KAI Terima Delegasi Polandia, Bahas Peluang Kolaborasi Transportasi Rel

Kompas.com - 29/07/2025, 12:40 WIB
DWN

Penulis

KOMPAS.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menerima kunjungan kehormatan dari Kedutaan Besar Republik Polandia, Polish Investment and Trade Agency (PAIH), serta perwakilan sejumlah perusahaan perkeretaapian Polandia di Kantor Pusat KAI, Bandung, Senin (28/7/2025).

Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan bilateral Indonesia–Polandia serta membuka ruang dialog mengenai potensi kerja sama strategis di sektor transportasi berbasis rel.

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo menyambut langsung delegasi Polandia dan menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut.

“Merupakan suatu kehormatan bagi kami dapat menerima kunjungan dari delegasi Polandia. Kami berharap pertemuan ini menjadi awal dari kolaborasi konkret antara kedua negara,” ujarnya  dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Selasa (29/7/2025).

Baca juga: Transformasi Layanan, Anak Usaha Garuda Hadirkan Aplikasi Pemantau Kinerja Karyawan

Dalam sesi pertemuan, KAI memaparkan berbagai transformasi layanan dan pencapaian operasional yang telah dilakukan, termasuk upaya perusahaan dalam membangun sistem transportasi kereta api yang aman, ramah lingkungan, dan terintegrasi.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menerima kunjungan kehormatan dari Kedutaan Besar Republik Polandia, Polish Investment and Trade Agency (PAIH), serta perwakilan sejumlah perusahaan perkeretaapian Polandia di Kantor Pusat KAI, Bandung, Senin (28/7/2025).DOK. KAI PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menerima kunjungan kehormatan dari Kedutaan Besar Republik Polandia, Polish Investment and Trade Agency (PAIH), serta perwakilan sejumlah perusahaan perkeretaapian Polandia di Kantor Pusat KAI, Bandung, Senin (28/7/2025).

Sementara itu, Duta Besar Polandia untuk Indonesia, Barbara Szymanowska, menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar seremoni, melainkan membawa misi untuk membangun komunikasi strategis dan menjajaki potensi kemitraan jangka panjang dengan KAI.

Delegasi Polandia turut memperkenalkan sejumlah perusahaan terkemuka di sektor perkeretaapian, yang memiliki rekam jejak global serta keunggulan teknologi dalam bidang desain, manufaktur, dan kenyamanan transportasi.

Didiek menyambut positif paparan tersebut dan menyampaikan ketertarikan KAI terhadap beberapa solusi dan inovasi yang berpotensi mendukung peningkatan kualitas layanan kereta api di Indonesia.

“Pertemuan ini memperluas wawasan kami terkait potensi kolaborasi internasional. Tentunya, langkah lanjutan memerlukan kajian lebih mendalam dan komunikasi berkelanjutan dari kedua pihak,” tambahnya.

Baca juga: Usung Fesyen Berkelanjutan, Paramatex Bangun Stan Daur Ulang di PICA Fest 2025

Pertemuan ditutup dengan kesepakatan untuk melanjutkan komunikasi terbuka dan menjajaki kemungkinan kerja sama yang saling menguntungkan di masa mendatang.

“Kami sangat menghargai semangat keterbukaan dan kolaborasi yang dibawa oleh delegasi Polandia. Ini awal yang positif untuk membangun hubungan erat antara industri perkeretaapian Indonesia dan Polandia,” tutup Didiek.

Terkini Lainnya
Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Kereta Api Indonesia
Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

Kereta Api Indonesia
Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Kereta Api Indonesia
Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Kereta Api Indonesia
Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa

KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa "Heritage", Siap Diuji Coba 2026

Kereta Api Indonesia
Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Kereta Api Indonesia
KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

Kereta Api Indonesia
Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Kereta Api Indonesia
Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Kereta Api Indonesia
Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Kereta Api Indonesia
Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Kereta Api Indonesia
KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

Kereta Api Indonesia
Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Kereta Api Indonesia
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com