Dukung Pengembangan Infrastruktur Gas Bumi, PGN Tingkatkan Konektivitas dan Keandalan Pasokan

Kompas.com - 10/07/2025, 11:34 WIB
DWN

Penulis

KOMPAS.com – PT Perusahaan Gas Negara Tbk ( PGN) berkomitmen mendukung pengembangan infrastruktur gas bumi nasional dengan meningkatkan konektivitas serta keandalan pasokan gas bumi di Indonesia.

Komitmen PGN tersebut sejalan dengan program pemerintah yang tertuang dalam dokumen Rencana Induk Jaringan Transmisi dan Distribusi Gas Bumi Nasional (RIJTDGBN) oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Rancangan Peraturan Pemerintah Kebijakan Energi Nasional (RPP KEN), serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

“Dengan strategi grow-adapt-step out (GAS), PGN mengembangkan infrastruktur terintegrasi untuk menghubungkan pemasok dengan pengguna akhir gas bumi, termasuk menyiapkan pasokan alternatif seperti liquefied potreleum gas (LPG) dan compressed natural gas ( CNG),” ujar Direktur Utama PGN Arief S Handoko dalam keterangan persnya, Kamis (10/7/2025).

Pernyataan tersebut disampaikan Arief dalam paparannya di Joint Convention Semarang 2025 beberapa waktu lalu.

Di Indonesia bagian barat, PGN Group telah memiliki Pipa Transmisi Sumatera-Jawa, FSRU Lampung, FSRU Jawa Barat, dan fasilitas LNG Arun, yang saat ini menjadi backbone penyaluran gas bumi nasional. Apabila Pipa Dumai–Sei Mangkei telah selesai dibangun, PGN siap mengoptimalkannya untuk memperkuat penyaluran gas bumi.

Baca juga: Dorong Keberlanjutan Gas Bumi untuk Industri, PGN Optimalkan Peran Agregator Gas Bumi Nasional

Dengan selesainya pembangunan Pipa Dumai–Sei Mangkei, jaringan pipa gas bumi akan tersambung dari Aceh hingga Jawa Timur, seiring dengan penyelesaian ruas Pipa Cirebon–Semarang (Cisem) Tahap II. Konektivitas ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, baik industri maupun rumah tangga pengguna jaringan gas (jargas).

“Proyek pipa gas PGN Group yang saat ini tengah berjalan adalah Pipa Gas Tegal–Cilacap, untuk menjangkau pelanggan di sisi selatan Pulau Jawa. Melalui proyek ini, kami ingin memanfaatkan potensi pelanggan di sepanjang jalur pipa, sehingga penyerapan gas bumi akan meningkat,” jelas Arief.

Selain itu, pembangunan jargas untuk rumah tangga dan usaha kecil juga terus dilanjutkan agar masyarakat dapat merasakan manfaat gas bumi secara langsung, serta membantu pemerintah mengurangi ketergantungan terhadap LPG.

Untuk mendukung pemanfaatan gas bumi yang berkelanjutan, PGN tengah mengembangkan LNG Hub di Arun dengan merevitalisasi tangki tua dan membangun tangki baru.

Keberadaan LNG Hub Arun akan meningkatkan pemanfaatan LNG sebagai sumber pasokan gas bumi bagi berbagai sektor pelanggan. PGN juga tengah menjajaki peluang pengembangan terminal penerimaan LNG di Jawa.

Baca juga: Negosiasi Tarif, RI Mau Impor LPG dan LNG Rp 251 Triliun dari AS

“Khusus untuk wilayah Indonesia bagian timur, terminal LNG menjadi infrastruktur yang sesuai karena sebagian besar wilayahnya merupakan kepulauan. PGN sudah merambah ke wilayah Indonesia timur dan sangat terbuka untuk kolaborasi agar gas bumi dapat dinikmati oleh pasar,” ujar Arief.

Menurutnya, potensi permintaan gas bumi di wilayah Indonesia bagian timur didominasi oleh industri, kelistrikan, dan smelter. Saat ini, PGN sedang mengerjakan proyek gasifikasi LNG untuk pembangkit listrik di Papua Utara bekerja sama dengan PLN EPI.

