Bangunan TC PSSI dengan Teknologi Modular di IKN, ADHI Raih Rekor MURI Abadi 

Kompas.com - 14/10/2024, 13:57 WIB
I Jalaludin S,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Adhi Karya (Persero) Tbk ( ADHI) kembali membuktikan kapabilitas dalam industri konstruksi dengan berhasil mencatatkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). 

Kali ini, pencapaian tersebut diraih atas keberhasilan pembangunan Pusat Pelatihan Tim Nasional Sepak Bola di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Fasilitas itu dibangun menggunakan sistem modular volumetric, teknologi konstruksi inovatif yang pertama kali diterapkan di Indonesia. 

Proyek yang berkolaborasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu berhasil mencatatkan rekor untuk pembangunan Pusat Pelatihan Sepak Bola pertama dengan sistem modular.

ADH bersama PT Adhi Persada Gedung (APG) sebagai mitra dalam pelaksanaan pembangunan itu menggunakan teknologi canggih untuk mempercepat penyelesaian dormitory pemain di kawasan Training Center (TC) PSSI

Dengan keberhasilan itu, proyek tersebut dinilai mampu membuka pintu bagi penggunaan teknologi konstruksi mutakhir dalam skala nasional. 

Baca juga: Adhi Persada Gedung Tuntaskan Proyek RS Hermina di IKN dalam 10 Bulan

Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto mengapresiasi inovasi yang diterapkan ADHI dalam proyek tersebut. 

"Penggunaan sistem modular bukan hanya mempercepat proses konstruksi, tetapi juga memastikan kualitas bangunan yang sesuai dengan standar internasional,” katanya. 

Iwan mengatakan, penggunaan teknologi itu merupakan bukti bahwa tenaga kerja Indonesia mampu bersaing secara global dalam membangun infrastruktur berteknologi tinggi.

Sementara itu, Senior Customer Relation Manager MURI Andre Purwandono menyebutkan, pencapaian itu sangat spesial karena menjadi rekor abadi yang tidak bisa dipecahkan. 

"Ini adalah kategori yang pertama dan satu-satunya di Indonesia. Kami bangga dapat menyaksikan proyek ini lahir di IKN," ujarnya. 

Terletak di atas lahan seluas 34,5 hektar (ha) di Penajam Paser Utara, Pusat Pelatihan itu dilengkapi dengan fasilitas modern untuk menunjang persiapan Tim Nasional Sepak Bola Indonesia. 

Baca juga: ADHI Lakukan Groundbreaking Proyek EPCC Jetty dan Propylene Storage Tank di Indramayu

Proyek itu mencakup dua lapangan sepak bola, satu dengan rumput alami dan satu dengan rumput sintetis, serta asrama dengan kapasitas 138 orang, yang terdiri dari 56 kamar untuk pemain, 20 kamar untuk tim pelatih, dan 6 suite eksklusif untuk pelatih kepala. 

Fasilitas pendukung lainnya, seperti ruang fisioterapi, pusat kebugaran, dan fasilitas medis juga turut hadir dalam kawasan itu. 

Proyek ambisius itu tidak hanya didukung teknologi konstruksi terkini, tetapi juga mendapat pendanaan dari program FIFA Forward sebesar 1,25 juta dollar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp 19,2 miliar.

Pendanaan itu menunjukkan bahwa pusat pelatihan itu diakui secara internasional sebagai fasilitas yang akan berperan penting dalam pengembangan sepak bola nasional. 

Pembangunan itu pun menunjukkan komitmen ADHI dalam mendukung kemajuan olahraga nasional melalui pembangunan infrastruktur berskala internasional, terutama bagi peningkatan kemampuan Tim Nasional Indonesia yang mampu menuju ke kancah internasional. 

Baca juga: ADHI Bersama Presiden Resmikan RS Terbesar di Makassar untuk Layani Wilayah Timur Indonesia 

Terkini Lainnya
ADHI Catat Perolehan Kontrak Baru Senilai Rp 14 Triliun hingga November 2025

ADHI Catat Perolehan Kontrak Baru Senilai Rp 14 Triliun hingga November 2025

ADHI
Jembatan Kabanaran Diresmikan Presiden Prabowo, Karya Monumental ADHI di Yogyakarta

Jembatan Kabanaran Diresmikan Presiden Prabowo, Karya Monumental ADHI di Yogyakarta

ADHI
Presiden Prabowo Resmikan RS Kardiologi Emirates–Indonesia Solo, Hasil Konstruksi ADHI Berstandar Internasional

Presiden Prabowo Resmikan RS Kardiologi Emirates–Indonesia Solo, Hasil Konstruksi ADHI Berstandar Internasional

ADHI
Hadirkan Dampak Nyata bagi Masyarakat Komodo, ADHI Resmikan Program Kolaboratif Ata Modo

Hadirkan Dampak Nyata bagi Masyarakat Komodo, ADHI Resmikan Program Kolaboratif Ata Modo

ADHI
Dorong Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi, ADHI Gelar Risk Townhall 2025

Dorong Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi, ADHI Gelar Risk Townhall 2025

ADHI
Kolaborasi Strategis, ADHI Karya Teken Perjanjian Pembangunan Jalan Tol Bogor–Serpong via Parung Bernilai Rp 12,35 Triliun 

Kolaborasi Strategis, ADHI Karya Teken Perjanjian Pembangunan Jalan Tol Bogor–Serpong via Parung Bernilai Rp 12,35 Triliun 

ADHI
Roadmap ESG ADHI Karya, Komitmen untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

Roadmap ESG ADHI Karya, Komitmen untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

ADHI
ADHI Karya Perkuat Fundamental, Bayar Obligasi Rp 1,3 Triliun dan Genjot Proyek Sosial

ADHI Karya Perkuat Fundamental, Bayar Obligasi Rp 1,3 Triliun dan Genjot Proyek Sosial

ADHI
ADHI Hadirkan LRT Jabodebek, Tonggak Penting Transformasi Sistem Transportasi

ADHI Hadirkan LRT Jabodebek, Tonggak Penting Transformasi Sistem Transportasi

ADHI
Perkuat Fondasi ESG, ADHI Karya Komitmen Wujudkan Bisnis Berkelanjutan

Perkuat Fondasi ESG, ADHI Karya Komitmen Wujudkan Bisnis Berkelanjutan

ADHI
ADHI Perkuat Diversifikasi Investasi Strategis untuk Pertumbuhan yang Berkelanjutan

ADHI Perkuat Diversifikasi Investasi Strategis untuk Pertumbuhan yang Berkelanjutan

ADHI
Buktikan Kepemimpinan Visioner, ADHI Karya Raih Penghargaan ESG di Anugerah IDX 2025

Buktikan Kepemimpinan Visioner, ADHI Karya Raih Penghargaan ESG di Anugerah IDX 2025

ADHI
Jalankan CSR Berkelanjutan, ADHI Raih 2 Penghargaan di TOP CSR Awards 2025

Jalankan CSR Berkelanjutan, ADHI Raih 2 Penghargaan di TOP CSR Awards 2025

ADHI
ADHI Lunasi Obligasi Rp 1,28 Triliun, Bukti Komitmen Jaga Kepercayaan Investor

ADHI Lunasi Obligasi Rp 1,28 Triliun, Bukti Komitmen Jaga Kepercayaan Investor

ADHI
Prabowo Resmikan Terminal Khusus Haji dan Umrah di Bandara Soetta yang Direnovasi ADHI 

Prabowo Resmikan Terminal Khusus Haji dan Umrah di Bandara Soetta yang Direnovasi ADHI 

ADHI
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com