Dirut KAI Raih 2 Penghargaan di Marketeer of The Year 2024, Bukti Keberhasilan Transformasi Layanan

Kompas.com - 06/12/2024, 12:02 WIB
DWN,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Didiek Hartantyo meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang Marketeer of The Year 2024 yang diselenggarakan di The Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Kamis (5/12/2024).

Penghargaan tersebut meliputi Best of The Best Marketeer of The Year 2024 dan The Best Industry Marketing Champion 2024 for The Transportation Sector.

Penganugerahan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap keberhasilan inovasi dan transformasi yang dilakukan KAI dalam beberapa tahun terakhir. Di tengah tantangan yang ada, KAI terus berkembang dan mengimplementasikan strategi pemasaran yang adaptif, solutif, dan kolaboratif.

Didiek Hartantyo mengungkapkan bahwa penghargaan tersebut adalah bukti dari keberhasilan transformasi yang dilakukan KAI dengan tiga prinsip utama, yaitu adaptif, solutif, dan kolaboratif.

“Kami berfokus pada inovasi yang tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga pengalaman emosional bagi pelanggan, seperti digitalisasi sistem tiket, layanan compartment suite, dan kereta panoramic,” ucapnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (6/12/2024).

Baca juga: Dorong Keberlanjutan, KAI Logistik Perkuat Sistem dan Digitalisasi

Selain itu, lanjut Didiek, KAI juga berkomitmen pada prinsip environmental, social, and governance ( ESG) dalam setiap operasional dan layanannya.

Sejak 2020, di tengah pandemi Covid-19, KAI telah melakukan perubahan besar dengan pendekatan berbasis data, integrasi teknologi, dan tata kelola perusahaan yang baik. Semua ini menjadi landasan bagi KAI untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan transportasi.

“Penghargaan ini saya dedikasikan untuk seluruh tim KAI yang telah bekerja keras. Ini menjadi motivasi untuk terus memberikan yang terbaik bagi pelanggan dan bangsa Indonesia,” tutur Didiek.

Transformasi layanan dan infrastruktur

Pada kesempatan terpisah, Vice President (VP) Public Relations KAI Anne Purba mengatakan bahwa transformasi KAI tidak hanya dalam aspek finansial, tetapi juga dalam layanan dan infrastruktur.

Inovasi, seperti kereta panoramic, compartment suite, dan face recognition boarding, semuanya dirancang untuk memberikan pengalaman perjalanan yang tidak hanya fungsional tetapi juga emosional.

“Penghargaan tersebut juga mencerminkan dedikasi kami dalam menciptakan layanan transportasi yang inklusif dan inovatif, serta melayani berbagai segmen masyarakat dari Commuter Line hingga penumpang kereta api jarak jauh,” ujar Anne.

Baca juga: KAI dan BI Tandatangani Perjanjian Distribusi BBMN Aman dan Ramah Lingkungan

KAI juga berhasil memosisikan diri sebagai pelopor dalam sektor transportasi dengan menawarkan produk premium yang menarik segmen pasar baru, sekaligus mendukung integrasi moda transportasi darat, laut, dan udara.

Terkini Lainnya
Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Kereta Api Indonesia
Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

Kereta Api Indonesia
Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Kereta Api Indonesia
Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Kereta Api Indonesia
Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa

KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa "Heritage", Siap Diuji Coba 2026

Kereta Api Indonesia
Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Kereta Api Indonesia
KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

Kereta Api Indonesia
Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Kereta Api Indonesia
Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Kereta Api Indonesia
Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Kereta Api Indonesia
Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Kereta Api Indonesia
KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

Kereta Api Indonesia
Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Kereta Api Indonesia
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com