Balai Yasa Manggarai KAI Modifikasi 72 Kereta New Generation, Ini Penampakan Kursi Barunya

Kompas.com - 16/01/2025, 19:24 WIB
I Jalaludin S,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia ( KAI) terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi para pelanggan melalui berbagai inovasi dan peningkatan fasilitas kereta api. 

Salah satu langkah strategis itu dilakukan melalui perubahan sarana pada beberapa layanan kereta api serta pengembangan teknologi melalui Balai Yasa Manggarai.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan, pada 2025, KAI menargetkan memodifikasi 52 kereta New Generation dan empat kereta kompartemen di Balai Yasa Manggarai.

Dia menyebutkan, peningkatan sarana kereta api mencerminkan komitmen KAI untuk terus menghadirkan layanan yang lebih nyaman, modern, dan aman bagi para pelanggan. 

“Kami ingin memastikan bahwa setiap perjalanan menjadi pengalaman yang menyenangkan dan berkesan,” tuturnya dalam siaran pers, Kamis (16/1/2025).

Baca juga: KAI: Balai Yasa Manggarai Modifikasi 72 Kereta New Generation

Adapun, per 16 Januari 2025, tiga layanan kereta api, yaitu KA Tawang Jaya, KA Menoreh, dan KA Kamandaka menggunakan sarana baru yang lebih modern dan nyaman. 

Kursi Kereta Ekonomo New Image yang dikembangkan PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Balai Yasa Manggarai.
DOK. Humas KAI Kursi Kereta Ekonomo New Image yang dikembangkan PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Balai Yasa Manggarai.

Langkah itu diharapkan dapat meningkatkan pengalaman perjalanan pelanggan menjadi lebih berkesan.

Berikut daftar nomor KA yang mengalami perubahan sarana per 16 Januari 2025:

Baca juga: KAI Raih 2 Penghargaan Bergengsi, Dirut KAI: Jadi Motivasi untuk Terus Berinovasi

1. KA Tawang Jaya relasi Semarang Poncol - Pasar Senen PP

Jenis Rangkaian sebelumnya: Kereta Ekonomi Tegak Berhadapan 106 seat menjadi Kereta Ekonomi New Image. Susunannya akhirnya menjadi 8 Kereta Ekonomi New Image.

Perubahan sarana Kereta Api Tawang Jaya.DOK. Humas KAI Perubahan sarana Kereta Api Tawang Jaya.

2. KA Menoreh relasi Semarang Tawang Bank Jateng - Pasar Senen PP

Jenis Rangkaian sebelumnya: Kereta Ekonomi New Generation Modifikasi menjadi Kereta Eksekutif Mild Steel dan Kereta Ekonomi New Image.

Susunan rangkaian kereta api Menoreh menjadi 3 Kereta Eksekutif Mild Steel dan 5 Kereta Ekonomi New Image.

Kursi Kereta Ekonomo New Generation Modifikasi yang dikembangkan PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Balai Yasa Manggarai.
DOK. Humas KAI Kursi Kereta Ekonomo New Generation Modifikasi yang dikembangkan PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Balai Yasa Manggarai.

3. KA Kamandaka relasi Semarang Tawang Bank Jateng - Tegal - Cilacap PP

Jenis Rangkaian Sebelumnya: Kereta Ekonomi New Image menjadi Kereta Ekonomi New Generation Modifikasi.

Susunan rangkaian kereta api Kamandaka menjadi 3 Kereta Eksekutif Mild Steel + 5 Kereta Ekonomi New Generation Modifikasi.

Perubahan sarana Kereta Api Kamandaka.DOK. Humas KAI Perubahan sarana Kereta Api Kamandaka.

Di samping itu, KAI juga telah berupaya menghadirkan 612 kereta Stainless Steel New Generation secara bertahap untuk meningkatkan kapasitas dan kenyamanan pelanggan. 

Baca juga: KAI Bakal Datangkan 612 Kereta Baru Spesifikasi SSNG, Apa Bedanya dengan Kereta Biasa?

Tidak hanya pengadaan kereta baru, Balai Yasa Manggarai juga berperan aktif dalam mendukung transformasi tersebut melalui modifikasi dan peningkatan kualitas rangkaian kereta.

Perubahan sarana Kereta Api Menoreh.DOK. Humas KAI Perubahan sarana Kereta Api Menoreh.

Selama periode 2023 hingga 2025, Balai Yasa Manggarai berhasil mencatat berbagai pencapaian, antara lain:

  • Pada 2023: Modifikasi 12 kereta New Generation, 4 kereta kompartemen, dan 3 kereta makan M1.
  • Pada 2024: Modifikasi 60 kereta New Generation, 1 kereta makan M1, dan 2 kereta K1.

Terkini Lainnya
Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Kereta Api Indonesia
Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

Kereta Api Indonesia
Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Kereta Api Indonesia
Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Kereta Api Indonesia
Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa

KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa "Heritage", Siap Diuji Coba 2026

Kereta Api Indonesia
Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Kereta Api Indonesia
KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

Kereta Api Indonesia
Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Kereta Api Indonesia
Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Kereta Api Indonesia
Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Kereta Api Indonesia
Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Kereta Api Indonesia
KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

Kereta Api Indonesia
Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Kereta Api Indonesia
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com