KOMPAS.com - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan (Iwan Bule) melakukan kunjungan kerja lapangan ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum ( SPBU) Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Senin (9/3/2026).
Kunjungan yang menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadhan 1447 Hijriah (H) tersebut bertujuan memastikan ketersediaan stok bahan bakar minyak ( BBM) serta kesiapan sarana dan fasilitas untuk kenyamanan pemudik menjelang arus mudik Idul Fitri 2026.
“Saya turun langsung ke lapangan hari ini untuk memastikan tidak ada hambatan sekecil apa pun dalam distribusi. Setiap tetes BBM harus sampai ke tangan konsumen dengan lancar. SPBU KM 57 ini adalah titik vital, maka ketersediaan stok dan kecepatan pelayanan di sini menjadi prioritas utama,” ujar Iwan Bule dalam siaran persnya, Selasa (10/3/2026).
Baca juga: Mudik Idul Fitri 1447 H Tanpa Was-was, Pertamina Siagakan 2.074 SPBU 24 Jam dan 6.300 Agen LPG
Selain memantau aspek teknis seperti tangki timbun dan area dispenser BBM, ia juga memeriksa fasilitas penunjang yang berdampak langsung terhadap kenyamanan pemudik, seperti kebersihan fasilitas mushala, toilet, dan ketersediaan air bersih yang akan menampung lonjakan ribuan pengunjung.
Tak hanya itu, Iwan Bule turut meninjau kesiapan layanan pembayaran nontunai untuk mempercepat proses pengisian dan meminimalkan antrean, kesiapan posko kesehatan, serta kesiagaan petugas lapangan dalam mengatur kelancaran arus lalu lintas di area SPBU.
Sebagai bentuk dukungan moral, ia juga berdialog dan memberikan apresiasi kepada para operator serta petugas lapangan yang akan tetap bersiaga selama masa libur Idul Fitri.
Baca juga: Pertamina Resmi Operasikan Satgas Rafi 2026, Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman
“Dedikasi rekan-rekan di lapangan adalah kunci. Berikan pelayanan terbaik dengan senyuman, namun saya instruksikan dengan tegas agar aspek health, safety, security, and environment (HSSE) tetap menjadi prioritas utama. Tidak ada toleransi untuk masalah keselamatan di tengah kepadatan arus nanti,” tegas Iwan Bule.
Sementara itu, Vice President (VP) Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menyampaikan bahwa kehadiran jajaran manajemen Pertamina di lokasi krusial merupakan bentuk komitmen penuh perusahaan dalam menjaga ketahanan energi nasional.
"Memastikan ketersediaan energi dan kesiapan layanan bagi para pemudik telah menjadi fokus utama seluruh manajemen dan perwira Pertamina," ungkapnya.
Baca juga: Rest Area Fungsional di Tol Cipali, Pemudik Bisa Istirahat 30 Menit
Baron menambahkan, kehadiran komisaris utama yang meninjau lokasi secara langsung bertujuan memberikan semangat tambahan bagi petugas di lapangan, sekaligus memastikan bahwa pengawasan berjalan ketat agar masyarakat dapat mudik dengan tenang dan nyaman.
Untuk menghadapi proyeksi lonjakan volume kendaraan pada mudik 2026, Pertamina juga telah menyiagakan layanan ekstra, mulai dari layanan Pertamina Delivery Service (pesan antar BBM), mobil tangki kantong (SPBU Kantong), hingga penempatan SPBU modular di titik-titik strategis untuk memecah kepadatan.