Biorefinery Cilacap Milik Pertamina Olah Jelantah Jadi Bioavtur demi Langit Biru Indonesia

Kompas.com - 08/02/2026, 14:29 WIB
Erlangga Satya Darmawan,
Agung Dwi E

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pertamina terus memperkuat perannya dalam mendukung transisi dan swasembada energi nasional melalui pengembangan proyek Bioavtur/Biorefinery Cilacap. Fasilitas ini memproduksi sustainable aviation fuel (SAF) berbahan baku used cooking oil (UCO).

Proyek tersebut merupakan kelanjutan dari keberhasilan phase 1 revamp Treated Distillate Hydrotreating (TDHT) Cilacap yang mengolah bahan baku minyak jelantah menjadi SAF melalui skema co-processing.

Dengan pembangunan Biorefinery Cilacap Phase 2, kapasitas produksi SAF yang sebelumnya mencapai 27 kiloliter per hari akan meningkat signifikan menjadi 887 kiloliter per hari pada 2029.

Pengembangan Biorefinery Cilacap dilakukan secara bertahap sebagai bagian dari upaya Pertamina dalam mengurangi ketergantungan terhadap avtur berbasis fosil.

Fasilitas itu juga dibangun demi menjaga ketahanan pasokan energi aviasi nasional secara berkelanjutan.

Direktur Strategi Portofolio dan Pengembangan Usaha Pertamina Emma Sri Martini mengatakan, proyek ini memiliki nilai strategis yang kuat, baik dari sisi ketahanan energi, ekonomi, maupun keberlanjutan lingkungan.

Baca juga: Makin Serius Garap Energi Ramah Lingkungan, Dua Proyek Hijau Pertamina Diresmikan Danantara

Biorefinery Cilacap merupakan salah satu dari lima Proyek Hilirisasi Danantara di Sektor Energi serta selaras dengan strategi Dual Growth Pertamina dalam mengembangkan bisnis rendah karbon tanpa mengabaikan penguatan bisnis existing.

“Biorefinery Cilacap merupakan program strategis dari Presiden Prabowo dan Danantara. Ini sejalan dengan program Asta Cita Pemerintah, khususnya nomor 2 terkait swasembada energi, hilirisasi dan industrialisasi, serta program pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan,” ujar Emma dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu (8/2/2026).

Emma menambahkan, pengembangan bioavtur di Cilacap memiliki peran penting yang akan membuat Indonesia memiliki bargaining position untuk bisa menciptakan swasembada energi, meningkatkan daya saing, dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Untuk memastikan keberlanjutan dan daya saing rantai pasok SAF, Pertamina telah membangun sinergi lintas pemangku kepentingan dari hulu hingga hilir, mulai dari regulator, penyedia bahan baku, produsen, hingga off-taker sebagai pengguna akhir.

Sinergi bertujuan untuk menciptakan ekosistem SAF yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berdaya saing global.

Baca juga: Pertamina Hulu Energi Catat Kinerja Positif Sepanjang 2025, Perkuat Produksi dan Cadangan Migas

Ciptakan efek berganda

Pengembangan SAF melalui Biorefinery Cilacap juga memberikan multiplier effect yang signifikan.

Dari sisi ekonomi, proyek ini berpotensi memberikan kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional hingga Rp 199 triliun per tahun.

Dari sisi lingkungan, pengembangan SAF berkontribusi pada pengurangan emisi karbon hingga 600.000 ton ekuivalen CO2 per tahun.

Sementara dari sisi sosial, proyek ini mendorong penyerapan tenaga kerja sekitar 5.900 orang dan berkontribusi terhadap target tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sebesar 30 persen.

Pertamina juga menjalankan program pengumpulan minyak jelantah dari masyarakat melalui beberapa Bank Sampah Beo Asri, di antaranya yang berlokasi di Kelurahan Tegalreja, Kabupaten Cilacap, yang terdiri lebih dari 2.900 kepala keluarga.

Baca juga: Infrastruktur Terintegrasi Pertamina di Indramayu Perkuat Keandalan dan Layanan Energi di Jabar hingga Jakarta

“Ini salah satu proyek percontohan yang cukup lengkap. Sebab, banyak sekali multiplier effect yang kita peroleh. Bisa mengurangi impor, mengurangi current deficit, menciptakan lapangan pekerjaan, menjadi energi hijau yang dapat mengurangi karbon emisi serta mengurangi polusi juga yang membuat paru-paru kita sehat,” ucap Emma.

