Dukung Transisi Energi, Pertamina NRE Teken MoU untuk Kembangkan Energi Terbarukan di Bangladesh

Kompas.com - 16/07/2024, 12:08 WIB
DWN,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pertamina & New Renewable Energy (PNRE) atau Pertamina NRE dan Coal Power Generation Company Bangladesh Limited (CPGCBL) telah resmi menandatangani nota kesepahaman atau memo of understanding (MoU) untuk proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan kapasitas 500 Megawatt (MW) di daerah Moheshkhali dan berbagai area potensial lain di Bangladesh.

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Managing Director CPGCBL Abul Kalam Azad dan Pelaksana Tugas (Plt) CEO Pertamina NRE Fadli Rahman, di Crystal Ballroom, Hotel Intercontinental, Dhaka, Bangladesh, Senin (15/7/2024). Acara ini juga dihadiri oleh Chief Financial Officer Pertamina NRE Nelwin Aldriansyah.

Penandatanganan kerja sama itu merupakan tindak lanjut dari MoU antar-pemerintah (G2G) yang telah ditandatangani antara Indonesia dan Bangladesh pada 2017, dan telah melewati studi kelayakan yang dilakukan oleh kedua perusahaan energi ini.

Baca juga: Pertamina dan PLN Masuk 10 Besar Perusahaan Energi Terbesar Asia Tenggara 2024 Versi Fortune

MoU tersebut meliputi pembangunan fasilitas pendukung dan menjadi landasan untuk pengembangan kerja sama lebih lanjut berdasarkan persyaratan dan ketentuan yang disepakati bersama.

Kerja sama strategis tersebut juga menandai langkah maju dalam memanfaatkan solusi energi terbarukan dan pengembangan infrastruktur di Bangladesh.

Chief Financial Officer (CFO) Pertamina NRE Nelwin Aldriansyah menyambut baik kerja sama antara CPGCBL dan Pertamina NRE.

“CPGCBL adalah perusahaan listrik yang terkemuka di Bangladesh dan Pertamina NRE memiliki kemampuan serta pengalaman dalam mengelola portofolio energi bersih,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (16/7/2024).

Baca juga: Kembangkan Energi Bersih, Pertamina NRE Siapkan Investasi 6,2 Miliar Dollar AS pada 2029

Nelwin yakin bahwa kemitraan strategis tersebut akan menjadi dasar yang kuat untuk meningkatkan operasional Pertamina NRE serta mendorong pertumbuhan, inovasi, kesuksesan bersama, dan mendukung keamanan energi nasional Bangladesh.

Dorong pengembangan energi bersih di Bangladesh

Pada kesempatan yang sama, Managing Director CPGCBL Abul Kalam mengatakan antusiasmenya terhadap kerja sama dengan Pertamina NRE.

"Kami sangat antusias dengan kerja sama ini. Pertamina NRE memiliki pengalaman dan portofolio bisnis energi bersih yang cukup mumpuni di Indonesia. Kami berharap kerja sama ini dapat mendorong pengembangan energi bersih di Bangladesh dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak," ucapnya.

Baca juga: Pengakuan WN Bangladesh yang Terdampar di NTT Usai Ditahan di Australia: Kami Diantar Pria Indonesia

CPGCBL merupakan perusahaan milik Pemerintah Republik Rakyat Bangladesh, didirikan sebagai perusahaan publik dengan tujuan utama untuk menghasilkan listrik.

Perusahaan tersebut memiliki mandat untuk melaksanakan skema pembangunan pembangkit listrik sesuai dengan Kebijakan Pembangkit Listrik Sektor Swasta Bangladesh, Kkebijakan kemitraan publik-swasta (PPP), atau kerangka kebijakan pemerintah lainnya.

Penandatanganan MoU antara CPGCBL dan Pertamina NRE dianggap sebagai tonggak penting dalam perjalanan menuju masa depan energi berkelanjutan bagi Bangladesh.

Bangladesh menyatakan kebanggaannya dapat bermitra dengan Pertamina NRE, yang merupakan bagian dari PT Pertamina (Persero), perusahaan yang terdaftar dalam jajaran Fortune 500.

Baca juga: Dunia Terancam Meleset Capai 3 Kali Lipat Energi Terbarukan pada 2030

Kemitraan tersebut diharapkan dapat membawa kemajuan signifikan dalam pengembangan sektor energi terbarukan, yang akan memberikan kontribusi penting bagi ketahanan energi dan keberlanjutan Bangladesh menuju masa depan yang lebih bersih.

Peluang untuk ekspansi bisnis di luar negeri

Vice President (VP) Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menegaskan bahwa kerja sama dengan CPGCBL merupakan langkah strategis Pertamina NRE dalam mengejar peluang ekspansi bisnis di luar negeri.

