KAI Sambut Nataru 2024/2025 dengan Semangat Kebersamaan dan Layanan Terbaik

Kompas.com - 14/12/2024, 14:31 WIB
DWN,
Sheila Respati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI merayakan Natal 2024 dengan penuh semangat kebersamaan sebagai bagian dari komitmennya untuk menciptakan suasana harmonis dan saling menghargai, khususnya dalam menyambut masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025.

Perayaan tersebut berlangsung di Auditorium Brawijaya, Kantor KAI Daop 8 Surabaya, Jumat (13/12/2024). Kegiatan ini menjadi simbol penerapan nilai budaya perusahaan KAI, yaitu AKHLAK, dengan fokus pada nilai harmonis yang mengedepankan saling peduli dan menghargai perbedaan.

Selain itu, KAI juga menunjukkan kepeduliannya dengan memberikan sumbangan kepada anak-anak di Panti Asuhan Bukti Kasih Surabaya sebelum acara perayaan Natal dimulai. Hal ini merupakan bentuk nyata dari rasa solidaritas dan perhatian terhadap sesama.

Pada kesempatan tersebut, Komisaris Utama KAI Said Aqil Siradj menyampaikan pesan inspiratif mengenai pentingnya saling menghargai dan mencintai satu sama lain.

Baca juga: Mengenang Prof Ichlasul Amal, Rektor UGM yang Mencintai Lingkungan

"Kita semua adalah orang biasa dalam pandangan orang-orang yang tidak mengenal kita. Namun, kita menjadi istimewa dalam pandangan mereka yang mencintai kita,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (14/12/2024).

Selain memberikan sambutan, Said juga menyapa para tokoh agama yang hadir, mewakili berbagai latar belakang agama.

Ia menegaskan bahwa semua umat adalah saudara, yang mencerminkan pentingnya harmoni dan keberagaman.

“Hal ini menjadi simbol kekuatan utama KAI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh lapisan masyarakat,” imbuh Said.

Baca juga: Minta Masyarakat Selalu Ingat Toleransi Gus Dur, Cak Imin Singgung Ancaman Perpecahan

Pentingnya suka cita dalam perayaan Natal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI merayakan Natal 2024 yang berlangsung di Auditorium Brawijaya, Kantor KAI Daop 8 Surabaya, Jumat (13/12/2024).DOK. Humas KAI PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI merayakan Natal 2024 yang berlangsung di Auditorium Brawijaya, Kantor KAI Daop 8 Surabaya, Jumat (13/12/2024).

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama (Dirut) KAI Didiek Hartantyo mengucapkan selamat Natal kepada umat Kristiani di KAI Group.

Ia juga menekankan pentingnya semangat suka cita dalam perayaan Natal 2024.

"Tema Natal KAI Group tahun ini adalah “Biarlah Terang Kristus Bersinar Melalui Hidup Kita.” Semoga Natal kali ini menjadi semangat dan inspirasi bagi kita semua sebagai insan KAI untuk menjadi terang yang menginspirasi. Bekerjalah dengan hati, junjung tinggi integritas, dan berkolaborasilah untuk melayani yang terbaik di bidang transportasi," ujar Didiek.

Didiek menambahkan bahwa Natal mengajarkan nilai-nilai hidup berdampingan dalam kedamaian, yang selaras dengan nilai harmonis dalam core value AKHLAK.

Baca juga: Pasutri yang Tewas di Cengkareng Disebut Tak Harmonis, Tidak Tinggal Serumah

Ia menegaskan bahwa keberagaman bukan hanya sekadar perbedaan, tetapi merupakan kekuatan utama KAI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Forum kekeluargaan antarumat beragama seperti ini sangat saya dukung. Keberagaman adalah implementasi nyata dari nilai Harmonis dalam AKHLAK, untuk berkolaborasi memberikan layanan kereta api terbaik kepada masyarakat," tutur Didiek.

Mengenai persiapan masa Angkutan Nataru 2024/2025, Didiek mengingatkan seluruh insan KAI untuk memberikan pelayanan terbaik, dengan keselamatan sebagai prioritas utama.

Seperti diketahui, masa Angkutan Nataru 2024/2025 akan berlangsung pada Kamis (19/12/2024) hingga Minggu (5/1/2025).

