KAI Siapkan Pos Kesehatan di 67 Stasiun, Jamin Kenyamanan Penumpang Selama Mudik Lebaran 2025

Kompas.com - 25/03/2025, 11:45 WIB
DWN,
I Jalaludin S

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyiapkan pos kesehatan di 67 stasiun yang beroperasi selama 24 jam atau hingga layanan kereta berakhir.

Langkah tersebut bertujuan  mendukung keselamatan perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2025/1446 Hijriah (H).

Vice President (VP) Public Relations KAI Anne Purba menegaskan, kehadiran pos kesehatan merupakan bentuk komitmen KAI dalam memastikan kesiapan awak sarana perkeretaapian.

Selain itu, Pos Kesehatan juga mendukung petugas kesehatan serta personel lainnya dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api di Jawa dan Sumatera.

"KAI memahami pentingnya layanan kesehatan yang optimal, terutama saat Angkutan Lebaran. Pos kesehatan ini dihadirkan untuk memastikan keselamatan serta kenyamanan penumpang maupun awak kereta api," ujarnya melalui siaran pers, Selasa (25/3/2025).

Baca juga: Mulai Hari Ini, Kereta Api Merak Hanya Beroperasi hingga Cilegon

Sebanyak 69 dokter umum, 25 dokter gigi, dan 225 paramedis disiagakan di berbagai stasiun. 

KAI juga menyediakan 16 unit ambulans yang siap digunakan dalam kondisi darurat. 

Selain itu, KAI telah menjalin kerja sama dengan 417 rumah sakit di sepanjang jalur kereta api guna memastikan penanganan medis yang cepat dan tepat.

Daftar Stasiun dengan Pos Kesehatan

Berikut adalah daftar stasiun yang dilengkapi dengan Pos Kesehatan:

  • Daop 1 Jakarta: Gambir, Pasar Senen, Jakarta Kota, Tanah Abang, Sukabumi, Cikampek, Rangkasbitung, Karawang.
  • Daop 2 Bandung: Bandung, Kiaracondong, Cibatu, Banjar, Purwakarta, Cianjur, Garut, Tasikmalaya, Cimahi.
  • Daop 3 Cirebon: Cirebon, Cirebon Prujakan, Arjawinangun, Jatibarang, Brebes.
  • Daop 4 Semarang: Semarang Tawang Bank Jateng, Semarang Poncol, Tegal, Cepu, Pekalongan.
  • Daop 5 Purwokerto: Purwokerto, Kutoarjo, Kroya, Cilacap.
  • Daop 6 Yogyakarta: Yogyakarta, Lempuyangan, Solo Balapan.
  • Daop 7 Madiun: Madiun, Kertosono, Kediri, Blitar, Jombang, Tulungagung, Nganjuk.
  • Daop 8 Surabaya: Surabaya Kota, Surabaya Pasar Turi, Surabaya Gubeng, Malang, Wonokromo, Bojonegoro, Mojokerto, Sidoarjo.
  • Daop 9 Jember: Jember, Probolinggo, Ketapang.
  • Divre I Sumatera Utara: Medan, Belawan, Tebing Tinggi, Kisaran, Rantau Prapat.
  • Divre II Sumatera Barat: Padang, Naras, Kayutanam, Sicincin.
  • Divre III Palembang: Kertapati, Prabumulih, Muara Enim, Lahat, Lubuk Linggau.
  • Divre IV Tanjungkarang: Tanjungkarang, Kotabumi, Baturaja.

Baca juga: Daftar Bengkel Mobil Resmi di Jakarta yang Buka Selama Cuti Lebaran 2025

Penjualan tiket Lebaran 2025 capai 2,8 juta

Hingga 25 Maret 2025 pukul 06.00 WIB, total penjualan tiket mencapai 2.875.895 tiket atau 63 persen dari total kapasitas yang disediakan. 

“Dari jumlah tersebut, 2.662.757 tiket adalah untuk perjalanan kereta api jarak jauh (KA JJ) dengan tingkat okupansi 77 persen,” imbuh Anne. 

Sementara itu, penjualan tiket KA lokal mencapai 213.138 tiket, atau 19 persen dari total kapasitas.

Pada periode 21-24 Maret 2025, KAI telah memberangkatkan 689.274 penumpang di Pulau Jawa dan Sumatera. 

Beberapa stasiun dengan volume penumpang tertinggi, antara lain Pasar Senen, Gambir, Yogyakarta, Semarang Poncol, Bekasi, Surabaya Gubeng, Semarang Tawang Bank Jateng, Surabaya Pasar Turi, Lempuyangan, dan Malang.

Baca juga: BI Malang Angkat Bicara soal Tumpukan Uang Pecahan Baru Rp 2 Miliar di Pasuruan

Untuk memastikan kenyamanan perjalanan, Anne mengimbau pelanggan agar segera memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI atau situs resmi booking. kai.id. 

Dengan memanfaatkan layanan digital ini, pelanggan dapat menikmati pengalaman mudik yang lebih aman dan nyaman.

"Segera rencanakan perjalanan Anda dan pastikan momen kebersamaan dengan keluarga tercinta terwujud tanpa kendala," tutur Anne.

Terkini Lainnya
Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Kereta Api Indonesia
Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

Kereta Api Indonesia
Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Kereta Api Indonesia
Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Kereta Api Indonesia
Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa

KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa "Heritage", Siap Diuji Coba 2026

Kereta Api Indonesia
Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Kereta Api Indonesia
KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

Kereta Api Indonesia
Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Kereta Api Indonesia
Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Kereta Api Indonesia
Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Kereta Api Indonesia
Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Kereta Api Indonesia
KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

Kereta Api Indonesia
Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Kereta Api Indonesia
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com