Diskon Listrik Dongkrak Layanan Home Charging PLN, Pengguna Tembus 70.250 pada 2025

Kompas.com - 09/02/2026, 12:00 WIB
Tsabita Naja,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN mencatat lonjakan minat masyarakat terhadap layanan Home Charging Services ( HCS) PLN sepanjang 2025.

Hingga akhir 2025, sebanyak 70.250 pelanggan telah menggunakan layanan HCS. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan 2024 dengan total 32.215 pelanggan.

Pertumbuhan layanan HCS didorong oleh berbagai program stimulus PLN, seperti promo diskon 50 persen untuk biaya pasang baru maupun tambah daya listrik, serta diskon tarif tenaga listrik sebesar 30 persen bagi pengisian daya pada pukul 22.00–05.00 WIB, yang berlaku sejak 1 Juli 2025 hingga 30 Juni 2026.

Sepanjang 2025, PLN juga mencatat peningkatan jumlah stasiun pengisian kendaraan listrik umum ( SPKLU) sebesar 44 persen. Pada 2024, PLN memiliki 3.223 unit SPKLU. Kini, PLN bersama mitra telah menghadirkan 4.655 mesin SPKLU.

Baca juga: China Punya Jutaan SPKLU, Terbanyak di Dunia

Penambahan SPKLU bertujuan mendukung kenyamanan pengguna kendaraan listrik (electric vehicle/EV) agar tidak perlu khawatir kehabisan daya di tengah perjalanan.

Tak hanya menambah SPKLU, PLN juga memperluas jangkauannya hingga ke 3.007 titik lokasi, meningkat dibandingkan 2024 yang mencapai 2.192 titik.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa peningkatan jumlah SPKLU merupakan komitmen perseroan dalam mendukung instruksi pemerintah untuk mempercepat ekosistem EV di Tanah Air. Hal ini selaras dengan agenda transisi energi untuk menekan emisi karbon di sektor transportasi.

"Sejalan dengan instruksi pemerintah untuk mendorong adopsi EV di Tanah Air, PLN berkomitmen penuh menjadi garda terdepan dalam menyediakan infrastruktur charging station yang andal," ujar Darmawan dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (9/2/2026).

Baca juga: PLN Mobile Perkuat Ekosistem EV Berbasis Green Energy, dari Home Charging hingga SPKLU

Dengan ketersediaan SPKLU yang semakin masif dan merata, lanjut dia, PLN ingin memberikan rasa aman serta kenyamanan bagi masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik.

Sementara itu, Direktur Retail dan Niaga PLN Adi Priyanto menyampaikan bahwa pihaknya juga terus berupaya melakukan pemutakhiran teknologi pada SPKLU.

Ia menjelaskan, kini telah tersedia 633 unit ultra fast charging, 482 unit fast charging, 2.681 unit medium charging, serta 859 unit standard charging.

"Kami tidak hanya fokus di kuantitas, tetapi juga kualitas layanan. Hadirnya teknologi pengisian daya yang lebih cepat diharapkan dapat mengurangi range anxiety para pengguna EV," jelas Adi.

Baca juga: PLN Sebut 80 Persen Pengguna EV Mengecas di Rumah, Bukan di SPKLU

Selain memperkuat infrastruktur fisik, PLN juga mengoptimalkan layanan digital Electric Vehicle Digital Services (EVDS) pada aplikasi PLN Mobile untuk mendukung operasional pengguna.

Melalui fitur Trip Planner, pengguna kendaraan listrik dapat merencanakan rute perjalanan dengan mempertimbangkan jarak tempuh dan lokasi SPKLU.

Selain itu, terdapat pula fitur AntreEV yang membantu pengguna mengatur antrean pengisian daya agar layanan tetap tertib di tengah lonjakan mobilitas. 

"Seiring dengan ekosistem EV yang terus bertumbuh, kami akan terus meningkatkan kesiapan layanan pengisian kendaraan listrik melalui penguatan infrastruktur di berbagai wilayah dan layanan digital yang semakin solid," tutur Adi.

