Sambut Nataru, KAI Tambah Beragam Fasilitas di Sejumlah Stasiun

Kompas.com - 20/12/2024, 15:28 WIB
Novyana,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyambut suasana Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025 dengan menambahkan beragam fasilitas di sejumlah stasiun kereta api (KA).

Direktur Utama (Dirut) KAI Didiek Hartantyo menyampaikan, KAI menambah jumlah kereta api (KA) sebanyak 62 KA per hari dengan total kapasitas angkut mencapai 198.948 tempat duduk selama masa liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025.

“KAI juga menempatkan 170 petugas Customer Service Mobile (CSM) telah di 39 stasiun untuk memberikan bantuan langsung kepada pelanggan,” katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (20/12/2024).

Didiek menambahkan bahwa KAI juga menyediakan tenaga operasional lainnya, seperti petugas cleaning service, On-Train Cleaning (OTC), dan pencuci kereta guna menjaga kebersihan stasiun, serta meningkatkan frekuensi perjalanan selama masa liburan.

“Sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan, KAI menyediakan fasilitas air minum gratis di 24 stasiun melalui drinking water station. Penumpang diimbau untuk membawa tumbler pribadi guna mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai,” imbuhnya.

Baca juga: Hari Pertama Nataru, KAI Antarkan 101.427 Penumpang di Jawa dan Sumatera

KAI, lanjut dia, juga menghadirkan suasana istimewa dengan dekorasi tematik Natal di berbagai stasiun utama serta desain khusus Natal, meliputi meliputi ornamen gantung, pohon cemara, photobooth, hingga lampu warna-warni yang menciptakan suasana meriah, di beberapa kereta unggulan.

“Kereta unggulan seperti KA Pandalungan, KA Sembrani, KA Argo Wilis, KA Turangga, KA Argo Sindoro, KA Argo Muria, KA Gajayana, dan KA Argo Dwipangga juga dihiasi livery tematik Natal. Sentuhan ini memberikan pengalaman yang unik dan berkesan bagi pelanggan selama perjalanan,” tambahnya.

Dengan kombinasi dekorasi tematik di stasiun dan desain khusus pada kereta, KAI ingin menghadirkan momen Nataru 2024/2025 yang lebih berkesan bagi para pelanggan.

"Desain khusus ini tidak hanya memberikan tampilan baru yang menarik, tetapi juga memperkuat pengalaman pelanggan selama perjalanan dengan kereta api," kata Didiek.

Baca juga: PT KAI Daop 2 Bandung Tambah 54.000 Tiket Kereta Api Natal dan Tahun Baru

Selain itu, KAI juga terus mengembangkan teknologi dengan menambah fasilitas Face Recognition Boarding Gate di stasiun Pasar Senen, Bekasi, dan Medan, serta gerbang tambahan di stasiun Yogyakarta dan Surabaya Pasarturi.

“KAI berkomitmen untuk memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman, aman, dan menyenangkan bagi para pelanggan untuk menghadirkan liburan seru Nataru bersama kereta api,” ucap Didiek.

Adapun, pemesanan tiket untuk KA Jarak Menengah atau Jauh dapat dilakukan mulai H-45, sementara untuk KA Lokal pemesanan tiket baru dapat dilakukan mulai H-30 sebelum keberangkatan. Beberapa KA lainnya juga baru dapat dipesan mulai H-7 sebelum keberangkatan.

"Jumlah penjualan tiket masih akan terus berubah dinamis dan bertambah, karena penjualan masih berlangsung," ujar Didiek.

Baca juga: Sambut Nataru, KAI Hadirkan Lebih Banyak KA New Generation dengan Fasilitas Modern

Sebagai informasi, sebanyak 1.577.892 penumpang telah melakukan pemesanan tiket untuk periode 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025 hingga pukul 07.00 Waktu Indonesia Barat (WIB), Jumat (20/12/2024).

Dari 1.577.892 penumpang tersebut, 1.442.671 di antaranya merupakan penumpang KA Jarak Jauh dan Menengah atau sebanyak 52,07 persen dari kapasitas tempat duduk yang disediakan KAI, yakni sebanyak 2.770.864.

Sedangkan, 135.221 penumpang lainnya menggunakan KA Lokal, atau sebanyak 16,87 persen dari kapasitas tempat duduk yang disediakan KAI, yakni sebanyak 801.724.

Terkini Lainnya
Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Kereta Api Indonesia
Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

Kereta Api Indonesia
Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Kereta Api Indonesia
Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Kereta Api Indonesia
Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa

KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa "Heritage", Siap Diuji Coba 2026

Kereta Api Indonesia
Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Kereta Api Indonesia
KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

Kereta Api Indonesia
Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Kereta Api Indonesia
Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Kereta Api Indonesia
Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Kereta Api Indonesia
Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Kereta Api Indonesia
KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

Kereta Api Indonesia
Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Kereta Api Indonesia
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com