Gelar Malam Jejak Abadi, KAI Beri Penghormatan dan Apresiasi 422 Karyawan Purna Tugas

Kompas.com - 24/09/2025, 18:05 WIB
Tsabita Naja,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menggelar acara Malam Jejak Abadi di Kantor Pusat KAI Bandung, Selasa (23/9/2025).

Kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi kepada 422 karyawan yang memasuki masa purna tugas.

Momentum Malam Jejak Abadi menjadi penuh makna ketika KAI memberikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian panjang para karyawan yang telah mewarnai perjalanan perseroan dari masa ke masa.

Dalam sambutannya, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa perjalanan panjang KAI tak terlepas dari kontribusi para insan yang kini purna tugas.

Baca juga: Rayakan HUT Ke-80, KAI Gelar Donasi Darah, Pengobatan dan Pelayanan Kesehatan Gratis

Ia menegaskan, keberadaan KAI saat ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi karyawan yang telah mengabdikan diri selama bertahun-tahun.

“Apresiasi mendalam atas jasa dan pengorbanan yang telah diberikan para Bapak/Ibu purna tugas, yang menjadi fondasi penting bagi perkembangan perusahaan,” kata Bobby dalam keterangan resminya, Rabu (24/9/2025).

Menurutnya, setiap capaian KAI lahir dari kerja sama solid antarpegawai. Bobby pun menekankan pentingnya kebersamaan dalam menjalankan tugas di KAI.

“Nilai-nilai kebersamaan, sinergi, dan kerja tim yang diwariskan para senior akan terus menjadi teladan bagi generasi berikutnya. Saya berharap semangat tersebut dapat diteruskan, sehingga KAI semakin maju dan menjadi kebanggaan bangsa,” ungkapnya.

Baca juga: Bertemu Dirut KAI, Wali Kota Bogor Bahas Pengembangan Transportasi Massal

Senada dengan Bobby, Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan bahwa Malam Jejak Abadi merupakan wujud penghargaan yang mendalam, bukan sekadar seremoni biasa.

“Setiap insan KAI yang purna tugas telah meninggalkan jejak berharga bagi perusahaan. Malam Jejak Abadi menjadi simbol bahwa jasa dan pengabdian mereka akan selalu dikenang, sekaligus menginspirasi generasi berikutnya untuk meneruskan semangat pelayanan,” ucapnya.

Acara tersebut ditutup dengan penuh kekeluargaan. Para karyawan purna tugas pulang membawa kenangan indah sekaligus rasa bangga atas perjalanan panjang mereka di KAI.

Seiring memasuki usia ke-80, KAI menegaskan komitmennya untuk terus menghargai setiap pengabdian yang telah menjadi bagian dari sejarah perseroan.

Baca juga: Flash Sale Tiket Kereta Rp 80 Ribu di HUT ke-80 KAI, Catat Jadwalnya

Terkini Lainnya
Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Kereta Api Indonesia
Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

Kereta Api Indonesia
Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Kereta Api Indonesia
Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Kereta Api Indonesia
Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa

KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa "Heritage", Siap Diuji Coba 2026

Kereta Api Indonesia
Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Kereta Api Indonesia
KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

Kereta Api Indonesia
Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Kereta Api Indonesia
Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Kereta Api Indonesia
Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Kereta Api Indonesia
Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Kereta Api Indonesia
KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

Kereta Api Indonesia
Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Kereta Api Indonesia
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com