Jasa Marga Kebut Preservasi Jalan Tol, Pastikan Mudik Lebaran Aman dan Nyaman

Kompas.com - 12/03/2026, 17:09 WIB
DWN

Penulis

KOMPAS.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk memastikan seluruh ruas jalan tol yang dikelolanya berada dalam kondisi prima menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode Lebaran 2026 atau Idul Fitri 1447 H.

Dalam beberapa waktu terakhir, curah hujan tinggi yang terjadi secara terus-menerus berpotensi memicu gangguan pada perkerasan jalan.

Kondisi tersebut diperparah oleh tingginya beban lalu lintas, termasuk kendaraan dengan muatan berlebih atau over dimension over loading (ODOL), yang dapat mempercepat kerusakan permukaan jalan.

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pada periode libur Hari Raya Idul Fitri 2026 kondisi cuaca secara umum diperkirakan didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di sejumlah wilayah Indonesia.

Oleh karena itu, Jasa Marga melakukan percepatan program preservasi jalan tol secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Melalui langkah tersebut, Jasa Marga menargetkan seluruh gangguan perkerasan jalan tol telah ditangani secara optimal hingga 14 Maret 2026.

Baca juga: Ini Jam Operasional dan Headway Transjabodetabek Blok M–Bandara Soetta

Upaya itu dilakukan untuk memastikan pelayanan operasional berjalan optimal serta memenuhi standar pelayanan minimal (SPM) jalan tol, terutama menjelang periode libur Idul Fitri 1447 H/2026.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A Purwantono menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jalan tol atas ketidaknyamanan akibat gangguan perkerasan di sejumlah ruas jalan tol Jasa Marga Group.

Permohonan maaf juga disampaikan kepada pengguna jalan yang perjalanannya terdampak oleh pekerjaan preservasi yang tengah dilakukan.

“Kami berkomitmen mempercepat pekerjaan preservasi agar keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan tol tetap terjaga, terutama dalam menghadapi lonjakan volume lalu lintas saat arus mudik dan balik Lebaran,” ujar Rivan dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Kamis (12/3/2026).

Pekerjaan preservasi tersebut dilaksanakan di bawah pengawasan Kementerian Pekerjaan Umum sebagai bagian dari pemenuhan SPM.

Melalui upaya tersebut, Jasa Marga terus meningkatkan kualitas layanan jalan tol guna memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan sebagai prioritas utama.

Baca juga: Anggota KKB Teror Pengguna Jalan di Yahukimo, 1 Orang Tertembak

“Untuk itu, proses preservasi kami lakukan secara masif dan terkoordinasi agar setiap ruas tol berada pada level layanan prima. Dengan menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas utama, Jasa Marga berkomitmen menghadirkan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan selamat. Sekali lagi kami mohon maaf kepada pengguna jalan,” ujar Rivan.

Secara teknis, pekerjaan preservasi meliputi scraping, filling, dan overlay (SFO) untuk memulihkan kualitas permukaan jalan, penanganan cepat terhadap lubang (patching), serta penguatan struktur perkerasan pada titik-titik yang terdampak beban kendaraan ODOL.

Selain itu, Jasa Marga juga melakukan pembersihan dan normalisasi saluran drainase guna mencegah genangan akibat curah hujan tinggi yang berpotensi mempercepat degradasi konstruksi jalan.

Tidak hanya berfokus pada perkerasan, kegiatan preservasi juga mencakup pengecatan marka jalan, perbaikan guardrail, serta pemeliharaan rambu dan penerangan jalan umum (PJU). Preservasi dilakukan dengan pendekatan proaktif, preventif, dan rutin.

Seluruh upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam menjaga keandalan infrastruktur sekaligus meningkatkan kualitas pengalaman pengguna jalan.

Baca juga: Pengemudi Calya Lawan Arah di Gunung Sahari Jadi Tersangka, Bahayakan Pengguna Jalan

Siapkan tim siaga dan peralatan

Sebagai bagian dari peningkatan layanan pada periode Lebaran 2026, Jasa Marga juga menambah kesiapan tim siaga dan infrastruktur pendukung secara signifikan.

Tim perkerasan jalan dan jembatan ditingkatkan menjadi 67 tim, tim ruang milik jalan (rumija) dan drainase sebanyak 222 tim, serta tim siaga sebanyak 71 tim.

Perseroan juga menyiapkan 9.300 zak material coldmix untuk penanganan cepat, 209 unit pompa, serta 14 titik early warning system (EWS) genangan sebagai langkah antisipatif terhadap potensi gangguan akibat cuaca ekstrem.

Untuk menjaga kondisi perkerasan tetap dalam kategori baik, Jasa Marga akan melaksanakan metode perbaikan secara struktural melalui pekerjaan SFO dan rekonstruksi pada seluruh ruas jalan tol Jasa Marga Group.

Selain itu, perseroan juga melakukan patching permanen pada titik-titik yang memerlukan penanganan segera guna memastikan kualitas perkerasan tetap optimal dan berkelanjutan.

Pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan pengaturan lalu lintas yang ketat agar tidak mengganggu mobilitas masyarakat.

