Genap Berusia 60 Tahun, PGN Layani 820.000 Pelanggan dan Dukung Kebutuhan Energi Bersih Indonesia

Kompas.com - 15/05/2025, 20:21 WIB
I Jalaludin S,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com – PT Perusahaan Gas Negara Tbk ( PGN) kini menginjak usia 60 tahun pada 13 Mei 2025. 

Dengan usia yang semakin matang, PGN menegaskan perannya untuk terus menyediakan layanan pemanfaatan gas bumi bagi Indonesia yang tersebar di 18 provinsi dan di 74 kabupaten di Indonesia.

PGN menguasai 95 persen dari total infrastruktur gas bumi di Indonesia untuk melayani lebih dari 820.000 pelanggan, mulai dari sektor rumah tangga, industri, UMKM, kelistrikan, hingga transportasi. 

Penguasaan market gas bumi mencapai 91 persen yang dipenuhi melalui volume penyaluran gas bumi PGN sebesar 861 billion british thermal unit per day (BBTUD) beserta volume transmisi sebesar 1.602 million standard cubic feet per day (MMSCFD) per triwulan I-2025.

Pelanggan PGN Group tersebar mulai dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Tengah dan Selatan, Batam, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Kalimantan Timur. 

Baca juga: Kembangkan Ruang Ekonomi Baru, PGN Gelar Suadesa Festival di Borobudur

Layanan gas bumi dari PGN digunakan masyarakat untuk berbagai kebutuhan, seperti bahan bakar untuk memasak sehari-hari, bahan bakar mesin pabrik di sektor industri, mesin pemanas, bahan bakar pembangkit listrik, bahan bakar kendaraan, hingga bahan baku pupuk.

Dalam HUT ke-60, PGN menjadikan momentum ini untuk menilik kembali perjalanan PGN yang mengombinasikan backbone infrastruktur gas bumi. 

Aset strategis PGN dalam menopang Layanan Gas Bumi Indonesia, antara lain Pipa Transmisi South Sumatera–West Java (SSWJ), Pipa Gas Arun Belawan, Pipa West Java Area (WJA), Pipa Gresik–Semarang (Gresem), interkoneksi Pipa Cisem I dengan pipa distribusi di Jawa Tengah, beserta infrastruktur pendukung gas bumi lainya.

Tidak hanya gas pipa, PGN mampu memberikan layanan gas bumi nonpipa dalam bentuk compressed natural gas (CNG) yang lebih fleksibel untuk rumah tangga, usaha kecil, dan transportasi. 

Kemudian, PGN juga memanfaatkan liquefied natural gas (LNG) untuk melengkapi sumber pasokan gas bumi sebagai bahan bakar operasional bagi industri dan kelistrikkan. 

Baca juga: KPK Perpanjang Penahanan 2 Tersangka Kasus Jual Beli Gas PGN Selama 40 Hari

Tak hanya itu, utilisasi fasilitas LNG terus dioptimalkan seiring dengan peningkatan demand LNG. 

Dengan berbagai kinerja regasifikasi itu, LNG berhasil mencetak volume sebesar 237 BBTUD atau meningkat 39 persen sehingga berdampak pada keandalan pasokan bagi sektor kelistrikkan dan industri.

Dalam rangka mendukung penyaluran gas bumi untuk sektor kelistrikan, PGN akan menyusun rencana unntuk memenuhi potensi pembangkis listrik di cluster Papua.

PGN melalui entitas anak telah menjalin kerja sama dengan beberapa mitra untuk gasifikasi pembangkit di Papua yang tersebar di empat lokasi, yaitu Jayapura, Nabire, Biak, dan Manokwari.

Jadi tulang punggung distribusi gas bumi

Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan mengatakan, holding migas Pertamina menggenjot PGN agar meningkatkan layanan energi gas bumi yang bersih dan efisien. 

Baca juga: Kuartal I-2025, PGN Jaga Stabilitas Energi di Tengah Tantangan Global

Iriawan optimistis, PGN dapat menjadi tulang punggung distribusi gas bumi serta menuju target infrastruktur gas bumi yang terkoneksi dari Sumatera Utara hingga Jawa Timur.

Dia menyebutkan, upaya tersebut sejalan dengan Asta Cita presiden, salah satunya adalah swasembada energi. 

Iriawan menegaskan, Pertamina mendorong PGN agar melakukan peran terbaik untuk mendukung pemerintah. 

“Saya yakin, PGN dapat menjalankan amanah strategis sebagai agen pembangunan nasional melalui utilisasi gas bumi,” ujarnya dalam Perayaan Puncak HUT ke-60 PGN di Jakarta, Rabu, (14/5/2025).

Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri berharap, PGN dapat melakukan banyak terobosan untuk maju ke depan memberikan solusi energi energi bagi Indonesia. 

Baca juga: Perkuat Pasokan Gas Bumi, PGN Gali Potensi Pemanfaatan WK Tungkal

Seiring dengan transformasi yang berjalan, PGN harus inovatif dan adaptif sesuai dengan tantangan dan kebutuhan zaman. 

