Sambut Nataru, KAI Hadirkan Lebih Banyak KA New Generation dengan Fasilitas Modern

Kompas.com - 19/12/2024, 18:04 WIB
Novyana,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menghadirkan lebih banyak rangkaian Kereta Api (KA) New Generation untuk menyambut libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025 pada periode 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025.

Vice President (VP) Public Relations KAI Anne Purba mengatakan bahwa KAI konsisten meningkatkan kualitas sarana dan prasarana demi memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik.

“Peningkatan ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam menjawab kebutuhan pelanggan dan mendorong minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api sebagai moda transportasi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan,” katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (19/12/2024).

KA New Generation hadir dengan fasilitas unggulan seperti tiap kursi yang kini dilengkapi dengan captain seat yang ergonomis dan fitur reclining, memungkinkan penumpang untuk bersantai dengan nyaman selama perjalanan.

Ruang kaki yang luas serta susunan kursi yang menghadap ke depan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, bebas rasa pusing, dan pandangan lebih baik sepanjang perjalanan.

“Untuk KA Gaya Baru Malam Selatan, kereta ekonomi kami tingkatkan dari jenis Ekonomi New Generation Modifikasi menjadi Ekonomi Stainless Steel New Generation, sedangkan pada kelas eksekutif kereta tersebut dari jenis Eksekutif Mild Steel menjadi Eksekutif Stainless Steel New Generation,” tambah Anne.

Selain itu, rangkaian KA New Generation juga dilengkapi dengan fasilitas modern seperti pintu geser elektrik, interior elegan, dan Passenger Information Display System (PIDS) untuk informasi perjalanan real-time. Fasilitas tambahan lainnya mencakup musala, kereta makan, toilet modern, serta meja ganti popok bayi untuk kenyamanan keluarga.

“Pembaruan juga dilakukan pada KA Kamandaka dan Joglosemarkerto, di mana jenis ekonomi Ekonomi Long Seat diganti menjadi Ekonomi New Generation Modifikasi. Untuk Argo Merbabu, kereta eksekutif kami tingkatkan dari jenis Eksekutif Mild Steel menjadi Eksekutif New Image, sementara KA Banyubiru juga beralih ke jenis Ekonomi New Generation Modifikasi,” jelas Anne.

KAI, lanjut Anne, telah mengganti 21 rangkaian kereta ekonomi menjadi New Generation. Dengan adanya peningkatan fasilitas ini, KAI berharap masyarakat semakin tertarik untuk menggunakan kereta api sebagai moda transportasi yang ekonomis, aman, dan ramah lingkungan.

“Sampai akhir 2024, kami menargetkan mengganti total 60 rangkaian kereta sebagai bentuk komitmen meningkatkan kualitas layanan. Kami ingin memastikan penumpang mendapatkan kenyamanan maksimal saat bepergian dengan kereta api, terutama di masa liburan Nataru,” ujarnya.

Berikut adalah jadwal dan rute terbaru kereta apai yang akan melayani pelanggan dengan rangkaian sarana baru

  • KA Argo Merbabu (KA 19F-20F) mulai 10 Desember 2024: Rute Semarang Tawang Bank Jateng – Gambir (PP).
  • KA Gaya Baru Malam Selatan (KA 105) mulai 12 Desember 2024: Rute Surabaya Gubeng – Pasarsenen.
  • KA Gaya Baru Malam Selatan (KA 106) mulai 13 Desember 2024: Rute Pasarsenen – Surabaya Gubeng.
  • KA Kamandaka (KA 155-158, KA 157-156) mulai 15 Desember 2024: Rute Purwokerto – Semarang Tawang Bank Jateng (PP).
  • KA Joglosemarkerto (KA 159-160) mulai 15 Desember 2024: Rute Purwokerto – Tegal – Semarang Tawang Bank Jateng – Solo Balapan.
  • K Joglosemarkerto (KA 161- KA 162- KA 163) mulai 15 Desember 2024: Rute Solo Balapan – Semarang Tawang Bank Jateng – Tegal – Purwokerto – Solo Balapan – Semarang Poncol.
  • KA Kamandaka (KA 165-164) mulai 15 Desember 2024: Rute Semarang Poncol – Tegal – Purwokerto.
  • KA Joglosemarkerto (KAb167-166) mulai 15 Desember 2024: Rute Solo Balapan – Purwokerto – Tegal – Semarang Tawang Bank Jateng – Solo Balapan.
  • Banyubiru (KA 208A-209A) mulai 15 Desember 2024: Rute Semarang Tawang Bank Jateng – Solo Balapan (PP).