“Infrastruktur gas bumi nasional yang didukung pemerintah akan mendorong akses gas bumi yang terjangkau dan berkelanjutan, sehingga memunculkan dampak jangka panjang bagi lingkungan maupun perekonomian nasional,” tutur Arief.

Terkini Lainnya
Sabet HR Asia Awards 2026, PGN Ungkap Strategi Jaga Loyalitas 2.700 Karyawan

Sabet HR Asia Awards 2026, PGN Ungkap Strategi Jaga Loyalitas 2.700 Karyawan

PGN
SAKA Kantongi Restu Pengembangan Lapangan Ronggolawe, Produksi Diproyeksikan Capai 5.126 BOPD

SAKA Kantongi Restu Pengembangan Lapangan Ronggolawe, Produksi Diproyeksikan Capai 5.126 BOPD

PGN
PGN Gandeng Pertagas Resmikan CISEM II, Perkuat Fondasi Bisnis dan Infrastruktur Energi

PGN Gandeng Pertagas Resmikan CISEM II, Perkuat Fondasi Bisnis dan Infrastruktur Energi

PGN
PGN Kuasai 91 Persen Pasar Gas Nasional, Perkuat Fondasi Pertumbuhan Jangka Panjang

PGN Kuasai 91 Persen Pasar Gas Nasional, Perkuat Fondasi Pertumbuhan Jangka Panjang

PGN
PGN Bagikan Dividen Rp 3 Triliun, Pertahankan Rasio Pembayaran 80 Persen

PGN Bagikan Dividen Rp 3 Triliun, Pertahankan Rasio Pembayaran 80 Persen

PGN
Gebrakan PGN di IPA Convex 2026, Siap Garap Studi Transportasi CO2 untuk Pengembangan Blue Ammonia 

Gebrakan PGN di IPA Convex 2026, Siap Garap Studi Transportasi CO2 untuk Pengembangan Blue Ammonia 

PGN
Optimalkan Pemanfaatan Gas Domestik, PGN Siap Serap Pasokan LNG dari Proyek Abadi Blok Masela

Optimalkan Pemanfaatan Gas Domestik, PGN Siap Serap Pasokan LNG dari Proyek Abadi Blok Masela

PGN
Siasat PGN di IPA Convex 2026, Perkuat Pasokan Gas Nasional lewat Jalur Pipa dan LNG

Siasat PGN di IPA Convex 2026, Perkuat Pasokan Gas Nasional lewat Jalur Pipa dan LNG

PGN
PGN Perkuat Infrastruktur dan Kolaborasi, Hadapi Tantangan Bisnis 2026

PGN Perkuat Infrastruktur dan Kolaborasi, Hadapi Tantangan Bisnis 2026

PGN
PGN SOR III Area Kalimantan Tingkatkan Kesadaran Keamanan Penggunaan Gas Bumi bagi Masyarakat Tarakan

PGN SOR III Area Kalimantan Tingkatkan Kesadaran Keamanan Penggunaan Gas Bumi bagi Masyarakat Tarakan

PGN
SPBG Ngagel Layani Kebutuhan Bahan Bakar Gas Masyarakat Surabaya

SPBG Ngagel Layani Kebutuhan Bahan Bakar Gas Masyarakat Surabaya

PGN
PGN Siagakan Satgas Nataru 2025, Pastikan Penyaluran Gas Bumi Berjalan Optimal

PGN Siagakan Satgas Nataru 2025, Pastikan Penyaluran Gas Bumi Berjalan Optimal

PGN
PGN Andalkan Offtake Tandes untuk Penyaluran Gas Bumi di Wilayah Surabaya

PGN Andalkan Offtake Tandes untuk Penyaluran Gas Bumi di Wilayah Surabaya

PGN
FSRU Lampung Terima Kargo LNG ke-20, Bukti PGN Perkuat Layanan Gas Bumi 

FSRU Lampung Terima Kargo LNG ke-20, Bukti PGN Perkuat Layanan Gas Bumi 

PGN
Revitalisasi Tangki LNG Arun Capai 81 Persen, Siap Beroperasi Akhir 2025

Revitalisasi Tangki LNG Arun Capai 81 Persen, Siap Beroperasi Akhir 2025

PGN
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com