Tinjau Stasiun Integrasi, Dirut KAI Pastikan KA Jarak Jauh dan Commuter Line Beroperasi Normal

Kompas.com - 01/09/2025, 19:34 WIB
Mikhael Gewati

Penulis

KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan layanan kereta api jarak jauh (KA JJ) maupun Commuter Line tetap beroperasi normal.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama (Dirut) KAI Bobby Rasyidin saat meninjau langsung pelayanan pelanggan di sejumlah stasiun di Jakarta mulai dari Stasiun Juanda, Manggarai, Jatinegara, Pasar Senen, Tanah Abang, hingga Palmerah, Senin (1/9/2025).

Peninjauan difokuskan pada Stasiun Jatinegara dan Stasiun Pasar Senen karena keduanya merupakan simpul integrasi perjalanan KA Jarak Jauh dan Commuter Line.

Bobby Rasyidin menegaskan bahwa kenyamanan dan kelancaran pelanggan tetap menjadi prioritas utama.

“Fokus kami adalah menjaga agar pelanggan tetap mendapatkan layanan terbaik. Stasiun integrasi, seperti Jatinegara dan Pasar Senen berperan penting dalam memudahkan mobilitas masyarakat, memberikan lebih banyak pilihan naik dan turun kereta api dengan aman dan nyaman,” ungkapnya dalam siaran persnya.

Baca juga: WhatsApp Contact Center KAI 121 Pakai Nomor Baru Mulai 1 September 2025

Ia menambahkan, pemberlakuan pemberhentian luar biasa (BLB) di sejumlah stasiun dilakukan untuk memastikan perjalanan tetap lancar.

“Kami ingin pelanggan merasakan bahwa perjalanan mereka terlindungi, waktu keberangkatan terjaga, dan fasilitas stasiun siap mendukung kebutuhan mobilitas sehari-hari,” tegas Bobby.

Pada kesempatan yang sama, Vice President Public Relations KAI Anne Purba menjelaskan bahwa BLB merupakan langkah antisipatif sekaligus pelayanan tambahan bagi pelanggan.

“Dengan adanya pemberhentian luar biasa di Stasiun Jatinegara (Daop 1 Jakarta) maupun Stasiun Lempuyangan (Daop 6 Yogyakarta), pelanggan memiliki pilihan tambahan untuk naik dan turun kereta api. Hal ini diharapkan semakin memudahkan mobilitas masyarakat sekaligus tetap mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan keamanan,” jelas Anne.

Pola operasi di Daop 1 Jakarta

KAI memperpanjang rekayasa pola operasi perjalanan KA JJ keberangkatan dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen hingga Jumat (5/9/2025).

Sebanyak 41 KA keberangkatan dan 11 KA kedatangan ditentukan untuk berhenti tambahan di Stasiun Jatinegara.

Pada tanggal 4 dan 5 September 2025 terdapat tambahan 3 KA keberangkatan, yaitu Purwojaya KA 50F, Batavia KA 7006, dan Purwojaya KA 58F,  serta 2 KA kedatangan, yakni Purwojaya KA 53F dan Parahyangan Fakultatif KA 141F.

Baca juga: KAI Pastikan Layanan KRL Normal, Masyarakat Diminta Jaga Fasilitas Publik

Anne menegaskan, Stasiun Gambir dan Pasar Senen tetap beroperasi normal sebagai stasiun utama naik dan turun pelanggan sesuai jadwal.

BLB di Stasiun Jatinegara adalah layanan tambahan bagi masyarakat yang menggunakan KA JJ tertentu, bukan penggantian layanan dari Gambir maupun Pasar Senen.

Pola operasi di Daop 6 Yogyakarta

Sebanyak 43 perjalanan KA jarak menengah/jauh diberlakukan BLB di Stasiun Lempuyangan pada Senin (1/9/2025).

Sama seperti di wilayah Daop 1 Jakarta, Stasiun Yogyakarta tetap melayani pelanggan sesuai jadwal normal. Sementara itu, BLB di Stasiun Lempuyangan merupakan layanan tambahan bagi masyarakat yang menggunakan KA JJ tertentu.

Anne mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun untuk menyiapkan waktu perjalanan menuju stasiun dengan baik, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

“Langkah ini tidak hanya memberikan opsi tambahan bagi pelanggan, tetapi juga bagian dari usaha KAI menjaga kelancaran perjalanan kereta api perkotaan. Kami berkomitmen memastikan keselamatan, kenyamanan, serta kesiapan seluruh fasilitas stasiun dalam melayani pelanggan,” ujar Anne.

Baca juga: Rekrutmen KAI 2025 Resmi Dibuka: Ini Jadwal, Syarat, dan Cara Daftar

Untuk informasi lebih lanjut mengenai perjalanan kereta api, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI 121 melalui WhatsApp 081-122-233-121 atau mengakses aplikasi Access by KAI.

Terkini Lainnya
Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Kereta Api Indonesia
Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

Kereta Api Indonesia
Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Kereta Api Indonesia
Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Kereta Api Indonesia
Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa

KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa "Heritage", Siap Diuji Coba 2026

Kereta Api Indonesia
Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Kereta Api Indonesia
KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

Kereta Api Indonesia
Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Kereta Api Indonesia
Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Kereta Api Indonesia
Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Kereta Api Indonesia
Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Kereta Api Indonesia
KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

Kereta Api Indonesia
Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Kereta Api Indonesia
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com