Pastikan Kenyamanan Penumpang Selama Nataru 2024/2025, KAI Siapkan Inisiatif Terbaru 

Kompas.com - 07/12/2024, 13:36 WIB
DWN,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyiapkan berbagai inisiatif untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025, yang akan berlangsung dari Kamis (19/25/2024) hingga Minggu (5/1/2025).

Salah satu upaya utama yang dilakukan adalah penambahan jumlah petugas Customer Service Mobile (CSM) yang akan hadir di 39 stasiun Daerah Operasi dan Divisi Regional.

Vice President (VP) Public Relations KAI Anne Purba mengatakan bahwa KAI akan mengerahkan sebanyak 170 petugas tambahan untuk membantu dan memberikan informasi secara langsung kepada pelanggan kereta api.

"Tujuan kami adalah memastikan semua kebutuhan pelanggan dapat dipenuhi dengan cepat dan efisien, serta memberikan pengalaman perjalanan yang lebih menyenangkan dan tak terlupakan,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (7/12/2024).

Baca juga: Dorong Inovasi dan Transformasi, Dirut KAI Diganjar 2 Penghargaan

Selain menambah tenaga di bidang layanan pelanggan, Anne menjelaskan bahwa KAI juga meningkatkan jumlah petugas kebersihan untuk memastikan stasiun dan kereta api tetap dalam kondisi nyaman dan higienis.

Sebanyak 145 petugas cleaning service akan ditugaskan di stasiun-stasiun utama, sedangkan 198 petugas On-Train Cleaning (OTC) dan 147 petugas cuci kereta akan bertugas menjaga kebersihan kereta api, mengingat tingginya frekuensi perjalanan selama Nataru.

“Penambahan tenaga operasional ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan peningkatan frekuensi perjalanan kereta. Kami ingin memastikan bahwa kebersihan stasiun dan kereta tetap terjaga dengan optimal, memberikan rasa nyaman bagi setiap penumpang,” jelas Anne.

Inovasi KAI untuk dukung keberlanjutan lingkungan

Sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan, KAI juga terus berinovasi dengan memanfaatkan teknologi dalam operasionalnya.

Salah satu langkah nyata yang telah diambil adalah mengganti komponen prasarana kereta api, khususnya pada konstruksi rel di jembatan baja, dengan bantalan rel berbahan sintetis  lebih ramah lingkungan, menggantikan bantalan kayu yang sebelumnya digunakan.

"Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendukung pelestarian lingkungan," jelas Anne.

Baca juga: Dorong Keberlanjutan, KAI Logistik Perkuat Sistem dan Digitalisasi

Untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih istimewa, KAI Wisata menawarkan berbagai layanan kereta premium, termasuk Carter Kereta Istimewa dan kereta wisata berbagai jenis, seperti Nusantara, Bali, Toraja, Sumatera, Imperial, Priority, Retro, serta KA Panoramic.

Layanan ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi pelanggan yang ingin menikmati perjalanan dengan cara yang berbeda dan mewah.

KAI Group catat kinerja positif

Untuk diketahui, KAI Group mencatatkan kinerja positif dalam melayani angkutan penumpang sepanjang periode Januari hingga November 2024, dengan total 421.779.056 penumpang.

Sesuai rinciannya, KAI melayani 51.018.686 penumpang, LRT Jabodebek mengangkut 18.891.719 penumpang, KAI Commuter mencatat 341.155.158 penumpang, KAI Bandara melayani 5.143.505 penumpang, KCIC mengangkut 5.436.535 penumpang, dan KAI Wisata mencatat 133.456 penumpang.

Anne mengungkapkan bahwa tingginya angka penumpang tersebut mencerminkan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap layanan kereta api.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan mereka kepada kami. KAI Group akan terus berupaya untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik dengan berbagai inovasi dan peningkatan fasilitas," tuturnya.

Baca juga: KAI dan BI Tandatangani Perjanjian Distribusi BBMN Aman dan Ramah Lingkungan

Anne menegaskan bahwa KAI berkomitmen untuk memastikan setiap penumpang tidak hanya tiba di tujuan tepat waktu, tetapi juga merasakan kenyamanan dan pengalaman perjalanan yang menyenangkan dan berkesan.

Terkini Lainnya
Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Kereta Api Indonesia
Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

Kereta Api Indonesia
Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Kereta Api Indonesia
Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Kereta Api Indonesia
Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa

KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa "Heritage", Siap Diuji Coba 2026

Kereta Api Indonesia
Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Kereta Api Indonesia
KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

Kereta Api Indonesia
Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Kereta Api Indonesia
Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Kereta Api Indonesia
Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Kereta Api Indonesia
Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Kereta Api Indonesia
KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

Kereta Api Indonesia
Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Kereta Api Indonesia
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com