Baca juga: Kupas Fitur Keselamatan Mitsubishi Xforce Ultimate with Diamond Sense

"Mari kita pastikan layanan yang diberikan berlandaskan prinsip keselamatan. Ini adalah bentuk kasih kepada sesama, menghantarkan masyarakat kepada keluarganya dengan kereta api. Bentuk kasih lainnya adalah upaya KAI Group dalam mengurangi jejak karbon, meningkatkan efisiensi, dan mendukung transportasi yang lebih hijau," tutur Didiek.

Didiek juga mengajak seluruh pihak di KAI untuk menjadikan Natal sebagai inspirasi dalam melayani masyarakat dengan semangat keberagaman dan kedamaian.

"Momentum Natal ini juga mengingatkan kita bahwa KAI Group adalah rumah bagi individu dari berbagai latar belakang agama, budaya, dan suku. Keberagaman ini adalah kekuatan kita untuk bersama-sama mencapai visi perusahaan. Mari jadikan Natal sebagai inspirasi untuk menjunjung tinggi keselamatan, keberlanjutan, dan semangat melayani pada Natal 2024," jelasnya.

Baca juga: Budaya Keselamatan KAI Capai Level Proaktif, Dirut Didiek : Hasil Sinergi Seluruh Elemen

KAI siapkan langkah-langkah optimal

Pada kesempatan terpisah, Vice President (VP) Public Relations KAI Anne Purba mengungkapkan berbagai langkah yang telah disiapkan untuk memastikan pelayanan optimal selama masa Angkutan Nataru 2024/2025.

Untuk mengakomodasi tingginya antusiasme masyarakat pada liburan Nataru 2024/2025, KAI akan mengoperasikan 52 kereta api (KA) tambahan, yang terdiri dari KA Jarak Menengah dan Jauh kelas Komersial, 2 KA Jarak Jauh PSO, dan 2 KA Lokal Komersial.

Penambahan kapasitas penumpang sebanyak 491.976 tempat duduk untuk KA Jarak Menengah dan Jauh kelas Komersial, 10.600 tempat duduk untuk KA Jarak Jauh PSO, serta 14.600 tempat duduk untuk KA Lokal Komersial akan memastikan kenyamanan dan kelancaran perjalanan.

Baca juga: Jelajah Jalan Nasional Jawa Berakhir, Catatkan Perjalanan 2.300 Kilometer

"KAI juga menambah 170 Customer Service Mobile (CSM) yang akan bertugas di 39 stasiun di Daerah Operasi dan Divisi Regional. CSM ini siap membantu pelanggan dengan informasi dan layanan langsung untuk memastikan kebutuhan terpenuhi secara cepat dan efisien," kata Anne.

Untuk memastikan kebersihan dan kenyamanan, lanjut dia, KAI juga akan menambah tenaga operasional, termasuk 145 petugas cleaning service di stasiun, 198 On-Train Cleaning (OTC), dan 147 petugas cuci kereta.

Anne mengungkapkan bahwa semua langkah tersebut dilakukan untuk menyesuaikan dengan peningkatan frekuensi perjalanan kereta selama periode Nataru 2024/2025.

Baca juga: Rusia Luncurkan Rudal Skala Besar ke Fasilitas Energi Ukraina

“Dari segi fasilitas, KAI telah melakukan persiapan secara maksimal, mencakup area stasiun, perjalanan di atas kereta, hingga flow penumpang keluar stasiun. Kebersihan stasiun, ruang tunggu, toilet, dan kereta akan terus dijaga demi kenyamanan pelanggan,” tutur Anne.

Terkini Lainnya
Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Kereta Api Indonesia
Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

Kereta Api Indonesia
Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Kereta Api Indonesia
Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Kereta Api Indonesia
Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa

KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa "Heritage", Siap Diuji Coba 2026

Kereta Api Indonesia
Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Kereta Api Indonesia
KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

Kereta Api Indonesia
Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Kereta Api Indonesia
Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Kereta Api Indonesia
Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Kereta Api Indonesia
Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Kereta Api Indonesia
KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

Kereta Api Indonesia
Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Kereta Api Indonesia
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com