Peduli Pelanggan, Dirut KAI Kunjungi Penumpang KA Purwojaya yang Anjlok Sabtu Lalu

Kompas.com - 30/10/2025, 18:40 WIB
Mikhael Gewati

Penulis

KOMPAS.com -  Di tengah kesibukan aktivitas Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Cirebon Jawa Barat, suasana mendadak menjadi hangat dengan kedatangan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, Kamis (30/10/2025).

Saat itu, Bobby Rasyidin datang langsung untuk menemui salah satu penumpang KA Purwojaya (KA 58F), Norman Yudha Gunarsa, yang sempat terdampak insiden anjolknya KA ini di Stasiun Kedunggedeh pada Sabtu (25/10/2025).

Momen itu terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan hari ulang tahun Bapak Norman. Apa yang dilakukan Bobby Rasyidin ini merupakan bagian dari program Visit Retensi,

Visit Retensi adalah program kunjungan langsung KAI kepada pelanggan untuk menyampaikan permohonan maaf, memastikan kondisi pascakejadian, serta mempererat hubungan antara KAI dan pelanggan.

“Atas nama manajemen KAI, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang terjadi," ujar Bobby Rasyidin.

"Peristiwa ini menjadi pembelajaran penting bagi kami untuk terus memperkuat sistem keamanan dan memastikan setiap perjalanan kereta api berjalan aman, nyaman dan selamat,” tambah Bobby Rasyidin.

Baca juga: KAI Logistik Luncurkan Layanan Pengiriman Sameday untuk Rute Jakarta–Bandung

Pada kesempatan itu, Asisten Penyelia Perkasaan di Unit Pengelolaan Uang Rupiah (PUR) Bank Indonesia Cirebon, Norman Yudha Gunarsa mengapresiasi perhatian dan kehadiran langsung  Direktur Utama KAI dan tim.

"Ini bentuk empati yang luar biasa. Semoga perjalanan kereta api di Indonesia selalu aman, nyaman dan semakin maju,” ungkap Norman Yudha Gunarsa,

Dalam kunjungan tersebut, KAI memberikan voucer tiket kelas eksekutif dan merchandise khusus sebagai bentuk apresiasi atas pengertian dan kepercayaan pelanggan terhadap layanan KAI.

Dari total 232 penumpang KA Purwojaya yang mengalami musibah, terdapat 27 penumpang di kereta eksekutif 7 dan 8 yang terdampak langsung dan menjadi prioritas kegiatan visitasi.

Salah satu di antaranya dikunjungi langsung oleh Dirut KAI. Sementara itu, kunjungan kepada penumpang lainnya dilakukan oleh Tim Customer Care KAI.

Adapun penumpang di kereta eksekutif 1 hingga 6 akan mendapatkan kiriman voucer tiket kompensasi yang dikirim langsung ke alamat masing-masing disertai surat permohonan maaf dari manajemen KAI.

Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin bersama tim datang ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Cirebon, Jawa Barat. Ia datang menemui salah satu penumpang KA Purwojaya (KA 58F), Norman Yudha Gunarsa, yang sempat terdampak insiden anjlogan di Stasiun Kedunggedeh pada Sabtu (25/10/2025).DOK. KAI Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin bersama tim datang ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Cirebon, Jawa Barat. Ia datang menemui salah satu penumpang KA Purwojaya (KA 58F), Norman Yudha Gunarsa, yang sempat terdampak insiden anjlogan di Stasiun Kedunggedeh pada Sabtu (25/10/2025).

Melalui program Retensi, KAI memastikan bahwa setiap pelanggan yang mengalami kendala tetap mendapatkan perhatian, solusi, dan pendampingan langsung dari perusahaan.

Program ini menjadi bagian dari strategi customer engagement untuk memperkuat hubungan emosional antara KAI dan pelanggan.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba mengatakan, program Retensi adalah bukti nyata bahwa KAI bukan hanya berorientasi pada layanan transportasi, tetapi juga pada hubungan kemanusiaan.

