Raih Penghargaan Bergengsi di 2 Ajang Berbeda, KAI Catatkan Prestasi Gemilang

Kompas.com - 21/03/2025, 09:08 WIB
Mikhael Gewati

Penulis

KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih sejumlah penghargaan bergengsi dalam ajang 14th Anugerah BUMN 2025 yang digelar di Sumba Ballroom, Hotel Borobudur Jakarta, Kamis (20/3/2025)

Penghargaaan yang diselenggarakan oleh BUMN Track bersama BTA Academy diiberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap badan usaha milik negara (BUMN) yang telah menunjukkan kinerja unggul melalui inovasi, kolaborasi, dan transformasi berkelanjutan.

Dalam ajang tersebut, KAI berhasil meraih penghargaan sebagai BUMN dengan Transformasi Digital Perusahaan Terbaik dan Strategi Pertumbuhan Perusahaan Terbaik.

Tak hanya itu, melalui anak usahanya KAI Wisata, KAI juga menorehkan prestasi sebagai Pengembangan Talenta dan SDM Unggul Perusahaan Terbaik serta Best CEO in Operational Excellence Leader Award yang diberikan kepada Direktur Utama KAI Wisata, Hendy Helmy.

Ajang Anugerah BUMN 2025 mengusung tema "Kinerja Unggul BUMN untuk Indonesia Berdaya: Inovasi, Kolaborasi, dan Transformasi". Tema ini mencerminkan peran penting BUMN dalam memperkuat ekonomi nasional melalui kontribusi yang berkelanjutan.

Baca juga: Antusiasme Tinggi, KAI Catat Penjualan 2,3 Juta Tiket untuk Angkutan Lebaran 2025 

Pada hari yang sama, KAI juga meraih penghargaan dalam ajang 14th Infobank-Isentia Digital Brand Appreciation 2025 yang diselenggarakan di Shangri-La Hotel Jakarta.

KAI menjadi "The Best Badan Usaha Milik Negara 2025-Aset Rp 50 Triliun sampai dengan Rp 100 Triliun Kategori Corporate Brand".

KAI menerima penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas penilaian positif yang diterima publik melalui berbagai kanal digital, termasuk media sosial.

Penghargaan terebut menunjukkan kekuatan brand KAI dalam membangun citra positif melalui komunikasi yang efektif dan inovatif.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba menyampaikan bahwa sederet penghargaan itu menjadi bukti nyata dari komitmen KAI dalam menjalankan transformasi digital.

Vice President Public Relations PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, Anne Purba memegang piagam penghargaan yang menobatkan KAI sebagai  The Best Badan Usaha Milik Negara 2025 - Aset Rp50 Triliun s.d < Rp 100 Triliun Kategori Corporate Brand dalam ajang 14th Infobank-Isentia Digital Brand Appreciation 2025 yang diselenggarakan di Shangri-La Hotel, Jakarta, Kamis (20/3/2025) 
DOK. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Vice President Public Relations PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, Anne Purba memegang piagam penghargaan yang menobatkan KAI sebagai The Best Badan Usaha Milik Negara 2025 - Aset Rp50 Triliun s.d < Rp 100 Triliun Kategori Corporate Brand dalam ajang 14th Infobank-Isentia Digital Brand Appreciation 2025 yang diselenggarakan di Shangri-La Hotel, Jakarta, Kamis (20/3/2025)

Hal tersebut terus dilakukan secara berkelanjutan, meningkatkan kualitas layanan, serta memperkuat strategi pertumbuhan perusahaan.

"Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh insan KAI yang terus berinovasi untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. Transformasi digital yang kami jalankan tidak hanya berdampak pada efisiensi operasional, tetapi juga meningkatkan pengalaman perjalanan pelanggan," ujar Anne dalam siaran pers yang Kompas.com terima, Kamis.

Sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan transformasi, KAI telah menghadirkan berbagai inovasi unggulan.

Salah satunya adalah pengadaan 612 kereta Stainless Steel New Generation secara bertahap. Kereta ini menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan aman dengan desain modern, serta ramah lingkungan.

Baca juga: Dorong Peningkatan TKDN, Kerja Sama KAI dan INKA Teken Investasi Rp 10,79 Triliun

KAI juga memperkenalkan layanan Water Station di berbagai stasiun utama yang memungkinkan pelanggan mengisi ulang air minum secara gratis.

Inisiatif itu mendukung gaya hidup berkelanjutan dengan mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai, sehingga perjalanan kereta api menjadi lebih ekonomis bagi pelanggan.

Dalam mendukung kenyamanan dan keamanan penumpang, KAI menerapkan teknologi Face Recognition di sejumlah stasiun. Sistem ini memudahkan proses boarding dengan identifikasi wajah, mempercepat dan mempermudah akses pelanggan ke dalam kereta.

“Sejak diluncurkan pada 28 September 2022 hingga 6 Maret 2025, sebanyak 10.624.962 penumpang kereta api di Pulau Jawa dan Sumatera telah memanfaatkan layanan tersebut," kata Anne.

"Dengan penerapan teknologi ini, KAI berhasil menghemat anggaran sebesar Rp 379.462.929 dari pembelian 25.298 rol kertas tiket, sekaligus mendukung pelestarian lingkungan dengan menyelamatkan jutaan pohon,” jelas Anne.

Selain itu, Anne mengatakan, KAI juga telah menghadirkan fitur Carbon Footprint pada aplikasi Access by KAI.

Baca juga: KAI Beri Diskon Kirim Motor ke Kampung Halaman, Ini Daftar Harganya

Fitur itu memungkinkan pelanggan mengetahui jejak karbon dari perjalanan mereka. Hal ini sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran akan dampak lingkungan dan mendorong gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.

Transformasi digital juga terus dilakukan yang mencakup pengembangan layanan digitalisasi tiket dan pembayaran melalui aplikasi Access by KAI.

Aplikasi tersebut mempunyai berbagai fitur unggulan, seperti pemesanan tiket lebih mudah, informasi jadwal real-time, hingga layanan pelanggan berbasis digital, pengalaman perjalanan kereta api menjadi semakin nyaman.

"KAI berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat Indonesia melalui inovasi yang berkelanjutan. Dengan semangat transformasi, KAI akan terus menghadirkan layanan yang lebih baik, efisien, dan ramah lingkungan di masa mendatang," kata Anne.

Terkini Lainnya
Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Kereta Api Indonesia
Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

Kereta Api Indonesia
Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Kereta Api Indonesia
Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Kereta Api Indonesia
Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa

KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa "Heritage", Siap Diuji Coba 2026

Kereta Api Indonesia
Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Kereta Api Indonesia
KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

Kereta Api Indonesia
Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Kereta Api Indonesia
Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Kereta Api Indonesia
Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Kereta Api Indonesia
Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Kereta Api Indonesia
KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

Kereta Api Indonesia
Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Kereta Api Indonesia
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com