KOMPAS.com - Pada kinerja 2023, PT Pertamina (Persero) berhasil mencatatkan kinerja positif terbaik sepanjang sejarah Perseroan berdiri.
Kinerja positif tersebut tak lepas dari kepemimpinan Nicke Widyawati sebagai Direktur Umum (Dirut) Pertamina. Nicke berhasil mentransformasi perusahaan dan berbagai terobosan bisnis sehingga kinerja Pertamina terus positif.
Atas capaian ini, Nicke dinobatkan sebagai Pemimpin Bisnis Perempuan Terkemuka Indonesia dalam Indonesia Most Powerful Women 2024 yang diselenggerakan Majalah Swa.
Nicke meraih nilai tertinggi dari 21 pemimpin bisnis perempuan Indonesia yang masuk dalam kategori Indonesia Most Extraordinary Women Business Leader.
“Sejak restrukturisasi organisasi, tren kinerja keuangan konsolidasian Pertamina positif dan terus meningkat dari tahun ke tahun. Di sisi lain, kinerja operasional di seluruh lini baik holding dan subholding juga semakin solid dan andal,” ujar Nicke dalam siaran persnya, Kamis (8/8/2024).
Baca juga: Nicke Widyawati Raih Green Leadership Utama, Kokohkan Pertamina Pemimpin Transisi Energi
Nicke menambahkan, Pertamina juga telah berhasil melakukan berbagai program Cost Optimization sehingga berhasil menghindarkan potensi kerugian serta menciptakan kontribusi sekitar 1,1 miliar dollar Amerika Serikat (AS).
“Pengelolaan bisnis Pertamina semakin efisiensi, lincah dan adaptif,” imbuh Nicke,
Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan kinerja Pertamina terus menunjukkan tren positif, baik secara operasional dan keuangan.
Pertamina, kata dia, juga terus komitmen mengimplementasikan ESG, termasuk dalam penerapan kesetaraan gender.
“Pertamina komitmen terus mendorong peran perempuan semakin signifikan dalam industri energi nasional. Pertamina telah menetapkan target hingga 25 persen pemimpin perempuan di dalam lingkup bisnis Pertamina Group,” ujar Fadjar.
Baca juga: Pertamina Trans Kontinental Bantu UMKM Perikanan Naik Kelas
Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social and Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.