"Kami ingin pelanggan merasakan bahwa mereka tidak sendirian saat menghadapi kendala, karena bagi KAI, pelanggan adalah keluarga,”tutur Anne Purba.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai perjalanan dan layanan kereta api, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon 121, WhatsApp 0811-222-33-121, email cs@kai.id, atau media sosial resmi @KAI121.

Terkini Lainnya
KAI Perkuat Kereta PSO, Buka Akses Ekonomi bagi Petani hingga Pedagang

KAI Perkuat Kereta PSO, Buka Akses Ekonomi bagi Petani hingga Pedagang

Kereta Api Indonesia
KAI Operasikan 39 Trainset Stainless Steel New Generation di Berbagai Relasi Kereta Api

KAI Operasikan 39 Trainset Stainless Steel New Generation di Berbagai Relasi Kereta Api

Kereta Api Indonesia
KA Cikuray Terus Tumbuh, Hubungkan Garut dan Jakarta dengan Tarif Terjangkau

KA Cikuray Terus Tumbuh, Hubungkan Garut dan Jakarta dengan Tarif Terjangkau

Kereta Api Indonesia
KAI Catat 146.399 Pergerakan Pelanggan di Stasiun Blitar, Diprediksi Naik Selama Libur Idul Adha

KAI Catat 146.399 Pergerakan Pelanggan di Stasiun Blitar, Diprediksi Naik Selama Libur Idul Adha

Kereta Api Indonesia
Penumpang Terus Naik, KAI Revitalisasi Peron Stasiun Bogor untuk Kereta 12 Rangkaian

Penumpang Terus Naik, KAI Revitalisasi Peron Stasiun Bogor untuk Kereta 12 Rangkaian

Kereta Api Indonesia
Respons Lonjakan Angkutan Retail, KAI Perkuat Pengembangan Layanan Kereta Barang

Respons Lonjakan Angkutan Retail, KAI Perkuat Pengembangan Layanan Kereta Barang

Kereta Api Indonesia
KAI Targetkan Peningkatan Fasilitas Keselamatan di 1.638 Perlintasan

KAI Targetkan Peningkatan Fasilitas Keselamatan di 1.638 Perlintasan

Kereta Api Indonesia
KAI Tanggung Pendidikan Anak dari Korban Meninggal dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

KAI Tanggung Pendidikan Anak dari Korban Meninggal dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Kereta Api Indonesia
KAI Dampingi Korban Insiden Bekasi Timur, Sediakan Layanan Kesehatan hingga Trauma Healing

KAI Dampingi Korban Insiden Bekasi Timur, Sediakan Layanan Kesehatan hingga Trauma Healing

Kereta Api Indonesia
Stasiun Bekasi Timur Resmi Beroperasi, KRL Bekasi–Cikarang Kembali Layani Penumpang

Stasiun Bekasi Timur Resmi Beroperasi, KRL Bekasi–Cikarang Kembali Layani Penumpang

Kereta Api Indonesia
KAI Sampaikan Duka, 7 Orang Tewas dalam Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur

KAI Sampaikan Duka, 7 Orang Tewas dalam Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur

Kereta Api Indonesia
Angkutan Barang KAI Naik 74,2 Persen, Penguatan Logistik Berbasis Rel Didorong

Angkutan Barang KAI Naik 74,2 Persen, Penguatan Logistik Berbasis Rel Didorong

Kereta Api Indonesia
500 Juta Perjalanan per Tahun, KAI Perkuat Sistem Keselamatan demi Jaga Kepercayaan Publik

500 Juta Perjalanan per Tahun, KAI Perkuat Sistem Keselamatan demi Jaga Kepercayaan Publik

Kereta Api Indonesia
KAI Tambah Fasilitas Ramah Perempuan, dari Kursi Khusus hingga 120 Ruang Laktasi

KAI Tambah Fasilitas Ramah Perempuan, dari Kursi Khusus hingga 120 Ruang Laktasi

Kereta Api Indonesia
Dukung Industri Dalam Negeri, KAI Hadirkan Layanan Gerbong Datar dari Banyuwangi ke Sumatera Selatan 

Dukung Industri Dalam Negeri, KAI Hadirkan Layanan Gerbong Datar dari Banyuwangi ke Sumatera Selatan 

Kereta Api Indonesia
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com