"Kami mendukung ekspansi Pertamina NRE, sejalan dengan kompetensi kami dalam pengelolaan energi terbarukan. Sebagai subholding, Pertamina NRE juga menunjukkan komitmen untuk memperluas bisnis secara mandiri," jelasnya.

Baca juga: 6 Aspek Manajemen Bisnis yang Harus Dipahami Pelaku Usaha

Saat ini, Pertamina NRE mengoperasikan lebih dari 2,7 Gigawatt (GW) portofolio pembangkit listrik yang mencakup gas untuk pembangkit listrik, solar photovoltaic cells (PV), geothermal, dan biogas.

Pertamina NRE berkomitmen untuk berinvestasi dalam teknologi dan infrastruktur inovatif untuk mendukung transisi energi.

Kolaborasi dengan berbagai mitra strategis menunjukkan dedikasi Pertamina NRE dalam membangun kemitraan baik di tingkat nasional maupun internasional, dengan tujuan untuk berkontribusi pada transisi energi yang berkeadilan dan sesuai dengan Sustainable Development Goals (SDGs).

Selain itu, Pertamina NRE tetap fokus pada mendukung ketahanan energi nasional.

Baca juga: Jadi Tuan Rumah Pertemuan Organisasi Petroleum ASEAN, Pertamina Dorong Kolaborasi untuk Ketahanan Energi

Sebagai pemimpin dalam transisi energi, Pertamina berkomitmen untuk mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada pencapaian SDGs.

Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan environmental, social, and governance (ESG) di seluruh aspek bisnis dan operasi Pertamina.

Terkini Lainnya
Pertamina Trans Kontinental Goes to Campus, Dukung Kualitas Talenta Maritim Indonesia

Pertamina Trans Kontinental Goes to Campus, Dukung Kualitas Talenta Maritim Indonesia

Pertamina
Prabowo: Hilirisasi Harus Berbasis Teknologi Terbaik, Utamakan Manfaat untuk Rakyat

Prabowo: Hilirisasi Harus Berbasis Teknologi Terbaik, Utamakan Manfaat untuk Rakyat

Pertamina
Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp 116 Triliun

Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp 116 Triliun

Pertamina
Dari Cilacap, Presiden Prabowo Tegaskan SDA Indonesia Harus Dinikmati Rakyat

Dari Cilacap, Presiden Prabowo Tegaskan SDA Indonesia Harus Dinikmati Rakyat

Pertamina
Presiden Prabowo: Hilirisasi Kunci Kebangkitan dan Kemakmuran Bangsa

Presiden Prabowo: Hilirisasi Kunci Kebangkitan dan Kemakmuran Bangsa

Pertamina
Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Pertamina
Program CSR Pertamina Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Ekonomi Warga

Program CSR Pertamina Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Ekonomi Warga

Pertamina
Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Sukses Digelar, Dukung Motorsport dan Pembalap Muda Indonesia

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Sukses Digelar, Dukung Motorsport dan Pembalap Muda Indonesia

Pertamina
Sediakan Kredit Karbon, Pertamina NRE Dukung Kampanye IDXCarbon

Sediakan Kredit Karbon, Pertamina NRE Dukung Kampanye IDXCarbon "Aku Net-Zero Hero"

Pertamina
Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026, Bukti Konsistensi Dukungan Pertamina dan Keseriusan Pemain

Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026, Bukti Konsistensi Dukungan Pertamina dan Keseriusan Pemain

Pertamina
Ketahanan Stok BBM Papua Tembus 20 Hari, Komisaris Pertamina Jamin Pasokan Energi Aman Terkendali

Ketahanan Stok BBM Papua Tembus 20 Hari, Komisaris Pertamina Jamin Pasokan Energi Aman Terkendali

Pertamina
Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga, Pertamina Sebar 118.000 Paket Sembako

Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga, Pertamina Sebar 118.000 Paket Sembako

Pertamina
Perluas Akses Layanan Kesehatan Perempuan, Pertamina Serahkan 1 Mobil Mamografi kepada YKPI

Perluas Akses Layanan Kesehatan Perempuan, Pertamina Serahkan 1 Mobil Mamografi kepada YKPI

Pertamina
Kurangi Impor BBM, Proyek Bioetanol Lampung Siap Jadi Senjata Baru Energi RI

Kurangi Impor BBM, Proyek Bioetanol Lampung Siap Jadi Senjata Baru Energi RI

Pertamina
Utamakan Keselamatan di Tengah Eskalasi Geopolitik, PIEP Relokasi 19 Pekerja dari Basra dan Dubai

Utamakan Keselamatan di Tengah Eskalasi Geopolitik, PIEP Relokasi 19 Pekerja dari Basra dan Dubai

Pertamina
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com