGN Gandeng Pertagas Resmikan CISEM II, Perkuat Fondasi Bisnis dan Infrastruktur Energi

PGN
PGN Kuasai 91 Persen Pasar Gas Nasional, Perkuat Fondasi Pertumbuhan Jangka Panjang

PGN Kuasai 91 Persen Pasar Gas Nasional, Perkuat Fondasi Pertumbuhan Jangka Panjang

PGN
PGN Bagikan Dividen Rp 3 Triliun, Pertahankan Rasio Pembayaran 80 Persen

PGN Bagikan Dividen Rp 3 Triliun, Pertahankan Rasio Pembayaran 80 Persen

PGN
Gebrakan PGN di IPA Convex 2026, Siap Garap Studi Transportasi CO2 untuk Pengembangan Blue Ammonia 

Gebrakan PGN di IPA Convex 2026, Siap Garap Studi Transportasi CO2 untuk Pengembangan Blue Ammonia 

PGN
Optimalkan Pemanfaatan Gas Domestik, PGN Siap Serap Pasokan LNG dari Proyek Abadi Blok Masela

Optimalkan Pemanfaatan Gas Domestik, PGN Siap Serap Pasokan LNG dari Proyek Abadi Blok Masela

PGN
Siasat PGN di IPA Convex 2026, Perkuat Pasokan Gas Nasional lewat Jalur Pipa dan LNG

Siasat PGN di IPA Convex 2026, Perkuat Pasokan Gas Nasional lewat Jalur Pipa dan LNG

PGN
PGN Perkuat Infrastruktur dan Kolaborasi, Hadapi Tantangan Bisnis 2026

PGN Perkuat Infrastruktur dan Kolaborasi, Hadapi Tantangan Bisnis 2026

PGN
PGN SOR III Area Kalimantan Tingkatkan Kesadaran Keamanan Penggunaan Gas Bumi bagi Masyarakat Tarakan

PGN SOR III Area Kalimantan Tingkatkan Kesadaran Keamanan Penggunaan Gas Bumi bagi Masyarakat Tarakan

PGN
SPBG Ngagel Layani Kebutuhan Bahan Bakar Gas Masyarakat Surabaya

SPBG Ngagel Layani Kebutuhan Bahan Bakar Gas Masyarakat Surabaya

PGN
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com