“Pertamina dan PGN juga harus bahu membahu dalam mengimplementasikan nilai-nilai keberlanjutan dengan konsisten menyalurkan gas bumi sebagai energi yang bersih di tanah air,” ujarnya.

Direktur Utama PGN Arief S Handoko menambahkan, PGN berkomitmen untuk terus membangun infrastruktur gas bumi untuk melayani masyarakat yang lebih luas lagi. 

“Dari titik tersebut, banyak challenge yang harus diatasi dengan utilisasi pipeline maupun pipeline,” ujarnya. 

Arief menegaskan, milestone PGN sebagai penyedia gas bumi di Indonesia akan terus berkembang. 

Baca juga: PGN dan PTBA Gagas Proyek Gasifikasi Batu Bara Jadi SNG

Program strategis nasional, seperti jaringan pipa transmisi maupun distribusi serta jargas rumah tangga tetap berlanjut.

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk layanan PGN menghadirkan energi bersih kepada seluruh masyarakat. 

PGN juga sedang berprogress mengembangkan inovasi biomethane bersama konsorsium Jepang, khususnya untuk mendukung Net Zero Emission (NZE) 2060. 

Arief mengatakan, ada banyak titik ke depan yang perlu diraih untuk memajukan PGN dan Pertamina Grup secara keseluruhan. 

“PGN akan terus mengupayakan kebutuhan masyarakat akan gas bumi senantiasa terpenuhi di tengah dinamika industri energi,” tuturnya.

Baca juga: PGN dan PTBA Gagas Proyek Gasifikasi Batu Bara Jadi SNG

Terkini Lainnya
PGN Perkuat Infrastruktur dan Kolaborasi, Hadapi Tantangan Bisnis 2026

PGN Perkuat Infrastruktur dan Kolaborasi, Hadapi Tantangan Bisnis 2026

PGN
PGN SOR III Area Kalimantan Tingkatkan Kesadaran Keamanan Penggunaan Gas Bumi bagi Masyarakat Tarakan

PGN SOR III Area Kalimantan Tingkatkan Kesadaran Keamanan Penggunaan Gas Bumi bagi Masyarakat Tarakan

PGN
SPBG Ngagel Layani Kebutuhan Bahan Bakar Gas Masyarakat Surabaya

SPBG Ngagel Layani Kebutuhan Bahan Bakar Gas Masyarakat Surabaya

PGN
PGN Siagakan Satgas Nataru 2025, Pastikan Penyaluran Gas Bumi Berjalan Optimal

PGN Siagakan Satgas Nataru 2025, Pastikan Penyaluran Gas Bumi Berjalan Optimal

PGN
PGN Andalkan Offtake Tandes untuk Penyaluran Gas Bumi di Wilayah Surabaya

PGN Andalkan Offtake Tandes untuk Penyaluran Gas Bumi di Wilayah Surabaya

PGN
FSRU Lampung Terima Kargo LNG ke-20, Bukti PGN Perkuat Layanan Gas Bumi 

FSRU Lampung Terima Kargo LNG ke-20, Bukti PGN Perkuat Layanan Gas Bumi 

PGN
Revitalisasi Tangki LNG Arun Capai 81 Persen, Siap Beroperasi Akhir 2025

Revitalisasi Tangki LNG Arun Capai 81 Persen, Siap Beroperasi Akhir 2025

PGN
Pertagas Raih Penghargaan Tertinggi dan 6 Penghargaan Lain di CSR PDB Award 2025

Pertagas Raih Penghargaan Tertinggi dan 6 Penghargaan Lain di CSR PDB Award 2025

PGN
PGN Komitmen Jaga Keandalan Infrastruktur Stasiun Gas Bojonegara di Cilegon

PGN Komitmen Jaga Keandalan Infrastruktur Stasiun Gas Bojonegara di Cilegon

PGN
Kontribusi Aktif PGN Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat dan Lingkungan

Kontribusi Aktif PGN Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat dan Lingkungan

PGN
PGN Perkuat Infrastruktur Jaringan Gas Bumi, Dorong Swasembada dan Transisi Energi Bersih

PGN Perkuat Infrastruktur Jaringan Gas Bumi, Dorong Swasembada dan Transisi Energi Bersih

PGN
Tingkatkan Layanan Gas Bumi Sumut, PGN Gagas Bangun

Tingkatkan Layanan Gas Bumi Sumut, PGN Gagas Bangun "Mother Station CNG" di Medan

PGN
PGN Ajak Jurnalis Naik Taksi BBG dalam Roadshow AJP 2025 Teritori Jatimbalinus

PGN Ajak Jurnalis Naik Taksi BBG dalam Roadshow AJP 2025 Teritori Jatimbalinus

PGN
City Gas Tour 2025 Sambangi Dumai dan Pekanbaru, PGN Sosialisasikan Keunggulan Gas Bumi

City Gas Tour 2025 Sambangi Dumai dan Pekanbaru, PGN Sosialisasikan Keunggulan Gas Bumi

PGN
PGN Masuk Daftar Top 50 BigCap PLCs, Bukti Konsistensi Tata Kelola Berintegritas

PGN Masuk Daftar Top 50 BigCap PLCs, Bukti Konsistensi Tata Kelola Berintegritas

PGN
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com