Pengamat: Investasi di GoTo Bukan untuk Cari Cuan Harian atau Mingguan, melainkan Prospek Jangka Panjang

Aningtias Jatmika
Kompas.com - Sabtu, 21 Mei 2022
Ilustrasi harga saham GoTo per Senin (11/4/2022) pukul 09.55 WIB.idx.co.id Ilustrasi harga saham GoTo per Senin (11/4/2022) pukul 09.55 WIB.

KOMPAS.com – Sejumlah perusahaan tercatat menjadi investor sekaligus pemegang saham di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk ( GOTO).

Hal tersebut diharapkan bisa memperluas kolaborasi serta kerja sama strategis yang meningkatkan value added bagi GoTo dan perusahaan yang menjadi investor.

Seperti diketahui, sejak melantai di bursa, kinerja saham GOTO masih berada pada posisi dinamis di bawah harga initial public offering (IPO). Hal ini turut memengaruhi nilai investasi sejumlah perusahaan di GoTo, seperti PT Telkom dan Astra.

Namun, pada penutupan Jumat (20/5/2022), pergerakan saham GOTO terbilang atraktif pada angka Rp 304 per lembar. Angka ini naik jika dibandingkan harga pada pembukaan, yakni Rp 280 per lembar.

Jika tren tersebut bertahan dan terus naik, prospek gain atau cuan saham GOTO bisa kembali muncul

(Baca juga: Awal Tahun 2022, Telkom Bukukan Pendapatan Rp 35,2 Triliun)

Pengamat pasar modal Reza Priyambada menilai, saat berinvestasi pada GOTO, perusahaan perlu memisahkan antara jenis investasi dalam bentuk penyertaan terhadap bisnis dan investasi dalam bentuk nonbisnis.

Ketika memilih jenis investasi yang terkait dengan bisnis perusahaan, lanjut Reza, investor tidak perlu terlalu berfokus pada kenaikan harga saham.

“Hal yang terpenting adalah perusahaan tujuan investasi masih berjalan dan terus mengembangkan bisnis. ( Investor) dapat berfokus pada kelangsungan, pengembangan, dan ekspansi bisnis yang dilakukan perusahaan tersebut," jelas Reza dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (21/5/2022).

Di sisi lain, investor dengan tujuan nonbisnis akan cenderung melihat hasil (return) jangka pendek. Mereka umumnya memiliki target yang hendak dicapai.

Investor tersebut biasanya juga tidak mengetahui kinerja perusahaan dalam mengembangkan dan mengekspansi bisnis.

(Baca juga: Menteri BUMN: Telkom dan Telkomsel Harus Berinovasi untuk Ekosistem Digital Indonesia)

Menurut Reza, perusahaan yang berinvestasi pada GOTO tidak melihat kenaikan harga saham dalam jangka pendek, tetapi potensi bisnis jangka panjang.

Hal tersebut dilakukan Telkom. Demi meningkatkan kinerja kedua belah pihak, Telkom memproyeksikan potensi jangka panjang dan kolaborasi dalam ekosistem GoTo demi menciptakan sumber pendapatan baru sekaligus menaikkan nilai perusahaan di masa depan.

“Telkom berfokus pada pengembangan dan pertumbuhan ekosistem GoTo. Mereka berorientasi jangka panjang, bukan sekadar memperhatikan keuntungan harian atau mingguan,” jelas Reza.

PenulisAningtias Jatmika
EditorAgung Dwi E
Terkini Lainnya
Catat Kinerja Solid, Telkom Bagikan Dividen Rp 14,86 Triliun dari Laba Bersih 2021
Catat Kinerja Solid, Telkom Bagikan Dividen Rp 14,86 Triliun dari Laba Bersih 2021
Telkom
Pengamat: Investasi di GoTo Bukan untuk Cari Cuan Harian atau Mingguan, melainkan Prospek Jangka Panjang
Pengamat: Investasi di GoTo Bukan untuk Cari Cuan Harian atau Mingguan, melainkan Prospek Jangka Panjang
Telkom
Dukung Pendidikan, Telkom Berikan Bantuan Digitalisasi untuk Sekolah di Tarutung
Dukung Pendidikan, Telkom Berikan Bantuan Digitalisasi untuk Sekolah di Tarutung
Telkom
Awal Tahun 2022, Telkom Bukukan Pendapatan Rp 35,2 Triliun
Awal Tahun 2022, Telkom Bukukan Pendapatan Rp 35,2 Triliun
Telkom
Dukung Digitalisasi Indonesia, Telkom Gandeng Microsoft Perkuat Kemitraan Strategis
Dukung Digitalisasi Indonesia, Telkom Gandeng Microsoft Perkuat Kemitraan Strategis
Telkom
Dukung Program Mudik Gratis, Telkom Berangkatkan 1.170 Pemudik ke 39 Kota
Dukung Program Mudik Gratis, Telkom Berangkatkan 1.170 Pemudik ke 39 Kota
Telkom
Telin Gandeng TM Wholesale Sediakan Layanan Digital Terbaik bagi Pelanggan
Telin Gandeng TM Wholesale Sediakan Layanan Digital Terbaik bagi Pelanggan
Telkom
Five Bold Moves, Strategi Telkom untuk Jadi Digital Telco Kelas Dunia
Five Bold Moves, Strategi Telkom untuk Jadi Digital Telco Kelas Dunia
Telkom
Dukung Rekrutmen Bersama BUMN, Telkom Buka Lowker 250 Posisi
Dukung Rekrutmen Bersama BUMN, Telkom Buka Lowker 250 Posisi
Telkom
Telkom-Singtel Kolaborasi Kembangkan Data Center dan Bisnis Broadband
Telkom-Singtel Kolaborasi Kembangkan Data Center dan Bisnis Broadband
Telkom
Peduli Pengembangan UMKM, Telkom Hadirkan Virtual Expo di Gernas BBI Sumbar
Peduli Pengembangan UMKM, Telkom Hadirkan Virtual Expo di Gernas BBI Sumbar
Telkom
Jadi Tempat Terbaik Kembangkan Karier, Telkom Peringkat Pertama Top Companies Indonesia 2022
Jadi Tempat Terbaik Kembangkan Karier, Telkom Peringkat Pertama Top Companies Indonesia 2022
Telkom
Menteri BUMN: Telkom dan Telkomsel Harus Berinovasi untuk Ekosistem Digital Indonesia
Menteri BUMN: Telkom dan Telkomsel Harus Berinovasi untuk Ekosistem Digital Indonesia
Telkom
Digitalisasi Indonesia Dorong Produktivitas hingga 120 Miliar Dollar AS pada 2025, Telkom Siapkan Infrastruktur
Digitalisasi Indonesia Dorong Produktivitas hingga 120 Miliar Dollar AS pada 2025, Telkom Siapkan Infrastruktur
Telkom
Telkom Raih Sejumlah Penghargaan dari Kementerian BUMN dalam Ajang BCOMMS 2022
Telkom Raih Sejumlah Penghargaan dari Kementerian BUMN dalam Ajang BCOMMS 2022
Telkom