Tingkatkan Ketahanan Air di Jateng dan Jabar, ADHI dan Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Leuwikeris

Kompas.com - 04/09/2024, 10:31 WIB
A P Sari

Penulis

KOMPAS.com - PT Adhi Karya (Persero) Tbk atau ADHI bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendungan Leuwikeris serta Modernisasi dan Rehabilitasi Daerah Irigasi Manganti Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat (Jabar), Kamis (29/8/2024).

Peresmian ini turut dihadiri oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Direktur Utama (Dirut) ADHI Entus Asnawi Mukhson, Dirut Waskita Karya, Direktur PP, beserta pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis dan Pemkab Tasikmalaya.

Bendungan Leuwikeris berada di antara Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Tasikmalaya dan merupakan bendungan dengan debit air terbesar.

Harapannya, bendungan tersebut dapat memberikan manfaat besar bagi para petani di wilayah sekitar.

Baca juga: Jokowi Resmikan Bendungan Leuwikeris Senilai Rp 3,5 Triliun di Tasikmalaya

Adapun luas bendungan ini adalah 243 hektar dengan volume atau daya tampung mencapai 81 juta meter kubik (m3). Bendungan ini beroperasi dengan mengoptimalkan pemanfaatan air dari Sungai Citanduy.

Bendungan Leuwikeris berfungsi sebagai tempat penyedia air baku untuk mengairi daerah irigasi seluas 11.200 hektar.

Selain itu, juga sebagai tempat reduksi banjir periode 25 tahunan dengan volume 509,7 m3 per detik menjadi 450,2 m3 per detik, serta sebagai pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dengan kapasitas 2x10 megawatt (MW).

Bendungan Leuwikeris.DOK. ADHI Bendungan Leuwikeris.

Tak hanya itu, bendungan ini bisa menyuplai air sebanyak 845 liter per detik keperluan rumah tangga di Kota Banjar, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, hingga Kabupaten Cilacap.

Baca juga: Bendungan Leuwikeris Diresmikan Jokowi, PTPP Kerjakan Proyek Senilai Rp 1,61 Triliun 

Bendungan Leuwikeris diharapkan bisa turut membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar, karena bisa difungsikan sebagai tempat pariwisata.

Dengan berbagai manfaat tersebut, tidak mengherankan jika Bendungan Leuwikeris diklasifikasikan sebagai salah satu proyek strategis nasional (PSN) yang dibangun oleh ADHI.

Tujuan utama pembangunan PSN itu adalah mewujudkan target Nawacita, utamanya menyangkut poin ketahanan air dan pangan nasional.

ADHI sebagai badan usaha milik negara (BUMN) yang bergerak di bidang konstruksi, berkomitmen besar menyelesaikan pekerjaan tepat waktu agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat.

Baca juga: Telan Anggaran Termahal Selama Jokowi Menjabat, Bendungan Leuwikeris Punya Banyak Manfaat

Terkini Lainnya
ADHI Catat Perolehan Kontrak Baru Senilai Rp 14 Triliun hingga November 2025

ADHI Catat Perolehan Kontrak Baru Senilai Rp 14 Triliun hingga November 2025

ADHI
Jembatan Kabanaran Diresmikan Presiden Prabowo, Karya Monumental ADHI di Yogyakarta

Jembatan Kabanaran Diresmikan Presiden Prabowo, Karya Monumental ADHI di Yogyakarta

ADHI
Presiden Prabowo Resmikan RS Kardiologi Emirates–Indonesia Solo, Hasil Konstruksi ADHI Berstandar Internasional

Presiden Prabowo Resmikan RS Kardiologi Emirates–Indonesia Solo, Hasil Konstruksi ADHI Berstandar Internasional

ADHI
Hadirkan Dampak Nyata bagi Masyarakat Komodo, ADHI Resmikan Program Kolaboratif Ata Modo

Hadirkan Dampak Nyata bagi Masyarakat Komodo, ADHI Resmikan Program Kolaboratif Ata Modo

ADHI
Dorong Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi, ADHI Gelar Risk Townhall 2025

Dorong Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi, ADHI Gelar Risk Townhall 2025

ADHI
Kolaborasi Strategis, ADHI Karya Teken Perjanjian Pembangunan Jalan Tol Bogor–Serpong via Parung Bernilai Rp 12,35 Triliun 

Kolaborasi Strategis, ADHI Karya Teken Perjanjian Pembangunan Jalan Tol Bogor–Serpong via Parung Bernilai Rp 12,35 Triliun 

ADHI
Roadmap ESG ADHI Karya, Komitmen untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

Roadmap ESG ADHI Karya, Komitmen untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

ADHI
ADHI Karya Perkuat Fundamental, Bayar Obligasi Rp 1,3 Triliun dan Genjot Proyek Sosial

ADHI Karya Perkuat Fundamental, Bayar Obligasi Rp 1,3 Triliun dan Genjot Proyek Sosial

ADHI
ADHI Hadirkan LRT Jabodebek, Tonggak Penting Transformasi Sistem Transportasi

ADHI Hadirkan LRT Jabodebek, Tonggak Penting Transformasi Sistem Transportasi

ADHI
Perkuat Fondasi ESG, ADHI Karya Komitmen Wujudkan Bisnis Berkelanjutan

Perkuat Fondasi ESG, ADHI Karya Komitmen Wujudkan Bisnis Berkelanjutan

ADHI
ADHI Perkuat Diversifikasi Investasi Strategis untuk Pertumbuhan yang Berkelanjutan

ADHI Perkuat Diversifikasi Investasi Strategis untuk Pertumbuhan yang Berkelanjutan

ADHI
Buktikan Kepemimpinan Visioner, ADHI Karya Raih Penghargaan ESG di Anugerah IDX 2025

Buktikan Kepemimpinan Visioner, ADHI Karya Raih Penghargaan ESG di Anugerah IDX 2025

ADHI
Jalankan CSR Berkelanjutan, ADHI Raih 2 Penghargaan di TOP CSR Awards 2025

Jalankan CSR Berkelanjutan, ADHI Raih 2 Penghargaan di TOP CSR Awards 2025

ADHI
ADHI Lunasi Obligasi Rp 1,28 Triliun, Bukti Komitmen Jaga Kepercayaan Investor

ADHI Lunasi Obligasi Rp 1,28 Triliun, Bukti Komitmen Jaga Kepercayaan Investor

ADHI
Prabowo Resmikan Terminal Khusus Haji dan Umrah di Bandara Soetta yang Direnovasi ADHI 

Prabowo Resmikan Terminal Khusus Haji dan Umrah di Bandara Soetta yang Direnovasi ADHI 

ADHI
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com