Baca juga: Spesifikasi Sementara Wuling Eksion EV dan PHEV

Terkini Lainnya
Diskon Listrik Dongkrak Layanan Home Charging PLN, Pengguna Tembus 70.250 pada 2025

Diskon Listrik Dongkrak Layanan Home Charging PLN, Pengguna Tembus 70.250 pada 2025

Pertamina
Digemari Pembeli Asing hingga Tembus Transaksi Miliaran, UMKM Binaan Pertamina Laris Manis di Inacraft 2026

Digemari Pembeli Asing hingga Tembus Transaksi Miliaran, UMKM Binaan Pertamina Laris Manis di Inacraft 2026

Pertamina
Biorefinery Cilacap Milik Pertamina Olah Jelantah Jadi Bioavtur demi Langit Biru Indonesia

Biorefinery Cilacap Milik Pertamina Olah Jelantah Jadi Bioavtur demi Langit Biru Indonesia

Pertamina
UMiMAX Pertamina, “Jalan Ninja” Pelaku Usaha Kecil untuk Berdikari dan Berdaya

UMiMAX Pertamina, “Jalan Ninja” Pelaku Usaha Kecil untuk Berdikari dan Berdaya

Pertamina
Makin Serius Garap Energi Ramah Lingkungan, Dua Proyek Hijau Pertamina Diresmikan Danantara

Makin Serius Garap Energi Ramah Lingkungan, Dua Proyek Hijau Pertamina Diresmikan Danantara

Pertamina
Merger Bisnis Hilir, Pertamina Pastikan Pasokan Energi Lebih Andal dan Terjangkau

Merger Bisnis Hilir, Pertamina Pastikan Pasokan Energi Lebih Andal dan Terjangkau

Pertamina
Perkuat Kiprah Global, Perwira Pertamina Pimpin Tim Multinasional di Aljazair

Perkuat Kiprah Global, Perwira Pertamina Pimpin Tim Multinasional di Aljazair

Pertamina
Pertamina Hulu Energi Catat Kinerja Positif Sepanjang 2025, Perkuat Produksi dan Cadangan Migas

Pertamina Hulu Energi Catat Kinerja Positif Sepanjang 2025, Perkuat Produksi dan Cadangan Migas

Pertamina
Pertamina NRE Resmi Catat Kepemilikan 20 Persen Saham CREC di Bursa Efek Filipina

Pertamina NRE Resmi Catat Kepemilikan 20 Persen Saham CREC di Bursa Efek Filipina

Pertamina
Jakarta Pertamina Enduro Sapu Bersih 2 Laga pada Pekan Keempat Proliga 2026

Jakarta Pertamina Enduro Sapu Bersih 2 Laga pada Pekan Keempat Proliga 2026

Pertamina
Infrastruktur Terintegrasi Pertamina di Indramayu Perkuat Keandalan dan Layanan Energi di Jabar hingga Jakarta

Infrastruktur Terintegrasi Pertamina di Indramayu Perkuat Keandalan dan Layanan Energi di Jabar hingga Jakarta

Pertamina
Mengintip Pengujian Berlapis BBM Pertamina di Integrated Terminal Balongan

Mengintip Pengujian Berlapis BBM Pertamina di Integrated Terminal Balongan

Pertamina
Perkuat Hilirisasi Petrokimia Nasional, Polytama Andalkan Bahan Baku Kilang Pertamina

Perkuat Hilirisasi Petrokimia Nasional, Polytama Andalkan Bahan Baku Kilang Pertamina

Pertamina
Kenal Lebih Dekat Terminal Khusus Kilang Balongan, Penopang Distribusi Energi Indonesia

Kenal Lebih Dekat Terminal Khusus Kilang Balongan, Penopang Distribusi Energi Indonesia

Pertamina
PT Kilang Pertamina Internasional dan PT Garam Perkuat Sinergi Hilirisasi Garam

PT Kilang Pertamina Internasional dan PT Garam Perkuat Sinergi Hilirisasi Garam

Pertamina
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com