Utamakan Keselamatan di Tengah Eskalasi Geopolitik, PIEP Relokasi 19 Pekerja dari Basra dan Dubai

Kompas.com - 12/03/2026, 17:15 WIB
Tsabita Naja,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP) berhasil merelokasi 11 perwira (Pertamina Wira/pekerja) yang bekerja di Basra, Irak dan 8 orang di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Proses evakuasi dari Basra, Irak ke Jakarta membutuhkan waktu minimal 14 hari.

Relokasi memakan waktu panjang karena adanya penutupan sejumlah bandara internasional, seperti di Kuwait City, Dubai, dan Doha. 

Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Awang Lazuardi mengatakan bahwa kondisi geopolitik yang dinamis memengaruhi operasi Pertamina di Irak.

Baca juga: Amerika Perang Lagi di Irak Lawan Musuh Lama, Memori 2003 Terulang

“Alhamdulillah karena koordinasi yang sangat baik dari PIEP, PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Pertamina, serta dukungan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di sejumlah negara, teman-teman bisa pulang dengan selamat,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (12/3/2026).

Sementara itu, Direktur Utama PIEP Syamsu Yudha menegaskan bahwa keselamatan perwira merupakan prioritas utama perusahaan.

PIEP menjalankan seluruh prosedur health, safety, security, and environment (HSSE) serta business continuity plan (BCP) secara disiplin dan terkoordinasi dengan Pertamina holding, subholding upstream, dan otoritas terkait.

Baca juga: Peringati Bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Patra Budayakan HSSE

“Kami juga terus memonitor situasi secara real-time guna memastikan perlindungan optimal bagi seluruh personel,” kata Syamsu.

Ia menegaskan bahwa pihaknya melakukan asesmen contingency plan rute evakuasi untuk memudahkan evakuasi jika ada penutupan airspace.

Respons cepat PIREP

PT Pertamina Irak Eksplorasi dan Produksi (PIREP) bergerak cepat dengan mengaktifkan Emergency Response Team (ERT) setelah menerima informasi terkait serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran.

Baca juga: Seberapa Siap RI Hadapi Krisis Pasokan Minyak akibat Perang Iran?

Selain melakukan pemantauan intensif, PIREP juga memperkuat komunikasi dan koordinasi strategis dengan KBRI Baghdad, Kuwait City, Riyadh, Abu Dhabi, serta Kemenlu untuk memonitor perkembangan situasi dan mengantisipasi dinamika keamanan di Timur Tengah.

Adapun proses evakuasi perwira PIREP dimulai dengan perjalanan darat dari Basra menuju perbatasan di Safwan dan masuk ke negara Kuwait, dilanjutkan menuju Dammam, Saudi Arabia. 

Selanjutnya, seluruh personel menempuh perjalanan udara dari Dammam menuju Jeddah dan dilanjutkan ke Indonesia. Sebagian personel tiba di Jakarta pada 10 Maret 2026, sedangkan sisanya baru tiba 11 Maret 2026.

Baca juga: Kemenhaj-KJRI Kawal Kepulangan Jemaah Umrah di Bandara Jeddah

Proses evakuasi tim Pertamina yang cepat dan sigap mendapat apresiasi dari para diaspora yang bekerja untuk oil company lain. Pertamina dinilai sangat mengutamakan keselamatan pekerjanya.

Tak hanya memastikan keselamatan personel, PIEP juga menghubungi keluarga seluruh perwira PIREP untuk menyampaikan kondisi terkini secara langsung, sekaligus menyediakan saluran komunikasi hotline 24 jam untuk memastikan keluarga memperoleh informasi dan dukungan yang diperlukan.

Terkini Lainnya
Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Sukses Digelar, Dukung Motorsport dan Pembalap Muda Indonesia

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Sukses Digelar, Dukung Motorsport dan Pembalap Muda Indonesia

Pertamina
Sediakan Kredit Karbon, Pertamina NRE Dukung Kampanye IDXCarbon

Sediakan Kredit Karbon, Pertamina NRE Dukung Kampanye IDXCarbon "Aku Net-Zero Hero"

Pertamina
Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026, Bukti Konsistensi Dukungan Pertamina dan Keseriusan Pemain

Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026, Bukti Konsistensi Dukungan Pertamina dan Keseriusan Pemain

Pertamina
Ketahanan Stok BBM Papua Tembus 20 Hari, Komisaris Pertamina Jamin Pasokan Energi Aman Terkendali

Ketahanan Stok BBM Papua Tembus 20 Hari, Komisaris Pertamina Jamin Pasokan Energi Aman Terkendali

Pertamina
Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga, Pertamina Sebar 118.000 Paket Sembako

Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga, Pertamina Sebar 118.000 Paket Sembako

Pertamina
Perluas Akses Layanan Kesehatan Perempuan, Pertamina Serahkan 1 Mobil Mamografi kepada YKPI

Perluas Akses Layanan Kesehatan Perempuan, Pertamina Serahkan 1 Mobil Mamografi kepada YKPI

Pertamina
Kurangi Impor BBM, Proyek Bioetanol Lampung Siap Jadi Senjata Baru Energi RI

Kurangi Impor BBM, Proyek Bioetanol Lampung Siap Jadi Senjata Baru Energi RI

Pertamina
Utamakan Keselamatan di Tengah Eskalasi Geopolitik, PIEP Relokasi 19 Pekerja dari Basra dan Dubai

Utamakan Keselamatan di Tengah Eskalasi Geopolitik, PIEP Relokasi 19 Pekerja dari Basra dan Dubai

Pertamina
Pastikan Stok BBM Aman Jelang Mudik 2026, Komisaris Utama Pertamina Tinjau SPBU KM 57

Pastikan Stok BBM Aman Jelang Mudik 2026, Komisaris Utama Pertamina Tinjau SPBU KM 57

Pertamina
Pertamina Resmi Operasikan Satgas Rafi 2026, Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman

Pertamina Resmi Operasikan Satgas Rafi 2026, Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman

Pertamina
UMKM Binaan Pertamina Raup Omzet hingga Dua Kali Lipat di SMEXPO Ramadan 2026

UMKM Binaan Pertamina Raup Omzet hingga Dua Kali Lipat di SMEXPO Ramadan 2026

Pertamina
Ramadhan Berkah, Pertamina Ajak Puluhan UMKM Aktif dan Berdaya

Ramadhan Berkah, Pertamina Ajak Puluhan UMKM Aktif dan Berdaya

Pertamina
Lewat Monitoring Pertamina Digital Hub, Pertamina Jaga Pasokan Energi Nasional

Lewat Monitoring Pertamina Digital Hub, Pertamina Jaga Pasokan Energi Nasional

Pertamina
Masyarakat Antusias Mudik Gratis, Tiket Mudik Bareng Pertamina 2026 Ludes

Masyarakat Antusias Mudik Gratis, Tiket Mudik Bareng Pertamina 2026 Ludes

Pertamina
Program UMiMAX Pertamina Bantu Korban PHK Bangkit dan Berbagi Harapan

Program UMiMAX Pertamina Bantu Korban PHK Bangkit dan Berbagi Harapan

Pertamina
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com