Merger Bisnis Hilir, Pertamina Pastikan Pasokan Energi Lebih Andal dan Terjangkau

Kompas.com - 05/02/2026, 10:13 WIB
I Jalaludin S,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Di tengah situasi geopolitik global dan volatilitas harga energi dunia, PT Pertamina (Persero) terus melanjutkan transformasi untuk memperkuat perannya sebagai badan usaha milik negara (BUMN) energi. 

Upaya itu dilakukan dalam menjaga ketahanan energi nasional dengan mengintegrasikan bisnis hilir ke dalam satu entitas terpadu.

Salah satu upaya itu diwujudkan melalui penyatuan subholding yang bergerak di sektor hilir, yaitu PT Pertamina Patra Niaga (PPN), PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), dan segmen bisnis PT Pertamina International Shipping (PIS).

Ketiga anak perusahaan itu bergabung (merger) untuk menjadi subholding downstream

Saat ini, PPN menjadi entitas penerima penggabungan. Penggabungan ini dilakukan melalui proses evaluasi yang mendalam termasuk melalui tahapan benchmarking terhadap perusahaan oil company sejenis lainnya.

Baca juga: Pertamina Temukan Upaya Pencurian Minyak Mentah di Sumatera Selatan

Penyatuan itu akan menciptakan ekosistem bisnis yang berkesinambungan, mengintegrasikan proses pengolahan bahan bakar di kilang, distribusi energi ke seluruh wilayah Indonesia, hingga pemasaran produk yang memenuhi kebutuhan masyarakat.

Dengan terintegrasinya rantai pasok hilir, Pertamina memastikan ketersediaan energi (availability) yang lebih andal, aksesibilitas (accessibility) yang menjangkau seluruh pelosok negeri, produk energi yang memenuhi kebutuhan masyarakat dan lingkungan (acceptability), serta harga yang kompetitif (affordability). 

Selain itu, integrasi tersebut mempercepat transisi energi melalui pengembangan portofolio bahan bakar rendah karbon (sustainability). 

Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri mengungkapkan, integrasi itu bertujuan meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat kepastian pasokan energi nasional, serta meningkatkan daya saing perusahaan. 

Dengan sistem yang terintegrasi, koordinasi antarfungsi berjalan lebih cepat, pengambilan keputusan lebih efektif, dan investasi yang lebih optimal.

Baca juga: Dongkrak Produksi Migas, Pertamina EP Pangkalan Susu Bor Sumur Baru

“Di tengah perubahan geopolitik, tuntutan transisi energi, dan persaingan global yang semakin ketat. Indonesia membutuhkan Pertamina yang lincah, kuat, dan terintegrasi,” kata Simon dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (5/2/2026). 

Dia mengatakan, ketika kilang, distribusi, dan logistik serta pemasaran bekerja sebagai satu sistem, perusahaan dapat menghilangkan redundansi, mempercepat layanan, dan menghadirkan pasokan energi yang andal dari Sabang sampai Merauke.

Melalui subholding downstream, Pertamina menargetkan transformasi dalam lini bisnisnya, khususnya yang terkait dengan peningkatan pelayanan ke masyarakat. 

Integrasi yang dilakukan tidak akan mengganggu pelayanan terhadap masyarakat maupun terhadap mitra bisnis dan pekerja.

Sebaliknya, integrasi itu menargetkan penyediaan energi yang semakin amdal untuk masyarakat melalui peningkatan kolaborasi lintas divisi serta memberikan dampak yang lebih besar bagi bangsa dan generasi mendatang dengan semangat Energizing Indonesia. 

Baca juga: Dugaan Minyak Rusia Masuk RI, Pertamina Tegaskan Impor Sesuai Aturan

Dukung swasembada energi

Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menyatakan, langkah itu menjadi bukti nyata komitmen Pertamina dalam mengimplementasikan Asta Cita swasembada energi. 

"Integrasi bisnis hilir berlaku per 1 Februari 2026 ini bukan sekadar perubahan organisasi, melainkan upaya penguatan fondasi untuk menjadikan Pertamina sebagai soko guru bangsa dalam penyediaan energi,” ujarnya. 

Baron mengatakan, dengan proses bisnis yang lebih efisien dan terintegrasi, Pertamina memastikan pelayanan energi kepada masyarakat Indonesia semakin optimal dan tangguh dalam menghadapi tantangan global. 