Adapun datar kereta api yang sebelumnya sudah menggunakan Kereta New Generation dan Stainless Steel New Generation:

1. Kereta Ekonomi New Generation:

  • ?KA Jayabaya (Pasarsenen-Malang / PP), sejak 26 September 2023.
  • ?KA Gaya Baru Malam Selatan (Pasarsenen-Surabaya Gubeng / PP), sejak 14 Maret 2024.
  • KA Mutiara Timur (Surabaya Gubeng-Ketapang / PP), sejak 30 Maret-April 2024.
  • KA Blambangan Ekspres (Pasarsenen-Ketapang / PP), sejak 18-19 Juni 2024.
  • KA Jaka Tingkir 221 (Purwosari-Pasar Senen), sejak 25 Juli 2024.
  • KA Jaka Tingkir 222A (Pasar Senen-Purwosari), sejak 26 Juli 2024.
  • KA Menoreh (Semarangtawang - Pasarsenen / PP), sejak 1 September 2024- KA Brantas (Blitar - Pasarsenen / PP), sejak 17 Oktober 2024
  • KA Dharmawangsa (Surabaya Pasarturi - Pasarsenen / PP),  sejak 17 Oktober 2024.
  • KA Ranggajati (Cirebon - Jember / PP), sejak 1 Nopember 2024.

2. Kereta Ekonomi Stainless Steel New Generation

  • KA Majapahit (Pasarsenen-Malang /PP), sejak 25 Maret 2024.
  • KA Logawa (Purwokerto-Jember / PP),  sejak 18 September 2024.
  • KA Progo (Lempuyangan – Pasarsenen / PP), Sejak 15 Oktober 2024.

3. Kereta Eksekutif Stainless Steel New Gen dan Luxury New Generation

  • KA Argo Dwipangga (Gambir-Solo Balapan / PP), sejak 13 Desember 2023.
  • KA Argo Lawu (Gambir-Solo Balapan / PP), sejak 18 Desember 2023.
  • KA Taksaka (Gambir-Yogyakarta /PP), sejak 18 Januari 2024.

4. Kereta Eksekutif Stainless Steel New Generation

  • KA Argo Bromo Anggrek (Gambir-Surabaya Pasarturi /PP) – sejak 29 Maret 2024.

5. Kereta Eksekutif SS New  Gen dan Kereta Ekonomi Stainless Steel New Generation

  • KA Lodaya TS 1 (Bandung-Solo Balapan / PP), sejak 1 Mei 2024.
  • KA Lodaya TS 2 (Bandung-Solo Balapan / PP), sejak 1 September 2024.
  • KA Jayabaya ( Malang - Pasarsenen / PP), Sejak 16 Oktober 2024).

Terkini Lainnya
Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Kereta Api Indonesia
Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

Kereta Api Indonesia
Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Kereta Api Indonesia
Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Kereta Api Indonesia
Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa

KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa "Heritage", Siap Diuji Coba 2026

Kereta Api Indonesia
Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Kereta Api Indonesia
KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

Kereta Api Indonesia
Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Kereta Api Indonesia
Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Kereta Api Indonesia
Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Kereta Api Indonesia
Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Kereta Api Indonesia
KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

Kereta Api Indonesia
Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Kereta Api Indonesia
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com