Tingkatkan Kualitas Pelayanan Jelang Lebaran, KAI Pastikan Perawatan dan Modifikasi Kereta Api

Kompas.com - 19/03/2025, 11:29 WIB
A P Sari,
I Jalaludin S

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan, terutama dalam menyambut angkutan Lebaran 2025.

Salah satu langkah penting yang dilakukan adalah dengan memastikan keandalan sarana kereta api melalui perawatan dan modifikasi yang dilakukan di Balaiyasa Manggarai, Jakarta Selatan.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan, Balaiyasa Manggarai memegang peranan vital dalam memastikan keandalan sarana kereta api jelang angkutan Lebaran 2025.

"Hal itu agar tidak terjadi gangguan selama masa Angkutan Lebaran 1446 Hijriah (H)/2025 yang berlangsung mulai 21 Maret sampai 11 April 2025," ujar Anne melalui siaran persnya, Rabu (19/3/2025).

Baca juga: Dukung Kelancaran Arus Mudik Lebaran, KAI Pastikan Pasokan BBM Aman dan Tepat Waktu

Adapun Balaiyasa Manggarai bertugas menyelesaikan perawatan 156 kereta dan 8 kereta pembangkit untuk memastikan keandalan sarana dan mencegah terjadinya gangguan.

Untuk perawatan yang dilakukan di Balaiyasa Manggarai meliputi perawatan 2 tahunan dan 4 tahunan.

Anne menjelaskan, terdapat dua strategi yang dilakukan KAI di dalam meningkatkan pelayanan, yakni investasi 612 kereta dengan PT INKA dan modifikasi kereta-kereta lama di Balaiyasa.

"Selama 2023-2024, Balaiyasa Manggarai berhasil memodifikasi 82 kereta yang sudah melayani penumpang di operasional perkeretaapian," ungkapnya.

Pada 2025, Balaiyasa juga memodifikasi empat kereta kompartemen yang sudah selesai, dan dalam tahap finishing adalah kereta eksekutif. Target pada 2025 adalah modifikasi 52 kereta.

Baca juga: Tarif Pengiriman Sepeda Motor KAI Logistik untuk Mudik 2025

Dua strategi itu, sebut Anne, adalah upaya KAI melakukan inovasi digitalisasi dalam pelayanan sarana agar kereta api semakin nyaman dan semakin sesuai dengan kebutuhan digitalisasi saat ini.

"Ini juga sekaligus untuk meningkatkan kapasitas angkut dan kualitas pelayanan kereta api di sisi operasionalnya," kata Anne.

Dengan selesainya perawatan kereta dan pembangkit di Balaiyasa Manggarai, KAI telah mengoperasikan sebanyak 3.464 sarana yang meliputi lokomotif, kereta penumpang, LRT di Sumatera Selatan, LRT Jabodebek, dan kereta Makassar–Pare-pare.

Anne mengatakan, pihaknya memprediksi jumlah penumpang kereta api selama 22 hari masa angkutan Lebaran 2025 akan mencapai 4,6 juta penumpang.

"Oleh karena itu itu, dibutuhkan sarana yang andal untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada pelanggan,” imbuhnya.

Baca juga: KAI Daop 6 Prediksi Puncak Mudik Lebaran 28 Maret, Tiket Terjual 59,5 Persen

Peningkatan kualitas layanan

Selain Balaiyasa Manggarai, KAI juga memiliki bengkel kereta api lainnya di Pulau Jawa, yaitu Balaiyasa Tegal dan Balaiyasa Surabaya Gubeng untuk perawatan kereta dan gerbong, serta Balaiyasa Yogyakarta untuk perawatan lokomotif.

Sementara itu, di Pulau Sumatera, terdapat Balaiyasa Lahat di Sumatera Selatan, Balaiyasa Padang di Sumatera Barat, dan Balaiyasa Pulubrayan di Sumatera Utara yang juga memiliki kemampuan untuk merawat sarana kereta api baik lokomotif, kereta penumpang, maupun gerbong barang.

KAI terus berupaya meningkatkan inovasi digitalisasi sarana untuk memberikan pengalaman yang lebih nyaman dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan saat ini.

Digitalisasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kereta api secara keseluruhan.

Baca juga: Dukung Kelancaran Lebaran, KAI Jamin Pasokan BBM Aman dan Tepat Waktu

Anne menegaskan, KAI berkomitmen untuk menyiapkan sarana yang andal demi melayani pelanggan dengan sebaik-baiknya pada masa angkutan Lebaran 2025.

"Sarana yang andal diharapkan dapat semakin memanjakan penumpang dan memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan," ucapnya.

Terkini Lainnya
Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Kereta Api Indonesia
Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

Kereta Api Indonesia
Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Kereta Api Indonesia
Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Kereta Api Indonesia
Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa

KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa "Heritage", Siap Diuji Coba 2026

Kereta Api Indonesia
Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Kereta Api Indonesia
KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

Kereta Api Indonesia
Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Kereta Api Indonesia
Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Kereta Api Indonesia
Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Kereta Api Indonesia
Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Kereta Api Indonesia
KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

Kereta Api Indonesia
Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Kereta Api Indonesia
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com