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). 

Baca juga: Dugaan Minyak Rusia Masuk RI, Pertamina Tegaskan Impor Sesuai Aturan

Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip environmental, social, and governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi.

Selain itu, Pertamina juga berkoordinasi dengan Danantara Indonesia dalam mendukung pelaksanaan program tersebut.

Terkini Lainnya
Visi Direktur Pertamina: Transformasi Pertamina Melalui Green Leadership dan Dekarbonisasi

Visi Direktur Pertamina: Transformasi Pertamina Melalui Green Leadership dan Dekarbonisasi

Pertamina
Pertamina Raih Anugerah Avirama Nawasena 2026 atas Inovasi Produk Berkelanjutan

Pertamina Raih Anugerah Avirama Nawasena 2026 atas Inovasi Produk Berkelanjutan

Pertamina
PLN Hadirkan Fitur Simulasi Biaya, Transaksi Lebih Pasti dan Aman Tanpa Perantara

PLN Hadirkan Fitur Simulasi Biaya, Transaksi Lebih Pasti dan Aman Tanpa Perantara

Pertamina
Debut di Inacraft 2026, UMKM Binaan Pertamina Bukukan Transaksi Rp 10,4 Miliar

Debut di Inacraft 2026, UMKM Binaan Pertamina Bukukan Transaksi Rp 10,4 Miliar

Pertamina
Hari Pers Nasional 2026, Pertamina Dorong Peran Media Lawan Hoaks dan “Scam” Digital

Hari Pers Nasional 2026, Pertamina Dorong Peran Media Lawan Hoaks dan “Scam” Digital

Pertamina
Diskon Listrik Dongkrak Layanan Home Charging PLN, Pengguna Tembus 70.250 pada 2025

Diskon Listrik Dongkrak Layanan Home Charging PLN, Pengguna Tembus 70.250 pada 2025

Pertamina
Digemari Pembeli Asing hingga Tembus Transaksi Miliaran, UMKM Binaan Pertamina Laris Manis di Inacraft 2026

Digemari Pembeli Asing hingga Tembus Transaksi Miliaran, UMKM Binaan Pertamina Laris Manis di Inacraft 2026

Pertamina
Biorefinery Cilacap Milik Pertamina Olah Jelantah Jadi Bioavtur demi Langit Biru Indonesia

Biorefinery Cilacap Milik Pertamina Olah Jelantah Jadi Bioavtur demi Langit Biru Indonesia

Pertamina
UMiMAX Pertamina, “Jalan Ninja” Pelaku Usaha Kecil untuk Berdikari dan Berdaya

UMiMAX Pertamina, “Jalan Ninja” Pelaku Usaha Kecil untuk Berdikari dan Berdaya

Pertamina
Makin Serius Garap Energi Ramah Lingkungan, Dua Proyek Hijau Pertamina Diresmikan Danantara

Makin Serius Garap Energi Ramah Lingkungan, Dua Proyek Hijau Pertamina Diresmikan Danantara

Pertamina
Merger Bisnis Hilir, Pertamina Pastikan Pasokan Energi Lebih Andal dan Terjangkau

Merger Bisnis Hilir, Pertamina Pastikan Pasokan Energi Lebih Andal dan Terjangkau

Pertamina
Perkuat Kiprah Global, Perwira Pertamina Pimpin Tim Multinasional di Aljazair

Perkuat Kiprah Global, Perwira Pertamina Pimpin Tim Multinasional di Aljazair

Pertamina
Pertamina Hulu Energi Catat Kinerja Positif Sepanjang 2025, Perkuat Produksi dan Cadangan Migas

Pertamina Hulu Energi Catat Kinerja Positif Sepanjang 2025, Perkuat Produksi dan Cadangan Migas

Pertamina
Pertamina NRE Resmi Catat Kepemilikan 20 Persen Saham CREC di Bursa Efek Filipina

Pertamina NRE Resmi Catat Kepemilikan 20 Persen Saham CREC di Bursa Efek Filipina

Pertamina
Jakarta Pertamina Enduro Sapu Bersih 2 Laga pada Pekan Keempat Proliga 2026

Jakarta Pertamina Enduro Sapu Bersih 2 Laga pada Pekan Keempat Proliga 2026

Pertamina
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com