Dukung Program Mudik Gratis BUMN, KAI Sediakan 28.364 Tiket Kereta Api untuk Pemudik

Kompas.com - 17/03/2025, 18:49 WIB
DWN,
I Jalaludin S

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyediakan 28.364 tiket kereta api sebagai bagian dari program Mudik Gratis BUMN. 

Program tersebut berlangsung pada Minggu (23/3/2025) hingga Jumat (28/3/2025). Berbagai rangkaian kereta akan melayani rute strategis, seperti Madiun Jaya, Tawang Jaya Premium, Matarmaja, dan lainnya.

KAI berkolaborasi dengan sembilan badan usaha milik negara (BUMN) lain untuk memastikan pemudik bisa menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan menyenangkan dengan kereta api. 

Vice President Public Relations KAI Anne Purba menegaskan, program Mudik Gratis BUMN adalah bentuk komitmen Kementerian BUMN dan KAI dalam menyediakan transportasi yang terjangkau bagi masyarakat.

“Kami memahami mudik adalah momen yang sangat dinanti masyarakat. Dengan program ini, kami berharap pemudik bisa menikmati perjalanan lebih nyaman tanpa khawatir biaya transportasi,” ujarnya dalam siaran pers, Senin (17/3/2025).

Baca juga: QRIS Tap NFC Hadir di Wondr by BNI, Bisa untuk Bayar Transportasi Umum

KAI juga  menyiapkan berbagai fasilitas pendukung di stasiun dan di dalam kereta, seperti peningkatan layanan kebersihan, penyediaan ruang tunggu yang lebih nyaman, serta layanan informasi yang responsif.

Langkah tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengalaman perjalanan para pemudik.

KAI tingkatkan sistem pengamanan

Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung kelancaran Angkutan Lebaran 1446 Hijriah (H)/2025, KAI juga meningkatkan sistem pengamanan dengan menambah personel di berbagai titik strategis, baik di stasiun maupun di dalam kereta api.

Dengan langkah tersebut, pemudik dapat merasa lebih aman selama perjalanan menuju kampung halaman.

“Secara keseluruhan, KAI menyediakan total 4.591.510 tempat duduk selama periode Angkutan Lebaran, yakni Jumat (21/3/2025) sampai Jumat (11/4/2025),” tambah Anne.

Baca juga: Cek Kesiapan Angkutan Lebaran, Menhub Minta Pengawasan terhadap Kendaraan ODOL Lebih Ketat

Dari jumlah tersebut, 2.752.310 tempat duduk atau sekitar 59,94 persen merupakan kelas ekonomi dengan tarif terjangkau.

Hal itu menunjukkan komitmen KAI dalam menyediakan layanan transportasi yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Respons positif dari calon pemudik

Program Mudik Gratis BUMN mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

Banyak calon pemudik merasa terbantu karena bisa menghemat biaya perjalanan tanpa mengorbankan kenyamanan.

“Pendaftaran program Mudik Gratis BUMN berlangsung sejak Senin (3/3/2026) hingga Senin (17/3/2025),” jelas Anne.

Baca juga: Pendaftaran Rekrutmen Bersama BUMN 2025 Diperpanjang, Cek Lowongan yang Masih Tersedia

Pendaftaran dilakukan melalui platform atau website masing-masing BUMN dan anak perusahaannya.

Seluruh data pemudik juga telah terintegrasi untuk mencegah duplikasi pendaftaran.

KAI terus meningkatkan kualitas layanan dengan mendengar masukan dari pelanggan. Evaluasi dan penyempurnaan akan dilakukan agar program serupa semakin optimal di masa depan.

KAI juga mengajak pemudik untuk menjaga ketertiban, mematuhi aturan, serta menjaga kebersihan selama perjalanan agar perjalanan tetap nyaman bagi semua penumpang.

Baca juga: Usut Penumpang Ojol Tewas Ditabrak, Polisi Sebut Mobil BMW-Fortuner Beriringan, tapi Tak Balapan

“Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, kami berharap program Mudik Gratis BUMN dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi masyarakat,” tutur Anne.

Melalui layanan yang andal, aman, dan terjangkau, KAI berupaya menjadikan mudik 2025 lebih tenang dan menyenangkan bagi seluruh pemudik yang menggunakan kereta api.

Terkini Lainnya
Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Kereta Api Indonesia
Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

Kereta Api Indonesia
Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Kereta Api Indonesia
Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Kereta Api Indonesia
Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa

KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa "Heritage", Siap Diuji Coba 2026

Kereta Api Indonesia
Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Kereta Api Indonesia
KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

Kereta Api Indonesia
Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Kereta Api Indonesia
Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Kereta Api Indonesia
Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Kereta Api Indonesia
Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Kereta Api Indonesia
KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

Kereta Api Indonesia
Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Kereta Api Indonesia
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com