Melalui pengembangan Biorefinery Cilacap, Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional serta mendorong percepatan transisi energi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Pengembangan Biorefinery Cilacap menjadi fondasi jangka panjang bagi penguasaan teknologi, peningkatan daya saing bangsa, serta wujud sinergi seluruh elemen dalam membangun masa depan energi yang berkelanjutan,” kata Emma.

Sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, Pertamina berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina, serta berkoordinasi dengan Danantara Indonesia.

Baca juga: Infrastruktur Terintegrasi Pertamina di Indramayu Perkuat Keandalan dan Layanan Energi di Jabar hingga Jakarta

Terkini Lainnya
Utamakan Keselamatan di Tengah Eskalasi Geopolitik, PIEP Relokasi 19 Pekerja dari Basra dan Dubai

Utamakan Keselamatan di Tengah Eskalasi Geopolitik, PIEP Relokasi 19 Pekerja dari Basra dan Dubai

Pertamina
Pastikan Stok BBM Aman Jelang Mudik 2026, Komisaris Utama Pertamina Tinjau SPBU KM 57

Pastikan Stok BBM Aman Jelang Mudik 2026, Komisaris Utama Pertamina Tinjau SPBU KM 57

Pertamina
Pertamina Resmi Operasikan Satgas Rafi 2026, Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman

Pertamina Resmi Operasikan Satgas Rafi 2026, Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman

Pertamina
UMKM Binaan Pertamina Raup Omzet hingga Dua Kali Lipat di SMEXPO Ramadan 2026

UMKM Binaan Pertamina Raup Omzet hingga Dua Kali Lipat di SMEXPO Ramadan 2026

Pertamina
Ramadhan Berkah, Pertamina Ajak Puluhan UMKM Aktif dan Berdaya

Ramadhan Berkah, Pertamina Ajak Puluhan UMKM Aktif dan Berdaya

Pertamina
Lewat Monitoring Pertamina Digital Hub, Pertamina Jaga Pasokan Energi Nasional

Lewat Monitoring Pertamina Digital Hub, Pertamina Jaga Pasokan Energi Nasional

Pertamina
Masyarakat Antusias Mudik Gratis, Tiket Mudik Bareng Pertamina 2026 Ludes

Masyarakat Antusias Mudik Gratis, Tiket Mudik Bareng Pertamina 2026 Ludes

Pertamina
Program UMiMAX Pertamina Bantu Korban PHK Bangkit dan Berbagi Harapan

Program UMiMAX Pertamina Bantu Korban PHK Bangkit dan Berbagi Harapan

Pertamina
Siaga 24 Jam, Pertamina Kerahkan Seluruh Infrastruktur Amankan Energi Mudik 2026

Siaga 24 Jam, Pertamina Kerahkan Seluruh Infrastruktur Amankan Energi Mudik 2026

Pertamina
Mudik Idul Fitri 1447 H Tanpa Was-was, Pertamina Siagakan 2.074 SPBU 24 Jam dan 6.300 Agen LPG

Mudik Idul Fitri 1447 H Tanpa Was-was, Pertamina Siagakan 2.074 SPBU 24 Jam dan 6.300 Agen LPG

Pertamina
Berangkatkan Pemudik ke Lebih dari 15 Kota, Catat Tanggal Pendaftaran Mudik Gratis Pertamina

Berangkatkan Pemudik ke Lebih dari 15 Kota, Catat Tanggal Pendaftaran Mudik Gratis Pertamina

Pertamina
Pertamina NRE Gaungkan Komitmen Kolaborasi Energi Bersih ASEAN di Forum Investasi Filipina

Pertamina NRE Gaungkan Komitmen Kolaborasi Energi Bersih ASEAN di Forum Investasi Filipina

Pertamina
Segel Tiket Final Four Proliga 2026, Jakarta Pertamina Enduro Amankan Posisi Runner-up

Segel Tiket Final Four Proliga 2026, Jakarta Pertamina Enduro Amankan Posisi Runner-up

Pertamina
Patra Jasa Hadirkan Promo Patra Ramadan 1447 H di Seluruh Unit Hotel

Patra Jasa Hadirkan Promo Patra Ramadan 1447 H di Seluruh Unit Hotel

Pertamina
Di Balik Lepas Landas Pesawat, Aviation Fuel Terminal Pertamina Jaga Pasokan dan Kualitas Avtur

Di Balik Lepas Landas Pesawat, Aviation Fuel Terminal Pertamina Jaga Pasokan dan Kualitas Avtur

Pertamina
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com