Tingkatkan Layanan Transportasi Terjangkau, KAI Kirim 22 Kereta ke Sumatera

Kompas.com - 11/03/2025, 12:53 WIB
DWN,
I Jalaludin S

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengirimkan 22 unit kereta dari Pulau Jawa ke Sumatera untuk memperkuat layanan transportasi di Divisi Regional (Divre) II Sumatera Barat (Sumbar) dan Divre IV Tanjung Karang, Lampung.

Pengiriman tersebut bertujuan meningkatkan layanan transportasi yang lebih baik dan terjangkau bagi masyarakat, khususnya di wilayah Sumatera.

Melalui KAI Logistik, sebanyak 22 unit kereta dengan total berat mencapai 836 ton dikirim secara bertahap sejak Sabtu (1/3/2025).

Pengiriman dilakukan melalui Jakarta International Container Terminal (JICT) menuju Stasiun Rejosari, Lampung, dan Stasiun Bukit Putus, Padang, dengan target selesai pada Senin (17/3/2025).

Sebanyak 22 unit kereta dikirim ke Sumatera, dengan rincian tujuh unit kereta ekonomi (K3) dan tiga unit kereta makan pembangkit (KMP2/MP2) untuk Divre IV Tanjung Karang, Lampung, serta 10 unit kereta ekonomi (K3) dan dua unit kereta makan pembangkit (KMP3) untuk Divre II Sumbar, Padang.

Baca juga: Persib Gilas Semen Padang 4-1, Analisis Jitu Bojan Hodak

Vice President (VP) Public Relations KAI Anne Purba menyatakan, masyarakat Sumbar kini dapat menikmati perjalanan kereta api dengan tarif sangat terjangkau.

"Misalnya, Kereta Api (KA) Pariaman Ekspres rute Pauh Lima atau Padang–Naras PP hanya Rp 5.000. Lalu, KA Minangkabau Ekspres rute Pulau Aie–BIM PP hanya Rp 10.000, dan KA Lembah Anai rute Kayu Tanam–Duku hanya Rp 3.000," ujarnya melalui siaran pers, Selasa (11/3/2025).

Anne menambahkan, layanan kereta api berbiaya rendah juga tersedia di Sumatera Selatan (Sumsel).

KA Kuala Stabas yang melayani rute Baturaja–Tanjung Karang PP memiliki tarif berkisar antara Rp 10.000 hingga Rp 30.000.

Sementara itu, KA Rajabasa yang melayani rute Kertapati–Tanjung Karang PP, dengan relasi terpanjang di Sumatera sejauh 388 kilometer (km), menawarkan tarif antara Rp 29.000 hingga Rp 32.000.

Baca juga: Pembebasan Lahan Tol Trans-Sumatera Lebih Mudah ketimbang Jawa

Tingkatkan kualitas hidup masyarakat

Anne menegaskan, penambahan layanan kereta api merupakan bagian dari visi KAI dalam mendorong transportasi berkelanjutan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Penambahan kereta tersebut juga menjadi strategi KAI dalam mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat menjelang masa angkutan Lebaran 2025.

Dia menegaskan, KAI berkomitmen memberikan layanan transportasi yang ekonomis dan berkualitas bagi masyarakat.

"Kehadiran tambahan sarana ini akan meningkatkan kapasitas angkut penumpang serta memastikan layanan yang lebih baik, terutama saat musim mudik Lebaran,” ujarnya.

Anne memastikan, seluruh proses pengangkutan dilakukan dengan standar keamanan tinggi untuk memastikan kondisi sarana tetap terjaga. 

Setibanya di Padang dan Lampung, seluruh kereta akan menjalani pemeriksaan menyeluruh sebelum dioperasikan.

Baca juga: Tempat Pemeriksaan Imigrasi Bakal Dibuka di Pantai Boom Marina Banyuwangi

“Di Divre II Sumbar, tambahan kereta ini akan dimanfaatkan untuk meningkatkan frekuensi perjalanan KA Pariaman Ekspres Fakultatif pada rute Pauh Lima/Padang–Naras PP serta menghadirkan layanan baru di rute Kayu Tanam–Padang PP,” jelasnya.

Sementara itu, di Divre IV Tanjung Karang, tambahan kereta akan digunakan untuk memperpanjang rangkaian KA Kuala Stabas dan KA Rajabasa guna meningkatkan kapasitas angkut penumpang.

Dengan adanya tambahan sarana tersebut, KAI semakin menegaskan dedikasinya dalam menyediakan layanan transportasi yang lebih merata, terjangkau, dan berkualitas bagi masyarakat.

“Upaya ini juga sejalan dengan visi KAI dalam mendorong transportasi berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh seluruh pengguna jasa kereta api di Sumatera,” jelas Anne.

Terkini Lainnya
Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Kereta Api Indonesia
Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

Kereta Api Indonesia
Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Kereta Api Indonesia
Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Kereta Api Indonesia
Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa

KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa "Heritage", Siap Diuji Coba 2026

Kereta Api Indonesia
Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Kereta Api Indonesia
KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

Kereta Api Indonesia
Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Kereta Api Indonesia
Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Kereta Api Indonesia
Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Kereta Api Indonesia
Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Kereta Api Indonesia
KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

Kereta Api Indonesia
Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Kereta Api Indonesia
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com