Baca juga: Mobilitas Lebaran Diperkirakan 143,9 Juta Orang, Kemenhub Siapkan Rekayasa Transportasi

Mayoritas pekerjaan dilaksanakan pada malam hingga dini hari dengan pembatasan hanya satu lajur, serta dilengkapi rambu peringatan dan perangkat pengamanan di lokasi pekerjaan.

Petugas patroli dan unit derek disiagakan selama 24 jam untuk memastikan respons cepat terhadap kondisi darurat di lapangan.

“Seluruh kegiatan preservasi dilaksanakan sesuai standar kesehatan dan keselamatan kerja (K3), serta berkoordinasi dengan kepolisian, Kementerian Pekerjaan Umum (PU), dan para pemangku kepentingan terkait," ucap Rivan.

"Informasi rekayasa lalu lintas dan perkembangan kondisi jalan juga disampaikan secara real time melalui media sosial resmi Jasa Marga, Call Center 133, dan aplikasi Travoy,” sambungnya.

Terkini Lainnya
Jasa Marga Kebut Preservasi Jalan Tol, Pastikan Mudik Lebaran Aman dan Nyaman

Jasa Marga Kebut Preservasi Jalan Tol, Pastikan Mudik Lebaran Aman dan Nyaman

Jasa Marga
Kinerja Positif Jasa Marga Terjaga Sepanjang 2025, Core Profit Tembus Rp 3,7 Triliun

Kinerja Positif Jasa Marga Terjaga Sepanjang 2025, Core Profit Tembus Rp 3,7 Triliun

Jasa Marga
Peringati HUT Ke-48, Jasa Marga Percepat Transformasi

Peringati HUT Ke-48, Jasa Marga Percepat Transformasi "Infra as Structure" Menuju "Infra as Culture" dalam Mewujudkan Komitmen Melayani Sepenuh Hati

Jasa Marga
Peduli Masyarakat Korban Bencana Banjir dan Longsor, Jasa Marga Salurkan Bantuan Kemanusiaan

Peduli Masyarakat Korban Bencana Banjir dan Longsor, Jasa Marga Salurkan Bantuan Kemanusiaan

Jasa Marga
Laba Inti Meningkat 5,02 Persen, Jasa Marga Konsisten Jaga Kinerja Positif Sepanjang Kuartal III-2025

Laba Inti Meningkat 5,02 Persen, Jasa Marga Konsisten Jaga Kinerja Positif Sepanjang Kuartal III-2025

Jasa Marga
Dirut Jasa Marga: Tujuh Gerbang Tol di Ruas Tol Dalam Kota Telah Beroperasi Normal

Dirut Jasa Marga: Tujuh Gerbang Tol di Ruas Tol Dalam Kota Telah Beroperasi Normal

Jasa Marga
Lewat Infrastruktur Jalan Tol, Jasa Marga Dukung Arah Pembangunan Ekonomi Prabowo–Gibran

Lewat Infrastruktur Jalan Tol, Jasa Marga Dukung Arah Pembangunan Ekonomi Prabowo–Gibran

Jasa Marga
Perkuat Konektivitas Jabodetabek, Jasa Marga Hadirkan Jalan Tol Bogor-Serpong via Parung

Perkuat Konektivitas Jabodetabek, Jasa Marga Hadirkan Jalan Tol Bogor-Serpong via Parung

Jasa Marga
Jasa Marga Catatkan Kinerja Positif hingga Semester I Tahun 2025, mulai dari Laba Rp 1,9 Triliun hingga Jadi Market Leader

Jasa Marga Catatkan Kinerja Positif hingga Semester I Tahun 2025, mulai dari Laba Rp 1,9 Triliun hingga Jadi Market Leader

Jasa Marga
Hari Pelanggan Nasional 2025, Jasa Marga Hadirkan Inovasi Pelayanan yang Berkelanjutan bagi Pengguna Jalan Tol

Hari Pelanggan Nasional 2025, Jasa Marga Hadirkan Inovasi Pelayanan yang Berkelanjutan bagi Pengguna Jalan Tol

Jasa Marga
Jasa Marga Percepat Perbaikan dan Operasional Gerbang Tol Dalam Kota Jakarta

Jasa Marga Percepat Perbaikan dan Operasional Gerbang Tol Dalam Kota Jakarta

Jasa Marga
Jasa Marga: Gerbang Tol Senayan dan Semanggi 1 Telah Beroperasi

Jasa Marga: Gerbang Tol Senayan dan Semanggi 1 Telah Beroperasi

Jasa Marga
Jasa Marga Minta Maaf atas Penutupan 7 Gerbang Tol di Ruas Cawang–Tomang–Pluit

Jasa Marga Minta Maaf atas Penutupan 7 Gerbang Tol di Ruas Cawang–Tomang–Pluit

Jasa Marga
Wujudkan

Wujudkan "Sustainability Green Toll Road", Jasa Marga Raih Penghargaan MURI atas Inovasi Hybrid Wind Tree

Jasa Marga
HPJI Gelar Insight Talk 2025, Bahas Pengembangan Bisnis Jalan Tol di Tengah Volatilitas Ekonomi

HPJI Gelar Insight Talk 2025, Bahas Pengembangan Bisnis Jalan Tol di Tengah Volatilitas Ekonomi

Jasa Marga
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com