Pelindo Terminal Petikemas Bentuk Tim Safety Champion untuk Optimalkan Penerapan Budaya Safety

Kompas.com - 11/10/2023, 11:12 WIB
F Azzahra,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com- PT Pelindo Terminal Petikemas ( SPTP) menjalankan kegiatan operasional terminal peti kemas melalui budaya safety dengan menugaskan sejumlah 48 pekerja sebagai safety champion yang mendukung implementasi safety culture di lingkup SPTP Group.

Direktur Pengelola PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Putut Sri Muljanto mengatakan, safety merupakan aspek penting dalam operasional pelabuhan karena kegiatan ini memiliki resiko kecelakaan kerja yang cukup tinggi.

"Perlu adanya kesadaran dari pekerja untuk mengutamakan safety dalam bekerja," kata Putut dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (11/10/2023).

Menurutnya, selain kesadaran penuh para pekerja, perusahaan juga wajib mendukung safety di lingkungan kerja, yakni melalui perbaikan operasional terminal yang berstandar kepelabuhan internasional.

Baca juga: Percepat Sertifikasi Tanah BUMN, Kementerian ATR/BPN Gandeng Pelindo

Direktur Utama (Dirut) SPTP M Adji mengatakan, safety culture memerlukan komitmen dari seluruh pimpinan perusahaan. Perlu ada roadmap yang jelas terkait penerapan safety di lingkup SPTP Group. 

"Ada tiga hal yang menjadi quick win dalam penerapan safety, yakni induksi keselamatan (safety induction), sterilisasi terminal peti kemas, dan pemenuhan kebutuhan minimum penunjang safety," kata Adji.

Untuk diketahui, 90 persen kecelakaan kerja di area terminal peti kemas disebabkan oleh perilaku tidak aman pekerja. Sementara, 10 persen lainnya disebabkan oleh kondisi tidak aman. 

Oleh karena itu, SPTP berfokus pada upaya menyadarkan pekerja untuk dapat mengutamakan safety di lingkungan kerja.

" Safety merupakan bagian dari roadmap transformasi SPTP yang di dalamnya ada upaya merubah perilaku pekerja. Ini membutuhkan komitmen dan contoh dari para pimpinan perusahaan. Selain itu, kami telah menyiapkan 48 safety champion yang diharapkan dapat membantu meningkatkan perilaku pekerja untuk mengutamakan keamanan dalam bekerja," ucap Adji.

Baca juga: Rekor Muri Warnai Puncak Kegiatan Hari Pelindo

Sementara itu, Kepala Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Sorong Jece Julita Piris menyampaikan, implementasi safety di Terminal Peti Kemas (TPK) Sorong sudah membaik, terutama pada tenaga kerja bongkar muat yang sudah memahami pentingnya safety di area kerja.

"Pelindo di TPK Sorong saat ini sudah lebih tegas dalam menerapkan safety culture untuk para pekerja. Kami juga memberikan pengetahuan dan sosialisasi terkait safety, termasuk penggunaan alat pelindung diri (APD) dalam bekerja," ucap Jece.

Terkini Lainnya
Kolaborasi Pemprov DKI Jakarta, Pelindo, dan Kemenhub Kembangkan Kawasan Pesisir dan Pelabuhan Laut

Kolaborasi Pemprov DKI Jakarta, Pelindo, dan Kemenhub Kembangkan Kawasan Pesisir dan Pelabuhan Laut

Pelindo
Buruh Sampaikan Aspirasi, SPTP Pastikan Terminal Peti Kemas Bagendang Tetap Beroperasi Normal

Buruh Sampaikan Aspirasi, SPTP Pastikan Terminal Peti Kemas Bagendang Tetap Beroperasi Normal

Pelindo
Perkuat Sistem Keamanan Terhadap Serangan Siber, Pelindo Gelar Pelatihan dan Exercise Live ISPS Code

Perkuat Sistem Keamanan Terhadap Serangan Siber, Pelindo Gelar Pelatihan dan Exercise Live ISPS Code

Pelindo
Tangani Krisis Sampah, Pelindo Terminal Petikemas Gandeng ULM Berdayakan Masyarakat

Tangani Krisis Sampah, Pelindo Terminal Petikemas Gandeng ULM Berdayakan Masyarakat

Pelindo
Pelindo Terminal Petikemas Dukung Program Prioritas Jateng, Tanam 50.000 Bibit Mangrove

Pelindo Terminal Petikemas Dukung Program Prioritas Jateng, Tanam 50.000 Bibit Mangrove

Pelindo
Pelindo Raih Juara Umum Lomba Olahraga Harhubnas Kemenhub 2025

Pelindo Raih Juara Umum Lomba Olahraga Harhubnas Kemenhub 2025

Pelindo
Pelindo Kembali Masuk Daftar Fortune Indonesia 100

Pelindo Kembali Masuk Daftar Fortune Indonesia 100

Pelindo
Program Pelita Warna, Upaya Pelindo Petikemas Berdayakan Perempuan di Lapas Malang

Program Pelita Warna, Upaya Pelindo Petikemas Berdayakan Perempuan di Lapas Malang

Pelindo
Sambut HUT RI, Pelindo Petikemas Tanam 1.500 Pohon di Area Terminal

Sambut HUT RI, Pelindo Petikemas Tanam 1.500 Pohon di Area Terminal

Pelindo
Pelindo Sukses Layani Kapal Roro Jumbo Berkapasitas 7.000 Unit Mobil

Pelindo Sukses Layani Kapal Roro Jumbo Berkapasitas 7.000 Unit Mobil

Pelindo
Pelindo: Arus Peti Kemas Ekspor Impor Semester I-2025 Tumbuh 13,64 Persen

Pelindo: Arus Peti Kemas Ekspor Impor Semester I-2025 Tumbuh 13,64 Persen

Pelindo
Sempat Ada Kendala Teknis, Alat Bongkar Muat di Terminal Peti Kemas Tarakan Kembali Berfungsi

Sempat Ada Kendala Teknis, Alat Bongkar Muat di Terminal Peti Kemas Tarakan Kembali Berfungsi

Pelindo
Pelabuhan Pulau Baai Siap Beroperasi Optimal, Menhub Apresiasi Pelindo

Pelabuhan Pulau Baai Siap Beroperasi Optimal, Menhub Apresiasi Pelindo

Pelindo
Sempat Terganggu akibat Insiden RTG, Layanan TPK Bitung Kembali Normal Sejak Awal Juli

Sempat Terganggu akibat Insiden RTG, Layanan TPK Bitung Kembali Normal Sejak Awal Juli

Pelindo
Mulai 1 Juli 2025, Pelindo Serahkan Pengelolaan TPK Berlian ke Terminal Teluk Lamong

Mulai 1 Juli 2025, Pelindo Serahkan Pengelolaan TPK Berlian ke Terminal Teluk Lamong

Pelindo
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com